
Dedaunan Musim Gugur di Sekitar Gunung Fuji: Koridor Momiji Lake Kawaguchi dan Lima Danau Fuji
Panduan lengkap menikmati dedaunan musim gugur di sekitar Gunung Fuji: Koridor Momiji di Lake Kawaguchi, menjelajahi Lima Danau Fuji, waktu terbaik pertengahan hingga akhir November, serta rekomendasi onsen dengan pemandangan indah.
8 Agu 2026·✍️ olablog·⏱ 7 menit baca
Panduan lengkap menikmati dedaunan musim gugur di sekitar Gunung Fuji: Koridor Momiji di Lake Kawaguchi, menjelajahi Lima Danau Fuji, waktu terbaik pertengahan hingga akhir November, serta rekomendasi onsen dengan pemandangan indah.
Ketuk wilayah untuk melihat artikel
Ada banyak tempat menakjubkan untuk menikmati dedaunan musim gugur di Jepang, tetapi hanya di sekitar 富士山(Gunung Fuji) Anda dapat mengabadikan tiga lapisan warna musim gugur sekaligus: daun maple merah menyala di latar depan, danau biru yang tenang di tengah, serta puncak sakral yang baru diselimuti salju putih di bawah langit cerah. Kawasan Fuji Five Lakes (富士五湖 / Fujigoko)—lima danau yang berada di kaki gunung, di sisi Prefektur Yamanashi (山梨県)—menghadirkan pemandangan bak kartu pos ini dari pertengahan hingga akhir November. Panduan ini membahas tempat yang perlu dikunjungi, waktu terbaik untuk datang, serta cara memadukan wisata menikmati dedaunan dengan berendam di onsen (pemandian air panas) untuk pengalaman liburan musim gugur di Fuji yang sempurna.
Musim Puncak: Pertengahan hingga Akhir November

Dedaunan musim gugur di sekitar Gunung Fuji berubah warna lebih lambat dibandingkan wilayah pegunungan di utara: warnanya biasanya mulai berubah pada awal November dan mencapai keindahan puncak dari pertengahan hingga akhir November, sementara beberapa lokasi di dataran rendah masih mempertahankan warna cerahnya hingga minggu pertama Desember. Waktu ini sangat cocok bagi wisatawan internasional, karena Anda dapat dengan mudah memadukan perjalanan menikmati dedaunan di Gunung Fuji dengan Tokyo (東京) (pepohonan ginkgo di kota ini juga mencapai puncak warna keemasan pada akhir November) dalam satu rencana perjalanan tanpa harus mengorbankan salah satunya.
Sama pentingnya dengan waktu terbaik melihat dedaunan adalah visibilitas gunung. Musim gugur dan musim dingin menawarkan cuaca terbaik untuk melihat Gunung Fuji berkat udara yang sejuk dan kering; peluang tertinggi untuk mendapatkan pemandangan cerah adalah pagi-pagi sekali sebelum 9:00 AM–10:00 AM, sebelum awan siang hari berkumpul di sekitar puncak. Karena itu, rekomendasi terbaik adalah menginap semalam di Kawaguchiko alih-alih melakukan perjalanan sehari, sehingga Anda dapat menikmati pagi yang cerah dan leluasa di tepi danau.
Koridor Momiji: Kanopi Maple di Lake Kawaguchi

Daya tarik utama musim gugur di Gunung Fuji adalah Momiji Kairo (もみじ回廊 / Koridor Maple) di pesisir utara Lake Kawaguchi (河口湖 / Lake Kawaguchiko): kanal yang indah dengan deretan pohon maple tua, yang cabang-cabangnya melengkung di atas jalan dan membentuk terowongan merah-oranye tanpa ujung. Tempat ini menjadi pusat Festival Dedaunan Musim Gugur Fuji-Kawaguchiko, yang biasanya berlangsung sejak akhir minggu pertama November hingga akhir November. Pada siang hari, kios makanan lokal dan penjual kerajinan berjejer di sepanjang jalan, sementara pada malam hari, pepohonan maple diterangi hingga sekitar 10:00 PM, mengubah seluruh koridor menjadi terowongan api yang bercahaya—pemandangan yang sangat layak dinikmati dengan menginap semalam.
Tips foto: Berdiri di pesisir utara dekat Koridor Momiji memungkinkan Anda membingkai daun maple yang semarak, permukaan danau, dan Gunung Fuji dalam satu jepretan. Pada pagi yang tenang tanpa angin, Anda bahkan mungkin dapat mengabadikan "Reverse Fuji" (逆さ富士 / Sakasa Fuji)—pantulan Gunung Fuji yang jernih seperti cermin dan berkilauan di atas air.
Menjelajahi Fuji Five Lakes: Pesona Unik di Setiap Pemberhentian

