Lewati ke konten utama
OlaChillOlaChill
Panduan Lengkap Rute Road Trip Tersembunyi di Jepang 2024: Menjelajahi Pemandangan Spektakuler
destinasi tersembunyi

Panduan Lengkap Rute Road Trip Tersembunyi di Jepang 2024: Menjelajahi Pemandangan Spektakuler

Untuk kamu yang ingin menikmati pemandangan tersembunyi Jepang tanpa keramaian. Kami memperkenalkan rute road trip pilihan dari berbagai daerah di Jepang yang belum banyak diketahui wisatawan, lengkap dengan akses, biaya, daya tarik, dan musim terbaik. Jadikan panduan ini sebagai referensi untuk perjalanan berkendara kamu berikutnya.

10 Apr 2026·✍️ olablog·⏱ 17 menit baca

Bagikan:FacebookXLINE
← Kembali ke Blog
⚡ Jawaban singkat

Untuk kamu yang ingin menikmati pemandangan tersembunyi Jepang tanpa keramaian. Kami memperkenalkan rute road trip pilihan dari berbagai daerah di Jepang yang belum banyak diketahui wisatawan, lengkap dengan akses, biaya, daya tarik, dan musim terbaik. Jadikan panduan ini sebagai referensi untuk perjalanan berkendara kamu berikutnya.

Jepang memiliki begitu banyak rute berkendara yang membawa kamu menyusuri pemandangan alam luar biasa. Namun, tempat-tempat terkenal yang sering muncul di buku panduan bisa sangat ramai, sehingga kamu mungkin tidak dapat menikmati pemandangannya dengan tenang. Karena itu, artikel ini berfokus pada “rute road trip tersembunyi” yang memungkinkan kamu menghindari kerumunan sekaligus merasakan kekayaan alam dan budaya Jepang secara lebih dekat.

Meninggalkan hiruk-pikuk kota, menikmati alam luas dari balik jendela mobil, menyusuri kota-kota dengan suasana bersejarah, lalu menemukan hidangan lezat khas setempat akan menjadi kenangan perjalanan yang sulit dilupakan. Jika kamu mencari makanan halal, perlu diingat bahwa restoran halal tidak selalu tersedia di daerah pedesaan, jadi sebaiknya cek pilihan makanan dan bahan-bahannya terlebih dahulu. Semoga artikel ini membantu kamu merencanakan perjalanan road trip berikutnya.

Daya Tarik Rute Road Trip Tersembunyi di Jepang

Daya tarik rute berkendara di Jepang terletak pada keberagamannya. Dari daratan luas Hokkaido di utara hingga pulau-pulau terpencil Okinawa yang indah di selatan, setiap wilayah menawarkan pemandangan yang berbeda untuk dinikmati pengemudi. Rute yang disebut “tersembunyi” biasanya memiliki ciri-ciri berikut.

  • Alam yang masih alami: Karena belum terlalu dikembangkan sebagai kawasan wisata, kamu dapat merasakan keindahan alam dalam kondisi yang lebih apa adanya.
  • Pesona yang berubah setiap musim: Bunga sakura di musim semi, hijaunya pepohonan di musim panas, dedaunan musim gugur, serta pemandangan bersalju di musim dingin selalu memberikan pengalaman baru setiap kali berkunjung.
  • Interaksi dengan budaya setempat: Dengan mengunjungi kota kecil dan desa di daerah, kamu berkesempatan mengenal tradisi serta budaya khas daerah tersebut, bahkan mungkin berinteraksi dengan penduduk lokal yang ramah.
  • Ketenangan dan rasa bebas: Jika memilih jalan dengan lalu lintas yang lebih sepi, kamu dapat menikmati pemandangan dengan ritme sendiri tanpa banyak gangguan, sekaligus melepaskan lelah dari rutinitas sehari-hari.

Cara Memilih Rute Road Trip Tersembunyi

Semenanjung Noto

Saat memilih rute road trip tersembunyi, perhatikan beberapa hal berikut agar perjalanan kamu dapat direncanakan dengan lebih matang.

