
5 Perjalanan Sehari Terbaik dari Tokyo: Kamakura, Nikko, Hakone, Kawaguchi, Yokohama
Bandingkan 5 destinasi perjalanan sehari terbaik dari Tokyo: Kamakura-Enoshima, Nikko, Hakone, Danau Kawaguchiko untuk pemandangan Gunung Fuji, dan Yokohama. Petunjuk transportasi, biaya, serta cara memilih perjalanan yang tepat.
8 Agu 2026·✍️ olablog·⏱ 8 menit baca
Bandingkan 5 destinasi perjalanan sehari terbaik dari Tokyo: Kamakura-Enoshima, Nikko, Hakone, Danau Kawaguchiko untuk pemandangan Gunung Fuji, dan Yokohama. Petunjuk transportasi, biaya, serta cara memilih perjalanan yang tepat.
Ketuk wilayah untuk melihat artikel
Salah satu keistimewaan terbesar menginap di Tokyo adalah dalam waktu hanya 1 hingga 2 jam dengan kereta, Anda bisa berdiri di tepi laut, berjalan-jalan di hutan pinus berusia seribu tahun, atau menikmati pemandangan kaki Gunung Fuji—lalu masih sempat kembali untuk menyantap ramen malam di 新宿(Shinjuku). Jika rencana perjalanan Anda mencakup 4 hari atau lebih di Tokyo, pastikan menyisihkan setidaknya satu hari untuk "melarikan diri dari kota." Berikut 5 pilihan perjalanan sehari klasik, lengkap dengan petunjuk transportasi terperinci, rincian biaya, dan tips memilih destinasi yang paling sesuai dengan gaya perjalanan Anda. (Tips: Gunakan kartu Suica atau IC untuk perjalanan yang lancar, atau manfaatkan JR Pass jika berlaku).
1. Kamakura – Enoshima: Pemandangan Pesisir, Buddha Agung, dan Kereta Retro Klasik

Cara menuju ke sana: Naik JR 横須賀線(Yokosuka Line) langsung dari 東京駅(Tokyo Station) ke 鎌倉駅(Kamakura Station). Perjalanan memakan waktu sekitar 1 jam dan biayanya sekitar ¥950 ($6.30 USD) sekali jalan (ditanggung oleh JR Pass). Untuk berkeliling, naik kereta listrik retro 江ノ電(Enoden Line)—perjalanan dengan kereta di tepi laut ini merupakan atraksi ikonik tersendiri dan dapat dibayar dengan mudah menggunakan kartu Suica/IC.
Yang bisa dilakukan: Pada pagi hari, kunjungi 鶴岡八幡宮(Tsurugaoka Hachimangu Shrine) dan berjalan menyusuri 小町通り(Komachi-dori Street) untuk menikmati camilan lokal dan berbelanja. Menjelang siang, pergilah melihat Kamakura Daibutsu(Buddha Agung Kamakura) di 高徳院(Kotoku-in Temple), patung perunggu terbuka setinggi lebih dari 11 meter yang telah bermeditasi di luar ruangan selama hampir 800 tahun. Pada sore hari, naik Enoden menuju Pulau Enoshima(江の島)—naik ke mercusuar Enoshima Sea Candle untuk menyaksikan matahari terbenam; pada hari yang cerah, Gunung Fuji dapat terlihat di cakrawala. Jangan lewatkan hidangan khas setempat, nasi dengan shirasu (ikan teri putih).
Cocok untuk: Wisatawan yang mencari suasana pesisir yang santai, pengunjung yang baru pertama kali datang ke Jepang, dan pelancong yang memperhatikan anggaran. Ini adalah perjalanan sehari yang paling aman dan mudah dalam daftar ini—dekat, terjangkau, mudah dijelajahi, dan hampir pasti menyenangkan.
2. Nikko – Situs Warisan Dunia di Antara Pegunungan dan Hutan Sakral