Selain Kawaguchi, empat danau lainnya juga patut dijelajahi jika Anda memiliki waktu satu atau dua hari:
- Lake Yamanaka (山中湖 / Lake Yamanakako) – Danau terbesar ini memiliki "jalan maple" sendiri, yaitu Momiji-no-Kairo di kawasan Asahigaoka (旭日丘), yang juga diterangi pada malam hari selama festival; pesisir utaranya menawarkan pemandangan Gunung Fuji yang luas tanpa terhalang.
- Lake Saiko (西湖 / Lake Saiko) – Suasananya jauh lebih tenang dan lokasinya dekat desa tradisional yang telah dipugar, Saiko Iyashi-no-Sato Nenba (西湖いやしの里根場), dengan pondok-pondok beratap jerami yang berpadu dengan dedaunan musim gugur yang cerah, menghadirkan nuansa autentik "Jepang Tempo Dulu".
- Lake Shoji (精進湖 / Lake Shojiko) – Danau terkecil dan paling alami, menjadi favorit para fotografer karena menawarkan pemandangan Gunung Fuji tanpa halangan bangunan komersial.
- Lake Motosu (本栖湖 / Lake Motosuko) – Terkenal sebagai pemandangan ikonis yang tergambar di bagian belakang uang kertas ¥1,000; danau ini memiliki air paling jernih di antara kelima danau.
Di dekat sini, jangan lewatkan Chureito Pagoda (忠霊塔 / Chureito Pagoda) di Arakurayama Sengen Park (新倉山浅間公園), yang berada dekat Shimoyoshida Station (下吉田駅 / Shimoyoshida Station). Di tempat ini, Anda dapat membingkai pagoda lima lantai berwarna merah, pepohonan maple yang menyala, dan Gunung Fuji dalam satu jepretan—gambar kartu pos klasik musim gugur di Jepang. Naiki sekitar ~400 anak tangga pada pagi-pagi sekali untuk menghindari keramaian dan mendapatkan pemandangan gunung yang jelas.
Berkeliling: Bus Ekspres dan Pass Regional
Dari Tokyo, pilihan paling praktis adalah bus jalan raya langsung dari Shinjuku Station (新宿駅), Tokyo Station (東京駅), atau Shibuya Station (渋谷駅) langsung ke Kawaguchiko Station (河口湖駅). Perjalanan memakan waktu sekitar 2 hours dan biayanya sekitar ¥2,000–¥2,400 (sekitar $13–$16 USD) sekali jalan—pastikan memesan beberapa hari sebelumnya selama musim puncak dedaunan musim gugur karena kursi cepat habis. Jika bepergian dengan kereta, naik jalur JR (ditanggung JR Pass jika berlaku) ke Otsuki Station (大月駅), lalu pindah ke jalur Fujikyu Railway (富士急行) menuju Kawaguchiko; total perjalanan memakan waktu sekitar 2.5 hours. Gunakan kartu IC Suica atau Pasmo untuk memudahkan perjalanan kereta lintas operator lokal.
Setibanya di kawasan ini, belilah pass bus wisata regional tanpa batas (sekitar ¥1,500–¥1,800 atau $10–$12 USD untuk pass 2-day), yang mencakup Red Line, Green Line, dan Blue Line serta menghubungkan hampir semua tempat utama di sekitar danau. Untuk fleksibilitas maksimal, Anda dapat menyewa sepeda di sepanjang pesisir Lake Kawaguchi atau menyewa mobil—ingat untuk memperhitungkan kemungkinan keterlambatan akibat lalu lintas pada akhir pekan musim gugur yang ramai.
Tingkatkan Pengalaman Menginap: Pemandian Air Panas dengan Pemandangan Gunung Fuji
