
Jelajah Kuliner Asakusa
Panduan lengkap kuliner jalanan Asakusa yang wajib dicoba: Menchi Katsu, Ningyo-yaki, dan Imo Yokan. Dari toko-toko populer di Nakamise-dori hingga permata tersembunyi di gang-gang belakang, serta etika makan di jalanan, kami sajikan informasi terbaru per Juli 2026.
24 Jul 2026·✍️ olablog·⏱ 10 menit baca
Panduan lengkap kuliner jalanan Asakusa yang wajib dicoba: Menchi Katsu, Ningyo-yaki, dan Imo Yokan. Dari toko-toko populer di Nakamise-dori hingga permata tersembunyi di gang-gang belakang, serta etika makan di jalanan, kami sajikan informasi terbaru per Juli 2026.
Ketuk wilayah untuk melihat artikel
Asakusa (浅草) adalah salah satu destinasi wisata terkemuka di Tokyo. Selain tempat-tempat bersejarah seperti Kaminarimon (雷門) dan Sensō-ji (浅草寺), Nakamise-dori (仲見世通り) yang ramai dan gang-gang belakang yang menawan juga penuh dengan kuliner jalanan yang menarik. Kali ini, kami akan berfokus pada Menchi Katsu (メンチカツ), Ningyo-yaki (人形焼), dan Imo Yokan (芋ようかん) yang wajib kamu coba saat mengunjungi Asakusa, memperkenalkan daya tarik, toko-toko yang direkomendasikan, serta etika makan di jalanan.
Kuliner Jalanan Wajib Coba di Asakusa! Hidangan Populer di Nakamise-dori
Setelah melewati Kaminarimon, simbol Asakusa, Nakamise-dori yang mengarah ke Sensō-ji dipenuhi dengan berbagai toko dan suasana yang hidup. Di sini, kamu bisa menikmati berbagai kuliner jalanan, mulai dari cita rasa tradisional kuno hingga hidangan populer yang selalu antre.
Menchi Katsu yang Juicy dan Tak Terlupakan!
Menchi Katsu adalah salah satu kuliner jalanan yang sangat populer di Asakusa. Lapisan luarnya yang renyah setelah digoreng dan isian dagingnya yang juicy dan melimpah akan memberikan kelezatan yang tak terlupakan setelah kamu mencicipinya.
Asakusa Menchi
"Asakusa Menchi" (浅草メンチ), yang terletak di Dempoin-dori (伝法院通り), adalah toko populer yang selalu ramai dengan antrean setiap hari. Mereka menggunakan campuran daging babi merek "Kōza Buta" (高座豚) yang terkenal dari Prefektur Kanagawa (神奈川県) dan daging sapi wagyu, yang memiliki ciri khas lemak berkualitas tinggi dan rasa manis bawang bombay. Begitu kamu menggigitnya, sari daging akan menyebar di mulutmu, menawarkan rasa yang kaya dan tekstur daging yang memuaskan. Dua toko di sebelah mereka memiliki area makan (eat-in space) yang dilengkapi AC dan tempat sampah, sehingga kamu bisa menikmati hidangan yang baru digoreng tanpa khawatir cuaca. Meskipun ada antrean, perputaran pelanggan cukup cepat, jadi kamu bisa membeli dengan relatif lancar.
- Harga (per Juli 2026): 1 buah 400 Yen Jepang (termasuk pajak)
- Jam Operasional (per Juli 2026): 10:00–19:00
Kuroge Asakusa Kaminarimon-ten
Yang sedang viral di media sosial karena keju lelehnya adalah Menchi Katsu Keju dari "Kuroge Asakusa Kaminarimon-ten" (くろげ 浅草雷門店). Menchi Katsu yang menggunakan daging sapi wagyu premium ini diisi dengan keju leleh yang melimpah, menawarkan rasa yang kaya dan lezat.