  • Tentukan tema perjalanan: Menentukan tema seperti “pemandangan indah di tepi laut”, “jalan pegunungan”, atau “menjelajahi sejarah” akan memudahkan kamu memilih rute.
  • Jarak dan waktu tempuh: Buatlah rencana yang realistis dengan mempertimbangkan jarak berkendara dan waktu untuk berwisata. Rute tersembunyi sering kali memiliki lebih sedikit pom bensin dan minimarket, sehingga pengecekan sebelumnya sangat penting.
  • Musim terbaik: Waktu terbaik untuk menikmati pemandangan berbeda-beda menurut lokasi. Jika ingin melihat koridor salju, pilih jalan pegunungan pada awal musim semi. Untuk hijaunya dedaunan baru atau warna musim gugur, sesuaikan destinasi dengan periode tersebut.
  • Periksa kondisi jalan: Beberapa rute tersembunyi memiliki jalan yang sempit atau bagian yang belum beraspal. Periksa kondisi jalan melalui peta dan internet sebelum berangkat, lalu pilih kendaraan yang sesuai. Pada musim dingin, banyak ruas jalan dapat ditutup karena salju dan lapisan es, jadi pastikan kamu mendapatkan informasi terbaru.

Menjelajahi Pemandangan Spektakuler Semenanjung Noto: “Chirihama Nagisa Driveway” (Prefektur Ishikawa)

“Chirihama Nagisa Driveway” adalah satu-satunya pantai di Jepang yang dapat dilalui mobil penumpang biasa. Jalan unik ini membentang sekitar 8 km dari Kota Hakui hingga Kota Hodatsushimizu di Prefektur Ishikawa, benar-benar seperti jalan ajaib. Kamu dapat berkendara di dekat bibir pantai sambil merasakan hembusan angin laut, sebuah pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain. Butiran pasirnya sangat halus dan menjadi padat karena mengandung air laut, sehingga jalan ini dapat dilalui mobil biasa, bus, sepeda motor, bahkan sepeda. Berkendara sambil diterpa angin laut menjadi pengalaman istimewa yang membuat kamu sejenak melupakan rutinitas. Menjelang matahari terbenam, cakrawala Laut Jepang berubah merah oleh warna senja dan menciptakan suasana yang sangat romantis.

  • Alamat: Dari Chirihama Kitaguchi, Kota Hakui, Prefektur Ishikawa hingga Imahama-guchi, Kota Hodatsushimizu
  • Akses: Turun di Imahama IC atau Chirihama IC di Jalan Noto-Satoyama, lalu lokasi dapat dicapai dengan segera. Dari pusat Kota Kanazawa, perjalanan dengan mobil memakan waktu sekitar 40 menit.
  • Biaya: Gratis
  • Waktu tempuh: Sekitar 15 menit sekali jalan
  • Musim terbaik: Pada musim panas, kamu dapat menikmati berenang di laut dan patung pasir. Pemandangan paling indah biasanya terlihat saat matahari terbenam. Karena jalan dapat ditutup ketika cuaca buruk, periksa terlebih dahulu melalui “Ishikawa Michi Joho Net”.
  • Tips: Saat berkendara di pantai, hindari pasir kering yang jauh dari garis pantai maupun area berlumpur yang terlalu dekat dengan laut. Sebaiknya pilih bagian pasir yang lembap dan padat. Setelah berkendara, kamu dapat menggunakan layanan pencuci ban gratis di “Michi no Eki Noto Chirihama”.

Melintasi Dataran Tinggi di Langit: “Kirigamine Venus Line” (Prefektur Nagano)

“Kirigamine Venus Line”, yang berada hampir di tengah Prefektur Nagano, adalah jalan wisata sepanjang sekitar 76 km yang melintasi Taman Nasional Pegunungan Yatsugatake-Chushin Kogen. Jalan ini membentang dari Kota Chino hingga Dataran Tinggi Utsukushigahara, berkelok-kelok melewati dataran tinggi dengan ketinggian lebih dari 1.000 m dan menawarkan panorama luas yang mengagumkan. Dari akhir Mei saat hijaunya dedaunan baru tampak cerah, bulan Juli ketika bunga nikko kisuge bermekaran, hingga awal Oktober saat dedaunan berubah warna, rute ini menampilkan wajah yang berbeda di setiap musim. Di “Dataran Tinggi Kurumayama” dan “Kirigamine”, kontras antara padang rumput luas dan langit terlihat sangat memukau. Di “Rawa Yashimagahara”, kamu juga dapat berjalan-jalan sambil mengamati beragam tanaman pegunungan.

