Lewati ke konten utama
OlaChill
OlaChill
Semua pengalaman di Jepang

Yanaka di waktu senja: Tokyo lama yang tetap bertahan

📍 Tujuan: Tokyo⏱ 2.5–4.5 jam👥 Jumlah tamu 2–8¥13,000/orang
#WALK#OLDTOWN

Pilih dari 3 opsi

Yanaka di waktu senja: Tokyo lama yang tetap bertahan

  • ⏱ Durasi: 2.5 jam
  • 👥 Jumlah tamu: 2–8 tamu
  • 📍 Perhentian: Yanaka Ginza
  • 🚌 Titik temu: 3:30 PM — Pintu Keluar Barat Stasiun Nippori
¥13,000 per orang
Dewasa × 2 · Total ¥26,000

Yanaka di waktu senja: Tokyo lama yang tetap bertahan + Yanaka Cemetery cherry avenue

  • ⏱ Durasi: 4 jam
  • 👥 Jumlah tamu: 2–8 tamu
  • 📍 Perhentian: Yanaka Ginza · Yanaka Cemetery cherry avenue
  • 🚌 Titik temu: 3:30 PM — Pintu Keluar Barat Stasiun Nippori
Mulai
¥16,000 per orang

Yanaka di waktu senja: Tokyo lama yang tetap bertahan dengan Alphard pribadi

Hanya privat
  • ⏱ Durasi: 4.5 jam
  • 👥 Jumlah tamu: 2–6 tamu
  • 📍 Perhentian: Yanaka Ginza · Yanaka Cemetery cherry avenue
  • 🚌 Titik temu: Opsi Alphard pribadi: jemput dan antar di hotel Anda, dari pintu ke pintu.
Mulai
¥93,500 per kendaraan
Lokasi
📍 Tokyo
Durasi
⏱ Yanaka di waktu senja: Tokyo lama yang tetap bertahan: 2.5 jam · Yanaka di waktu senja: Tokyo lama yang tetap bertahan + Yanaka Cemetery cherry avenue: 4 jam · Yanaka di waktu senja: Tokyo lama yang tetap bertahan dengan Alphard pribadi: 4.5 jam
Jumlah tamu
👥 2–8 tamu
Bahasa pemandu
🗣 Inggris
Jenis tur
👥 Grup kecil
Aksesibilitas
🚶 Jalan 2–3 km, ada tangga

Detail pengalaman

Distrik yang selamat dari gempa 1923 dan serangan udara 1945: Yanaka Ginza saat tutup, kuil-kuil kecil di gang, kucing-kucing jalanan, dan matahari terbenam dari tangga Yuyake Dandan. Tokyo dalam ritmenya yang paling lambat.

Sebagian besar Tokyo hancur dua kali dalam satu abad: gempa 1923, lalu pengeboman 1945. Yanaka selamat dari keduanya, sehingga menjadi salah satu dari sedikit distrik yang masih berbentuk seperti Tokyo sebelum perang — rumah kayu rendah, gang-gang sempit, toko keluarga, dan pemakaman besar dengan deretan pohon sakura di tengahnya.

Dua setengah jam berjalan santai di sore hari, saat cahaya mulai meredup dan Yanaka Ginza dipenuhi orang yang membawa belanjaan pulang. Tangga di ujung jalan punya nama sendiri — tangga matahari terbenam — dan di sanalah seluruh lingkungan datang untuk menyaksikan petang. Sepanjang jalan: kerupuk senbei yang dipanggang di depanmu, korokke yang digoreng bertahap sampai habis terjual dan kedai tutup, kedai teh di bangunan kayu tua, pembuat sapu dan pembuat kertas yang masih menjaga konter mereka sendiri. Dan banyak sekali kucing — reputasi kawasan ini sebagai tempat kucing bukan lelucon.

Pemandu kamu menjelaskan bagaimana kawasan kecil seperti ini bisa tetap bertahan, kuil-kuil di sekitarnya, dan mengapa para warga menolak pembangunan gedung tinggi. Ini tur dengan tempo paling lembut dalam daftar — berjalan kaki, ngemil, duduk minum teh — dan cocok untuk siapa pun yang menginginkan sore yang tenang, bukan malam yang riuh.

✨ Sorotan

  • ◆Selamat dari 1923 dan 1945 — Tokyo lama yang nyata, tak ada yang dibangun ulang sekadar untuk pajangan
  • ◆Yanaka Ginza saat tutup, warga setempat membeli makan malam
  • ◆Kuil-kuil kecil di gang dan kucing-kucing jalanan — ritme lambat yang masih tersisa
  • ◆Penutup saat matahari terbenam di tangga Yuyake Dandan

✓ Yang Anda dapat

  • ✓Pemandu
  • ✓Rute 7 perhentian
  • ✓Satu camilan dari jalan pertokoan

✕ Tidak termasuk

  • ✕Makan malam
  • ✕Belanja di jalan pertokoan selain satu camilan
  • ✕Transportasi setelah tur
Tokyo · Dewasa × 2
¥26,000

Tur dan pengalaman lainnya

Unduh aplikasi