Ningyo-yaki, Oleh-oleh Khas Asakusa dari Toko Bersejarah
Ningyo-yaki adalah oleh-oleh khas Asakusa yang telah dicintai selama bertahun-tahun. Banyak toko di Nakamise-dori yang menjualnya, dan aroma harum Ningyo-yaki yang baru dipanggang memenuhi udara. Bentuknya yang lucu, seperti Kaminarimon, pagoda lima lantai, burung merpati, dan Tujuh Dewa Keberuntungan yang berhubungan dengan Asakusa, juga menjadi daya tarik tersendiri.
Ganzo Kimuraya Ningyo-yaki Honpo
Didirikan pada tahun Keiō 4 (慶応4年) (1868), "Ganzo Kimuraya Ningyo-yaki Honpo" (元祖木村家人形焼本舗) adalah toko Ningyo-yaki tertua di Asakusa. Terletak di sudut Nakamise-dori yang paling dekat dengan Hōzōmon (宝蔵門) Sensō-ji, toko ini telah mempertahankan cita rasa tradisional sejak didirikan. Ciri khasnya adalah adonan yang lembut dan isian anko (pasta kacang merah) yang manis dengan rasa yang elegan, cocok sebagai oleh-oleh.
Kameya
Bagi kamu yang ingin menikmati Ningyo-yaki yang baru dipanggang, "Kameya" (亀屋) adalah pilihan yang tepat. Ningyo-yaki mereka, yang menggunakan banyak kacang azuki dari Hokkaido, terkenal enak dimakan langsung maupun sebagai oleh-oleh. Dengan tekstur yang lembut dan rasa manis yang ringan, sangat menyenangkan untuk mencoba membandingkan rasanya.
Imo Yokan dengan Rasa Manis Alami yang Memikat
Imo Yokan, yang memanfaatkan rasa manis alami ubi jalar, juga merupakan salah satu wagashi (菓子 - kue tradisional Jepang) yang mewakili Asakusa. Dibuat hanya dengan ubi jalar, gula, dan garam, tanpa menggunakan pengawet, pewarna, atau perasa buatan, rasa sederhana ini dicintai oleh berbagai kalangan usia.
Funawa
Didirikan pada tahun Meiji 35 (明治35年) (1902), "Funawa" (舟和) adalah toko bersejarah yang identik dengan Imo Yokan. Di Asakusa, mereka memiliki beberapa cabang, termasuk toko utama (Honten), Kaminarimon-ten (雷門店), Nakamise 2-gō-ten (仲見世2号店), dan Nakamise 3-gō-ten (仲見世3号店). Khususnya di Nakamise 3-gō-ten, selain Imo Yokan biasa, kamu juga bisa menikmati hidangan penutup jalanan edisi terbatas seperti "Yaki Imo Yokan" (焼芋ようかん) dan "Imo Yopan" (芋ようぱん).
- Harga (per Juli 2026): Imo Yokan 5 buah 972 Yen Jepang (termasuk pajak)
- Contoh Menu Terbatas Funawa Nakamise 3-gō-ten (per Juli 2026): Yaki Imo Yokan 200 Yen Jepang, Imo Yopan 250 Yen Jepang
Bukan Hanya Nakamise! Permata Tersembunyi di Gang-gang Belakang Asakusa
Keramaian Nakamise-dori memang menarik, tetapi jika kamu masuk ke gang-gang di belakangnya, kamu akan menemukan area yang disebut "Ura Asakusa" (裏浅草), tempat toko-toko tersembunyi yang dicintai penduduk lokal dan kuliner unik berada. Menemukan cita rasa Asakusa yang baru dalam suasana yang lebih tenang juga sangat direkomendasikan.
Menchi Katsu Spesial dari Meijiya
Di Nishi-sandō Shōtengai (西参道商店街), "Meijiya" (明治屋) menawarkan Menchi Katsu yang dibuat dengan 100% daging sapi wagyu domestik. Kamu bisa menikmati Menchi Katsu yang berbeda dari yang lain, seperti Menchi Katsu berisi keju biru atau Menchi Katsu ukuran sekali gigit (terbatas 200 buah per hari). Rasanya yang renyah dan juicy saat baru digoreng sangat cocok sebagai teman jalan-jalan di gang-gang belakang.