  • Alamat: Dari Kitayama, Kota Chino, Prefektur Nagano hingga Kota Matsumoto, Dataran Tinggi Utsukushigahara
  • Akses: Dari Suwa IC di Jalan Tol Chuo, berkendara sekitar 5 menit melalui Rute Nasional 152 untuk mencapai titik awal di persimpangan Gozaishi Shrine.
  • Biaya: Gratis
  • Waktu tempuh: Jika berkendara dari titik awal hingga akhir tanpa singgah, dibutuhkan sekitar 1 jam 30 menit.
  • Musim terbaik: Dari pertengahan Juni hingga akhir Juli, kamu dapat melihat hamparan luas bunga azalea rengge tsutsuji dan nikko kisuge. Untuk dedaunan musim gugur, pertengahan Oktober hingga awal November sangat direkomendasikan. Pada musim dingin, sekitar akhir November hingga pertengahan April, sebagian ruas jalan ditutup.
  • Tips: Di sepanjang Venus Line terdapat berbagai tempat wisata seperti “Danau Shirakaba”, “Dataran Tinggi Kurumayama”, dan “Pusat Konservasi Alam Kirigamine”. Kamu dapat menggabungkannya dengan perjalanan berkendara. Untuk beristirahat, tersedia “Michi no Eki Venus Line Lake Tateshina” dan “Tabi no Eki Kirigamine Venus”, tempat membeli makanan dan oleh-oleh sekaligus mengisi bahan bakar.

Merasakan Alam Aso yang Luar Biasa: “Aso Panorama Line” (Prefektur Kumamoto)

“Aso Panorama Line” yang mengelilingi Gunung Aso di Prefektur Kumamoto merupakan rute berkendara yang memungkinkan kamu melihat dari dekat pemandangan megah yang dibentuk oleh salah satu kaldera terbesar di dunia. Rute ini melewati tempat-tempat indah yang menjadi ikon Aso, seperti Kusasenri-ga-hama dan Komezuka, sehingga skala alamnya terasa sangat mengagumkan. Di padang rumput yang luas, kamu dapat melihat sapi merah Aso yang sedang merumput dengan santai, menciptakan suasana pedesaan yang tenang. Pada musim gugur, rerumputan susuki berubah keemasan dan memberikan nuansa yang seolah-olah berasal dari dunia fantasi. Karena Gunung Aso merupakan gunung berapi aktif, kamu harus selalu memperhatikan informasi pembatasan di sekitar kawah.

  • Alamat: Dari Kurokawa, Kota Aso, Prefektur Kumamoto hingga Ichiseki dan Shimono, Desa Minamiaso melalui Jalur Aso-Yoshida dan rute terkait
  • Akses: Sekitar 40–60 menit berkendara dari Kumamoto IC di Jalan Tol Kyushu.
  • Biaya: Gratis. Namun, Jalan Taman Gunung Aso menuju Kawah Nakadake mungkin berbayar. Mobil penumpang biasa dikenai biaya 1.000 yen.
  • Waktu tempuh: Sekitar 1 jam 30 menit–2 jam untuk seluruh Aso Panorama Line tanpa singgah
  • Musim terbaik: Bulan Mei–Juni saat hijaunya dedaunan baru terlihat indah, Juli–Agustus ketika tanaman pegunungan bermekaran, serta Oktober–November ketika susuki berkilau keemasan sangat direkomendasikan. Pada musim dingin, ban musim dingin atau rantai ban mungkin diperlukan karena jalan dapat membeku atau tertutup salju.
  • Tips: Pembatasan lalu lintas dapat diberlakukan karena aktivitas vulkanik. Sebelum berangkat, periksa informasi terbaru melalui Pusat Informasi Aso di 0967-34-1600 atau situs informasi jalan Prefektur Kumamoto. Di “Kusasenri-ga-hama”, kamu juga dapat menikmati pengalaman menunggang kuda.