Yang membuat perjalanan menikmati dedaunan di Gunung Fuji semakin istimewa adalah berendam di onsen (pemandian air panas) dengan pemandangan langsung ke gunung. Kawasan Kawaguchiko memiliki banyak ryokan (penginapan tradisional Jepang), tempat Anda dapat memandang langsung Gunung Fuji di seberang danau dari pemandian terbuka (rotenburo). Pada pagi musim gugur yang sejuk, berendam sambil uap air naik ke udara dingin, dengan Gunung Fuji berselimut salju dan daun-daun merah cemerlang di hadapan Anda, merupakan pengalaman yang tak terlupakan. Ryokan kelas menengah yang mencakup makan malam kaiseki tradisional dan sarapan biasanya mengenakan biaya sekitar ¥20,000–¥40,000 (sekitar $133–$267 USD) per orang selama musim puncak; hotel bergaya Barat dengan pemandian air panas bersama menawarkan tarif yang lebih ramah di kantong, sekitar ¥10,000–¥18,000 (sekitar $67–$120 USD).
Jika Anda tidak menginap, banyak pemandian umum dan ryokan setempat menerima pengunjung untuk mandi di siang hari (higaeri onsen) dengan biaya sekitar ¥1,000–¥2,500 (sekitar $7–$17 USD)—sempurna untuk berendam santai selama 1-hour pada sore hari sebelum menaiki bus kembali ke Tokyo. Etika onsen Jepang pada umumnya tetap berlaku: cuci tubuh hingga bersih sebelum masuk ke pemandian, dan periksa kebijakan tentang tato terlebih dahulu jika Anda memilikinya.
Rencana Perjalanan Rekomendasi 2-Day, 1-Night
- Day 1: Naik bus pagi-pagi dari Shinjuku dan tiba di Kawaguchiko sebelum siang; habiskan sore dengan mengunjungi Chureito Pagoda atau berjalan-jalan di sepanjang pesisir utara danau; pada malam hari, saksikan acara penyalaan lampu Koridor Momiji dan check-in di ryokan onsen untuk menginap.
- Day 2: Bangun pagi-pagi untuk menyaksikan Gunung Fuji saat matahari terbit dan memotret "Reverse Fuji"; habiskan sisa hari dengan menjelajahi Lake Saiko dan desa Iyashi-no-Sato, atau lanjutkan perjalanan ke Lake Yamanaka; nikmati satu sesi berendam onsen pada sore menjelang malam sebelum naik bus kembali ke Tokyo.
Mengikuti tur berpemandu sehari dari Tokyo juga merupakan pilihan praktis jika waktu Anda terbatas—tur musim gugur Fuji pada bulan November biasanya menggabungkan Chureito Pagoda, Lake Kawaguchi, dan sudut pandang terbaik ke gunung dalam satu perjalanan sehari yang praktis; pelajari selengkapnya di halaman Japan Tours kami di OlaChill.
Dedaunan musim gugur di sekitar Gunung Fuji adalah keindahan alam yang tidak menuntut matahari terbit sempurna atau keberuntungan luar biasa—Anda hanya perlu datang pada paruh kedua November, berkomitmen untuk bangun pagi setidaknya satu kali, dan menginap semalam di tepi danau. Alam akan mengurus sisanya. Kami harap Anda berhasil mengabadikan foto impian Gunung Fuji, danau yang berkilauan, dan pepohonan maple yang menyala. Jika Anda membutuhkan inspirasi tambahan untuk musim koyo (dedaunan musim gugur) tahun ini, silakan jelajahi artikel musiman kami lainnya di Blog OlaChill.
Komentar
Belum ada ulasan — jadilah yang pertama!
Artikel lain di wilayah ini — Gunung Fuji
Lihat semua →
Hakone Loop dengan Van Pribadi: Ropeway, Danau Ashi, dan Museum
9 min · tips

HiAce 10 Penumpang untuk Keluarga Besar: Tokyo, Fuji, dan Hakone Jadi Mudah
8 min · tips

Perjalanan Sehari ke Gunung Fuji dengan Van Pribadi: Danau, Pemandangan, dan Stasiun Kelima
9 min · tips

Perjalanan Kelompok ke Onsen Hakone dengan Bus Carter
8 min · tips