Onigiri Unagi dari Asakusa Unana
"Asakusa Unana" (浅草うなな), yang terletak di gang sempit dekat Sensō-ji, adalah toko khusus take-out onigiri unagi (鰻おにぎり). Hidangan mewah berupa unagi (belut) dari Prefektur Miyazaki (宮崎県) yang dipanggang dengan arang, disajikan di atas onigiri dengan saus melimpah, sangat populer hingga banyak diliput media. Meskipun porsinya besar, harganya terjangkau juga menjadi daya tarik, dan terkadang ada antrean tergantung waktu.
Monja Korokke di Tanuki-dori
Di "Asakusa Monja Korokke" (浅草もんじゃころっけ) yang terletak di "Tanuki-dori" (たぬき通り), satu gang dari Shin-Nakamise-dori (新仲見世通り), "Monja Korokke" (もんじゃころっけ) yang dibuat dari Monja-yaki (もんじゃ焼き), makanan khas daerah pinggiran kota, menjadi populer sebagai camilan jalanan yang mudah dinikmati. Selain rasa original, Monja Korokke Keju dengan keju leleh juga sangat direkomendasikan.
Matcha Tiramisu Crepe dari Jusuian
Jika kamu mencari hidangan penutup yang stylish dan fotogenik, bagaimana dengan Matcha Tiramisu Crepe dari "Jusuian" (寿清庵)? Crepe ini menawarkan cita rasa matcha otentik yang lezat, tidak hanya dari penampilannya. Porsinya juga besar, sangat pas untuk mengisi perut saat kamu sedikit lapar.
Jika kamu ingin merasakan pesona Asakusa yang lebih dalam, jangan ragu untuk menjelajahi toko-toko di gang-gang belakang. Jika kamu ingin mengunjungi lebih banyak tempat secara efisien, kamu juga bisa Lihat tur sehari dari Tokyo. Dengan tur berpemandu, kamu bisa mengetahui lebih banyak tentang toko-toko tersembunyi dan latar belakang sejarahnya.
Etika Menikmati Kuliner Jalanan di Asakusa
Menikmati kuliner jalanan di Asakusa memang menyenangkan, tetapi penting untuk mematuhi beberapa etika agar wisatawan dan penduduk lokal dapat menikmati suasana dengan nyaman.
Hindari "Makan Sambil Berjalan"
Di Nakamise-dori Asakusa, "makan sambil berjalan" pada prinsipnya tidak dianjurkan untuk mengurangi kemacetan, masalah sampah, dan demi kenyamanan pejalan kaki lainnya. Banyak toko menyediakan area makan (eat-in space), jadi sebaiknya kamu berhenti dan makan di depan toko tempat kamu membeli atau di tempat yang ditentukan. Jika tidak ada area makan, disarankan untuk duduk dan menikmati makanan di taman terdekat.
Buang Sampah di Tempat yang Ditentukan
Setelah selesai makan, pastikan untuk membuang sampah di tempat sampah toko atau tempat sampah yang ditentukan. Jangan membuang sampah sembarangan, bawalah pulang atau buang di tempat yang sesuai untuk menjaga keindahan jalanan Asakusa.
Perhatian Saat Ramai
Terutama pada hari libur dan musim wisata, Nakamise-dori bisa sangat ramai. Saat kamu berhenti untuk makan, berusahalah untuk menepi ke pinggir jalan agar tidak mengganggu wisatawan lain atau penduduk lokal. Selain itu, saat mengantre, perhatikan lingkungan sekitar dan usahakan untuk bergerak dengan lancar.