Jalan Tempat Laut dan Langit Menyatu: “Jembatan Tsunoshima” (Prefektur Yamaguchi)

“Jembatan Tsunoshima” di Kota Shimonoseki, Prefektur Yamaguchi, adalah jembatan indah sepanjang 1.780 m yang membentang lurus di atas laut berwarna hijau zamrud. Pemandangannya bahkan terpilih dalam daftar “Pemandangan Spektakuler Dunia yang Wajib Dikunjungi Sekali Seumur Hidup” dan terkenal sebagai lokasi syuting iklan serta drama. Selain sensasi menyenangkan ketika melintasi jembatan, kamu dapat memotret keseluruhan jembatan dengan latar laut biru kobalt dari dek observasi di “Taman Amagase” di sisi Honshu atau “Taman Sezaki-Ake no Koen” di sisi Tsunoshima. Pada siang hari yang cerah, pemandangannya mengingatkan pada resor tropis.

  • Alamat: Dari Kanda, Toyohoku-cho, Kota Shimonoseki, Prefektur Yamaguchi hingga Tsunoshima
  • Akses: Sekitar 1 jam dari Mine IC di Jalan Tol Chugoku melalui Rute Nasional 435, atau sekitar 1 jam 10 menit dari Shimonoseki IC melalui Rute Nasional 191. Dari Stasiun Tokusa di Jalur JR San-in, naik bus sekitar 20 menit, turun di “Hotel Nishi-Nagato Resort Iriguchi”, lalu berjalan kaki 5 menit.
  • Biaya: Gratis
  • Waktu tempuh: Melintasi jembatan membutuhkan sekitar 3 menit, tetapi sebaiknya siapkan setidaknya 1 jam jika ingin berfoto dari dek observasi dan berwisata di sekitar lokasi.
  • Musim terbaik: Pemandangan paling indah terlihat pada siang hari ketika langit cerah. Warna biru laut terutama terlihat kuat pada musim panas. Bunga canola bermekaran pada musim semi, sedangkan bunga bakung bermekaran pada musim dingin, sehingga setiap musim menawarkan suasana tersendiri.
  • Tips: Jembatan dapat ditutup saat angin kencang, jadi periksa informasi terlebih dahulu ketika cuaca buruk. Di Tsunoshima terdapat tempat wisata seperti “Mercusuar Tsunoshima” dan “Shiokaze no Sato Tsunoshima” yang dapat dikunjungi dalam perjalanan berkendara.

“Jalan Shiretoko Pass” yang Menembus Hutan Purba (Hokkaido)

“Jalan Shiretoko Pass” atau Rute Nasional 334 yang melintasi Semenanjung Shiretoko di Hokkaido, kawasan Warisan Alam Dunia, merupakan rute berkendara sepanjang sekitar 28 km yang membawa kamu dekat dengan alam liar Shiretoko. Jalan ini berkelok-kelok mengikuti lereng Gunung Rausu, menyuguhkan pemandangan dramatis Pegunungan Shiretoko serta hutan purba yang masih belum tersentuh. Dari Shiretoko Pass, titik tertinggi di jalan ini, kamu dapat melihat Gunung Rausu dari dekat. Pada hari yang cerah, bahkan Pulau Kunashiri yang jauh dapat terlihat. Sisa salju masih mungkin ditemukan di tepi jalan meskipun sudah akhir Juli, sementara udara yang sejuk mengingatkan kamu pada kerasnya alam khas Shiretoko.

  • Alamat: Dari Utoro, Kota Shari, Distrik Shari, Hokkaido hingga Kota Rausu, Distrik Menashi
  • Akses: Sekitar 1 jam 30 menit berkendara dari Stasiun Shiretoko-Shari.
  • Biaya: Gratis
  • Waktu tempuh: Sekitar 40–50 menit sekali jalan
  • Musim terbaik: Jalan ini biasanya dibuka dari awal Mei hingga awal November. Bulan Juni saat dedaunan baru tumbuh, Juli ketika sisa salju dan tanaman pegunungan dapat dinikmati, serta akhir September–Oktober saat dedaunan musim gugur berubah warna sangat direkomendasikan.
  • Tips: Jalan Shiretoko Pass ditutup setiap tahun pada musim dingin, biasanya dari awal November hingga sekitar akhir April. Sesaat setelah dibuka atau ketika cuaca buruk, pembatasan waktu maupun penutupan jalan dapat diberlakukan. Periksa kondisi jalan terbaru melalui situs Hokkaido Regional Development Bureau dan sumber resmi lainnya. Di sepanjang rute terdapat Dek Observasi Shiretoko Pass yang menawarkan pemandangan Gunung Rausu dan Pulau Kunashiri.

