Lewati ke konten utama
OlaChill
OlaChill
Semua pengalaman di Jepang

Pasar Nishiki Kyoto: dapur ibu kota lama

📍 Tujuan: Kyoto⏱ 3–5 jam👥 Jumlah tamu 2–6¥14,500/orang
#FOOD#MARKET

Pilih dari 3 opsi

Pasar Nishiki Kyoto: dapur ibu kota lama

  • ⏱ Durasi: 3 jam
  • 👥 Jumlah tamu: 2–6 tamu
  • 📍 Perhentian: Nishiki Market
  • 🚌 Titik temu: 10:00 AM — Gerbang Barat Pasar Nishiki
¥14,500 per orang
Dewasa × 2 · Total ¥29,000

Pasar Nishiki Kyoto: dapur ibu kota lama + Nishiki Tenmangu Shrine

  • ⏱ Durasi: 4.5 jam
  • 👥 Jumlah tamu: 2–6 tamu
  • 📍 Perhentian: Nishiki Market · Nishiki Tenmangu Shrine
  • 🚌 Titik temu: 10:00 AM — Gerbang Barat Pasar Nishiki
Mulai
¥17,500 per orang

Pasar Nishiki Kyoto: dapur ibu kota lama dengan Alphard pribadi

Hanya privat
  • ⏱ Durasi: 5 jam
  • 👥 Jumlah tamu: 2–6 tamu
  • 📍 Perhentian: Nishiki Market · Nishiki Tenmangu Shrine
  • 🚌 Titik temu: Opsi Alphard pribadi: jemput dan antar di hotel Anda, dari pintu ke pintu.
Mulai
¥104,000 per kendaraan
Lokasi
📍 Kyoto
Durasi
⏱ Pasar Nishiki Kyoto: dapur ibu kota lama: 3 jam · Pasar Nishiki Kyoto: dapur ibu kota lama + Nishiki Tenmangu Shrine: 4.5 jam · Pasar Nishiki Kyoto: dapur ibu kota lama dengan Alphard pribadi: 5 jam
Jumlah tamu
👥 2–6 tamu
Bahasa pemandu
🗣 Inggris
Jenis tur
👥 Grup kecil
Aksesibilitas
🚶 Jalan 2–3 km, ada tangga

Detail pengalaman

Di sepanjang jalan dapur Kyoto yang telah berusia 400 tahun: tahu segar, tsukemono acar racikan rumah, kue ikan panggang, matcha yang dikocok di konter — dan cara warga Kyoto makan mengikuti musim.

Nishiki adalah jalan beratap sepanjang 400 meter dengan lebih dari 130 kios, dan Kyoto menyebutnya "dapur kota" — bukan sekadar slogan, melainkan karena restoran kaiseki di dekatnya masih berbelanja di sini setiap pagi. Masalahnya, tiga perempat kios menjual hal-hal yang tidak bisa dikenali pengunjung, dan yang juga tidak tampak terlalu menggugah selera.

Di situlah pemandu benar-benar berguna. Tsukemono — acar ala Kyoto, setiap sayuran memiliki cara dan musimnya sendiri; kamu perlu mencoba tiga atau empat sebelum memahami bagaimana sebuah toko bisa bertahan hanya dengan menjual acar. Yuba — kulit tahu yang diangkat dari susu kedelai yang direbus perlahan, makanan kuil dari berabad-abad tradisi vegetarian. Kaldu dashi kering, serutan bonito, tahu yang dibuat dan dijual pada hari yang sama. Di sela-selanya ada makanan yang langsung disantap di tempat: sate scallop panggang, tamagoyaki Kyoto (lebih manis daripada milik Tokyo), es krim matcha yang padat.

Kamu mengakhiri tur sambil memahami gagasan tersulit dalam masakan Jepang: cita rasa utama Kyoto bukanlah garam atau rempah, melainkan dashi — kaldu yang begitu lembut hingga pendatang baru mengira tidak dibumbui. Kaiseki yang kamu santap malam itu akan terasa seperti hidangan yang berbeda.

✨ Sorotan

  • ◆Jalan dapur Kyoto yang berusia 400 tahun, diungkap kios demi kios
  • ◆6 cicipan mulai dari tahu segar hingga matcha yang dikocok di konter
  • ◆Cara warga Kyoto makan mengikuti musim — apa yang sebenarnya dijual pasar ini
  • ◆Berakhir saat makan siang — tersambung rapi dengan sore hari di Gion

✓ Yang Anda dapat

  • ✓Pemandu lokal
  • ✓6 lokasi mencicipi
  • ✓Teh matcha

✕ Tidak termasuk

  • ✕Makan siang lengkap (ini mencicipi sedikit-sedikit, bukan makan sambil duduk)
  • ✕Belanja untuk dibawa pulang
  • ✕Transportasi menuju titik pertemuan
Kyoto · Dewasa × 2
¥29,000

Tur dan pengalaman lainnya

Unduh aplikasi