Informasi Kuliner Jalanan Asakusa (per Juli 2026)
| Nama Toko | Contoh Produk | Harga (termasuk pajak) | Jam Operasional | Ciri Khas |
|---|---|---|---|---|
| Asakusa Menchi (浅草メンチ) | Menchi Katsu (メンチカツ) | 400 Yen Jepang | 10:00–19:00 | Daging babi Kōza Buta dan wagyu, ada area makan |
| Funawa Honten (舟和 本店) | Imo Yokan (5 buah) (芋ようかん) | 972 Yen Jepang | 9:30–18:00 | Klasik dari toko bersejarah, tanpa pengawet |
| Funawa Nakamise 3-gō-ten (舟和 仲見世3号店) | Yaki Imo Yokan (焼芋ようかん) | 200 Yen Jepang | 9:30–18:00 | Ada hidangan penutup jalanan edisi terbatas |
| Meijiya (明治屋) | Menchi Katsu (メンチカツ) | Tidak diketahui | Tidak diketahui | 100% wagyu domestik, ada juga berisi keju biru |
| Asakusa Unana (浅草うなな) | Onigiri Unagi (うなぎおにぎり) | 630 Yen Jepang | 10:00–18:00 | Unagi domestik panggang arang, toko khusus take-out |
※Informasi di atas berdasarkan data per Juli 2026. Harga dan jam operasional dapat berubah, jadi harap periksa situs web resmi masing-masing toko sebelum berkunjung.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Q. Apakah benar makan sambil berjalan dilarang di Asakusa? A. Di Nakamise-dori Asakusa, "makan sambil berjalan" pada prinsipnya tidak dianjurkan karena masalah kemacetan, sampah, dan demi kenyamanan pejalan kaki lainnya. Banyak toko menyediakan area makan, sehingga kamu disarankan untuk berhenti dan makan di depan toko tempat kamu membeli atau di tempat yang ditentukan.
Q. Mulai jam berapa kuliner jalanan Asakusa bisa dinikmati? A. Kuliner jalanan Asakusa umumnya bisa dinikmati mulai sekitar pukul 10 pagi hingga sore hari. Beberapa toko mungkin mulai beroperasi sejak pukul 9 pagi, tetapi kuliner jalanan di sekitar Nakamise-dori dan Kaminarimon sebagian besar berpusat pada siang hari. Produk populer terkadang habis sebelum sore, jadi jika kamu memiliki toko tujuan, disarankan untuk berkunjung pada pagi hingga siang hari.
Q. Apakah Asakusa Menchi selalu antre? A. "Asakusa Menchi" sangat populer dan seringkali ada antrean bahkan pada hari kerja. Namun, karena Menchi Katsu memiliki perputaran yang cepat, antrean panjang pun bisa dilayani dalam beberapa menit. Area makan juga tersedia, sehingga kamu bisa menikmati hidangan yang baru digoreng dengan santai di tempat.
Q. Apakah Imo Yokan tahan lama? A. Imo Yokan dari Funawa tidak menggunakan pengawet, sehingga cenderung tidak tahan lama dibandingkan wagashi pada umumnya. Disarankan untuk segera mengonsumsinya setelah membeli. Untuk tanggal kedaluwarsa yang tepat, harap tanyakan di toko saat pembelian.
Q. Toko apa saja yang ada di gang-gang belakang Asakusa? A. Di gang-gang belakang Asakusa, yang dikenal sebagai "Ura Asakusa", terdapat toko-toko menarik yang berbeda dari Nakamise-dori. Misalnya, "Meijiya" yang menawarkan Menchi Katsu 100% wagyu domestik, "Asakusa Unana" yang populer dengan onigiri unagi, "Asakusa Monja Korokke" tempat kamu bisa menikmati Monja Korokke, dan "Jusuian" yang terkenal dengan Matcha Tiramisu Crepe. Pesan tiket & pass wisata dan rencanakan jelajah gang-gang belakang Asakusa bersama dengan tempat wisata utama.