“Zao Echo Line” dengan Pesona yang Berubah Setiap Musim (Prefektur Miyagi dan Yamagata)

“Zao Echo Line” yang membentang di Prefektur Miyagi dan Yamagata adalah jalan pegunungan sepanjang sekitar 26 km yang melintasi Pegunungan Zao. Daya tarik utamanya adalah pemandangan alam megah yang berubah mengikuti musim: koridor salju pada musim semi, hijaunya pepohonan pada musim panas, serta dedaunan berwarna-warni pada musim gugur. Koridor salju pada musim semi merupakan pengalaman khusus yang hanya dapat dinikmati pada periode tertentu, ketika kamu berkendara di antara dinding salju yang tingginya dapat mencapai 10 m. Dari titik tertinggi Zao Echo Line, kamu dapat mengambil percabangan menuju “Zao High Line”, jalan berbayar yang mengarah ke Danau Kawah Okama. Permukaan danau yang berkilau hijau zamrud ini berubah warna bergantung pada waktu dan kondisi cuaca, menciptakan pemandangan yang misterius.

  • Alamat: Dari Kota Zao, Distrik Katta, Prefektur Miyagi hingga Kota Kaminoyama, Prefektur Yamagata
  • Akses: Sekitar 30 menit dari Shiroishi IC di Jalan Tol Tohoku melalui Rute Nasional 457 menuju pintu masuk sisi Miyagi, yaitu Gerbang Besar.
  • Biaya: Gratis. Namun, Zao High Line menuju Okama berbayar. Mobil kei dan mobil penumpang biasa dikenai biaya 550 yen.
  • Waktu tempuh: Sekitar 50 menit untuk seluruh Echo Line tanpa singgah. Jika termasuk kunjungan ke Okama, siapkan sekitar 2–3 jam.
  • Musim terbaik: Koridor salju dapat dinikmati sejak jalan dibuka pada akhir April hingga sekitar pertengahan Mei. Untuk hijaunya pepohonan, akhir Mei–Juni, sedangkan dedaunan musim gugur, akhir September–akhir Oktober, sangat direkomendasikan.
  • Tips: Jalan ini ditutup setiap tahun pada musim dingin, biasanya dari awal November hingga akhir April. Bahkan setelah dibuka, hingga awal Mei dapat diberlakukan penutupan malam hari, dari pukul 17.00 hingga 08.00 keesokan harinya. Jalan juga dapat ditutup secara mendadak karena lapisan es atau salju. Sebelum berangkat, periksa informasi terbaru melalui “Miyagi Zao Kanko Navi” atau Japan Road Traffic Information Center.

Dunia Lain yang Mengundang di “Jalur Metasequoia Makino Pickland” (Prefektur Shiga)

“Makino Pickland Metasequoia Namiki” di Makino-cho, Kota Takashima, Prefektur Shiga adalah jalan berpohon megah sepanjang sekitar 2,4 km yang ditanami sekitar 500 pohon metasequoia. Pemandangannya indah sepanjang tahun, mulai dari hijaunya dedaunan baru di musim semi, pepohonan hijau lebat di musim panas, dedaunan musim gugur, hingga salju di musim dingin. Pada musim gugur, deretan pohon yang berubah menjadi cokelat kemerahan terlihat seperti lukisan dan menarik banyak wisatawan. Di kedua sisi jalan terdapat taman pertanian “Makino Pickland”, tempat kamu dapat memetik buah sesuai musim, menikmati makanan yang dibuat dari bahan lokal, serta bersantai di kafe. Berhenti sejenak di tengah perjalanan berkendara untuk menikmati hasil bumi segar sangat direkomendasikan.

