Lewati ke konten utama
OlaChill
OlaChill
Semua pengalaman di Jepang

Malam yakitori di Ebisu: sate arang & bar berdiri

📍 Tujuan: Tokyo⏱ 2.5–4.5 jam👥 Jumlah tamu 2–6¥13,000/orang
#FOOD#IZAKAYA

Pilih dari 3 opsi

Malam yakitori di Ebisu: sate arang & bar berdiri

  • ⏱ Durasi: 2.5 jam
  • 👥 Jumlah tamu: 2–6 tamu
  • 📍 Perhentian: Ebisu Yokocho
  • 🚌 Titik temu: 6:30 PM — Pintu Keluar Barat Stasiun Ebisu
¥13,000 per orang
Dewasa × 2 · Total ¥26,000

Malam yakitori di Ebisu: sate arang & bar berdiri + Ebisu Garden Place

  • ⏱ Durasi: 4 jam
  • 👥 Jumlah tamu: 2–6 tamu
  • 📍 Perhentian: Ebisu Yokocho · Ebisu Garden Place
  • 🚌 Titik temu: 6:30 PM — Pintu Keluar Barat Stasiun Ebisu
Mulai
¥16,000 per orang

Malam yakitori di Ebisu: sate arang & bar berdiri dengan Alphard pribadi

Hanya privat
  • ⏱ Durasi: 4.5 jam
  • 👥 Jumlah tamu: 2–6 tamu
  • 📍 Perhentian: Ebisu Yokocho · Ebisu Garden Place
  • 🚌 Titik temu: Opsi Alphard pribadi: jemput dan antar di hotel Anda, dari pintu ke pintu.
Mulai
¥93,500 per kendaraan
Lokasi
📍 Tokyo
Durasi
⏱ Malam yakitori di Ebisu: sate arang & bar berdiri: 2.5 jam · Malam yakitori di Ebisu: sate arang & bar berdiri + Ebisu Garden Place: 4 jam · Malam yakitori di Ebisu: sate arang & bar berdiri dengan Alphard pribadi: 4.5 jam
Jumlah tamu
👥 2–6 tamu
Bahasa pemandu
🗣 Inggris
Jenis tur
👥 Grup kecil
Aksesibilitas
🚶 Jalan 2–3 km, ada tangga

Detail pengalaman

Hanya sedikit turis yang menemukan Ebisu, tetapi kerumunan pekerja kantoran Tokyo paling menyukainya: potongan yakitori bakar arang yang tak akan kamu pesan sendirian, bar berdiri yang padat bahu-membahu, dan highball sepulang kerja yang benar-benar pas.

Yakitori terdengar sederhana: ayam di tusuk sate yang dipanggang di atas arang. Namun, kedai yakitori yang serius menggunakan hampir seluruh bagian ayam — sekitar selusin potongan berbeda, masing-masing dengan waktu memanggang, tingkat kematangan, dan saus cocolnya sendiri — dan nama-namanya ditulis dalam bahasa Jepang, tanpa gambar.

Ebisu adalah tempat warga Tokyo pergi makan malam, bukan tempat yang biasanya didatangi pengunjung, dan kedai-kedai di sini berukuran kecil: konter berbentuk U yang mengelilingi arang, dengan pemilik kedai memanggang sejauh satu lengan di depanmu. Dua setengah jam di dua atau tiga kedai. Kamu akan menyantap momo (paha) dan negima (ayam dan daun bawang) — potongan yang sudah dikenal semua orang — lalu mencoba yang tak akan pernah kamu pesan sendirian: tulang rawan yang renyah, jantung, hati selembut es krim, kulit yang dipanggang hingga nyaris gosong, dan tsukune dengan kuning telur mentah untuk dicelupkan. Semuanya dimasak di atas arang binchotan, yang membakar dengan panas tinggi dan hampir tanpa asap, dan itulah perbedaan antara sate yang dibuat di rumah dan sate di sini.

Pemandu memesan dalam urutan yang tepat — yang ringan terlebih dahulu, yang kuat kemudian — dan menerjemahkan ucapan pemilik kedai. Beberapa kedai menyajikan ayam setengah matang; sampaikan sebelumnya dan semuanya bisa diganti. Bir atau highball sudah termasuk, atau teh jika kamu tidak minum alkohol.

✨ Sorotan

  • ◆Ebisu — kawasan favorit Tokyo untuk sepulang kerja, yang masih luput dari peta wisatawan
  • ◆8 sate, dari potongan yang familiar hingga yang menantang nyali
  • ◆Bar berdiri yang padat bahu-membahu, gaya sepulang kerja yang sesungguhnya
  • ◆Highball yang diracik dengan benar — dan alasan Tokyo begitu mengandalkannya

✓ Yang Anda dapat

  • ✓Pemandu
  • ✓2 bar + 8 sate
  • ✓Satu minuman di setiap pemberhentian

✕ Tidak termasuk

  • ✕Minuman lebih dari satu di setiap pemberhentian
  • ✕Sate tambahan
  • ✕Transportasi setelah tur
Tokyo · Dewasa × 2
¥26,000

Tur dan pengalaman lainnya

Unduh aplikasi