  • Alamat: 835-1 Terakubo, Makino-cho, Kota Takashima, Prefektur Shiga, Makino Pickland
  • Akses: Sekitar 1 jam 30 menit dari Kyoto-Higashi IC di Jalan Tol Meishin melalui Rute Nasional 161 dan Jalan Kosei. Dari Kinomoto IC di Jalan Tol Hokuriku, perjalanan memakan waktu sekitar 30 menit. Dari Stasiun Makino di Jalur JR Kosei, naik bus Jalur Makino Kogen, turun tepat di “Makino Pickland” sekitar 6 menit kemudian. Tarif dewasa 220 yen.
  • Biaya: Gratis
  • Waktu tempuh: Berkendara melewati jalur pepohonan membutuhkan sekitar 5 menit, tetapi siapkan sekitar 1–2 jam jika termasuk berjalan-jalan, berfoto, dan mengunjungi Makino Pickland.
  • Musim terbaik: Hijaunya dedaunan baru terlihat sekitar akhir April–Juni, sedangkan dedaunan musim gugur biasanya paling indah dari awal hingga akhir November. Pemandangan bersalju juga dapat dinikmati pada Januari–Februari.
  • Tips: Trotoar sudah tersedia di sepanjang jalur, sehingga kamu dapat turun dari mobil dan berjalan santai. Penyewaan sepeda juga tersedia di Stasiun JR Makino dan Makino Pickland. Untuk menghindari keramaian, waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi-pagi sekali pada hari kerja.

Persiapan dan Hal yang Perlu Diperhatikan agar Berkendara Nyaman

Agar dapat menikmati rute road trip tersembunyi di Jepang dengan aman dan nyaman, persiapan sebelum berangkat serta kewaspadaan selama berkendara sangatlah penting.

1. Pemeriksaan dan Persiapan Kendaraan

  • Isi bensin hingga penuh: Beberapa rute tersembunyi memiliki sedikit pom bensin. Isi bahan bakar sampai penuh sebelum berangkat.
  • Periksa ban: Periksa tekanan udara dan kedalaman alur ban. Agar lebih tenang, pastikan juga mengetahui lokasi ban cadangan atau perlengkapan perbaikan ban bocor.
  • Kartu ETC: Jika menggunakan jalan berbayar, periksa masa berlaku kartu ETC dan pastikan kartu sudah dimasukkan ke perangkat di dalam mobil.
  • Perlengkapan darurat: Sebaiknya bawa segitiga pengaman, tali derek, senter, kotak P3K, dan perlengkapan lain untuk menghadapi kerusakan atau kecelakaan.
  • Persiapan musim dingin: Jika berkendara di rute yang mungkin bersalju atau membeku, penggunaan ban musim dingin dan membawa rantai ban merupakan hal yang wajib.

2. Memeriksa Informasi Rute

  • Informasi jalan terbaru: Penutupan jalan dan pembatasan waktu dapat diberlakukan karena cuaca atau bencana alam. Periksa informasi terbaru melalui internet atau aplikasi informasi jalan sebelum berangkat.
  • Manfaatkan aplikasi peta: Aplikasi peta di ponsel dan sistem navigasi mobil sangat membantu, tetapi beberapa daerah tidak memiliki sinyal. Unduh aplikasi peta yang dapat digunakan secara offline atau siapkan peta kertas sebagai cadangan.
  • Periksa tempat parkir: Cari tahu terlebih dahulu apakah tempat wisata memiliki area parkir, berapa biayanya, dan berapa kapasitasnya agar kamu dapat singgah dengan lancar.

3. Hal yang Perlu Diperhatikan saat Berkendara

  • Utamakan keselamatan: Berkendaralah dengan kecepatan rendah dan hati-hati untuk menghadapi tikungan dengan jarak pandang terbatas, tanjakan curam, atau hewan yang tiba-tiba menyeberang.
  • Seringlah beristirahat: Berkendara dalam waktu lama dapat menumpuk kelelahan dan menurunkan konsentrasi. Beristirahatlah secara berkala untuk menyegarkan tubuh dan pikiran.
  • Bawa pulang sampah: Selalu bawa pulang sampah agar keindahan pemandangan tetap terjaga.
  • Hormati satwa liar: Terutama di daerah pegunungan, rusa, beruang, monyet, dan hewan liar lainnya dapat tiba-tiba muncul di jalan. Berkendaralah dengan waspada dan jangan mendekat sembarangan meskipun melihat hewan.

Berikut rangkuman informasi yang berguna untuk perjalanan road trip.

Item Isi
Surat izin mengemudi Selalu bawa dan periksa masa berlakunya. Wisatawan dari luar negeri memerlukan Surat Izin Mengemudi Internasional atau harus menukarnya dengan SIM Jepang. Pengunjung dari Indonesia perlu memastikan jenis SIM internasional yang berlaku di Jepang sebelum menyewa mobil.
Asuransi Disarankan untuk memiliki asuransi sukarela. Jika menyewa mobil, periksa dengan teliti cakupan asuransi kendaraan serta perlindungan terhadap pihak ketiga dan kerusakan properti.
Kartu ETC Memungkinkan kamu melewati gerbang tol jalan bebas hambatan dengan lancar. Kartu ini terkadang dapat disewa dari perusahaan rental mobil.
Tempat istirahat Jalan bebas hambatan memiliki service area (SA) dan parking area (PA) untuk makan, beristirahat, serta mengisi bensin. Di jalan biasa juga terdapat michi no eki, tempat membeli produk lokal dan memperoleh informasi perjalanan.
Pakaian Pilih pakaian yang mudah disesuaikan dengan suhu, berdasarkan musim dan ketinggian lokasi yang dikunjungi. Daerah pegunungan dapat terasa dingin meskipun sedang musim panas.
Barang bawaan Ponsel, pengisi daya, power bank, uang tunai karena sebagian tempat di daerah tidak menerima kartu kredit, obat pribadi, obat antimabuk, tabir surya, topi, kacamata hitam, perlengkapan hujan, makanan ringan, minuman, dan sebagainya. Untuk wisatawan Muslim, bawa camilan halal sebagai cadangan karena pilihan halal di daerah terpencil bisa terbatas.
Fotografi Melihat ke samping saat mengemudi sangat berbahaya. Berhentilah di tempat yang aman sebelum memotret pemandangan dan jangan mengganggu lalu lintas sekitar. Jika menggunakan drone, patuhi peraturan dan hukum yang berlaku di setiap daerah.
Akomodasi Terutama pada musim wisata, sebaiknya lakukan reservasi lebih awal. Menginap di dalam mobil di michi no eki atau service area mungkin dilarang jika bukan untuk tujuan istirahat, jadi selalu patuhi peraturan setempat.
Nomor darurat Catat nomor polisi 110, pemadam kebakaran dan ambulans 119, serta JAF di #8139 untuk menghadapi keadaan darurat.

Menjelajahi Jepang dengan Mobil Sewaan, Perjalanan Khusus untuk Kamu

Untuk menikmati rute road trip tersembunyi di Jepang secara maksimal, menyewa mobil sangatlah praktis. Kamu dapat mengunjungi tempat-tempat yang sulit dicapai dengan transportasi umum dan berhenti sesuka hati sesuai ritme perjalanan sendiri.

✨ Pesan mobil sewaan melalui OlaChill dan rencanakan perjalanan berkendara khusus untuk kamu di Jepang.

Saat menyewa mobil, perhatikan beberapa hal berikut.

  • Memilih jenis kendaraan: Pilih kendaraan yang sesuai dengan kondisi jalan pada rute yang akan dilalui, jumlah penumpang, dan banyaknya barang bawaan. Jika akan berkendara di jalan bersalju, mobil 4WD akan terasa lebih aman.
  • Reservasi: Pada musim wisata seperti Golden Week, liburan musim panas, dan musim dedaunan gugur, mobil sewaan lebih sulit didapatkan. Sebaiknya lakukan reservasi sedini mungkin.
  • Asuransi: Periksa dengan teliti isi asuransi yang ditawarkan perusahaan rental mobil dan pertimbangkan untuk menambah perlindungan jika diperlukan.
  • Sistem navigasi mobil: Pastikan mobil dilengkapi sistem navigasi terbaru. Beberapa kendaraan memiliki navigasi multibahasa, jadi mintalah fitur tersebut terlebih dahulu jika diperlukan. Ingat juga bahwa Jepang berkendara di sisi kiri jalan, sama seperti Indonesia, tetapi tetap perhatikan rambu dan aturan setempat.

Alam Jepang yang indah, pemandangan bersejarah, serta pertemuan hangat dengan penduduk lokal akan membuat perjalanan kamu semakin berkesan. Dengan menjadikan rute road trip tersembunyi dalam artikel ini sebagai referensi, nikmatilah perjalanan berkendara yang tak terlupakan di Jepang.

Bagikan:FacebookXLINE

Artikel lain di wilayah ini — Lainnya

Lihat semua →
Unduh aplikasi