Cara menuju ke sana: Naik Tobu Railway dari 浅草駅(Asakusa Station) menggunakan kereta Limited Express (sekitar 2 jam, sekitar ¥3,000 / $20 USD sekali jalan). Alternatifnya, gunakan kereta JR dari Tokyo melalui 宇都宮駅(Utsunomiya Station) jika memakai JR Pass. Sangat disarankan untuk membeli Tobu World Heritage Pass atau Nikko All Area Pass, yang mencakup perjalanan kereta pulang-pergi dan bus lokal.
Yang bisa dilakukan: Jelajahi kompleks Nikko Toshogu Shrine(日光東照宮)—tempat peristirahatan terakhir Shogun Tokugawa Ieyasu—yang memiliki beberapa ukiran kayu berlapis emas paling rumit di Jepang, termasuk tiga monyet bijak yang terkenal dengan prinsip "tidak melihat kejahatan, tidak berbicara kejahatan, tidak mendengar kejahatan." Jika waktu memungkinkan, naik ke dataran tinggi 奥日光(Okunikko) untuk melihat Air Terjun Kegon(華厳の滝) yang tingginya hampir 100 meter dan 中禅寺湖(Lake Chuzenji). Saat musim gugur (pertengahan Oktober hingga awal November), Nikko berubah menjadi sangat semarak dengan warna-warni dedaunan, tetapi jalan pegunungan bisa sangat padat, jadi berangkatlah sedini mungkin.
Cocok untuk: Penggemar sejarah, arsitektur tradisional, dan pemandangan pegunungan. Karena jarak perjalanan yang cukup jauh, usahakan berangkat dari Tokyo sebelum 7:30 AM.
3. Hakone – Onsen Klasik dan Rute Wisata dengan Pemandangan Indah

Cara menuju ke sana: Naik Odakyu Electric Railway dari 新宿駅(Shinjuku Station); kereta limited express Romancecar memakan waktu sekitar 90 menit. Membeli Hakone Free Pass(sekitar ¥5,000–¥6,000 / $33–$40 USD dari Shinjuku) mencakup hampir seluruh transportasi di kawasan ini, termasuk kereta pegunungan, cable car, ropeway, kapal bajak laut, dan bus.
Yang bisa dilakukan: Ikuti rute Hakone Loop klasik—naik kereta pegunungan menuju 強羅(Gora), melintasi lembah vulkanis Owakudani Valley(大涌谷) yang mengepulkan uap dengan ropeway (pastikan mencoba telur hitam terkenal yang direbus dalam sumber air panas, konon dapat menambah tujuh tahun usia Anda), berlayar melintasi Lake Ashi(芦ノ湖) dengan "kapal bajak laut" sambil menikmati pemandangan gerbang torii merah yang mengapung milik 箱根神社(Hakone Shrine), lalu kembali dengan bus. Sebelum kembali ke Tokyo, kunjungi onsen umum atau pemandian yang bisa digunakan untuk kunjungan singkat untuk berendam sejenak atau menikmati pemandian kaki (sekitar ¥1,000–¥2,000 / $6.70–$13.30 USD).
Cocok untuk: Wisatawan yang ingin mencoba semuanya dalam satu hari: pegunungan, danau, ropeway, pemandian air panas, serta kesempatan melihat Gunung Fuji. Satu-satunya kekurangan: akhir pekan bisa sangat ramai, dan ropeway mungkin menghentikan operasinya jika emisi gas vulkanik meningkat.
4. Danau Kawaguchiko – Pemandangan Gunung Fuji dari Dekat
Cara menuju ke sana: Bus ekspres jalan tol berangkat langsung dari 新宿駅(Shinjuku Station) menuju 河口湖駅(Kawaguchiko Station), memakan waktu sekitar 2 jam dan biayanya sekitar ¥2,000–¥2,400 ($13.30–$16 USD) sekali jalan—lebih murah dan sering kali lebih praktis daripada naik kereta. Pastikan memesan tiket bus jalan tol jauh-jauh hari, terutama saat musim ramai. (Anda juga dapat menggunakan kereta JR Fuji Excursion jika memiliki JR Pass, meskipun kursinya cepat habis).
Yang bisa dilakukan: Danau Kawaguchiko menawarkan pemandangan Gunung Fuji(富士山) yang paling dekat dan paling sedikit terhalang dibandingkan semua destinasi perjalanan sehari dari Tokyo. Naik Mt. Fuji Panoramic Ropeway (Kachi Kachi Ropeway) menuju dek observasi, sewa sepeda untuk menyusuri tepian utara danau tempat Gunung Fuji terpantul di permukaan air, lalu kunjungi Pagoda Chureito(忠霊塔) lima tingkat yang ikonik di dekat 下吉田駅(Shimoyoshida Station) untuk mengabadikan foto khas Jepang seperti di kartu pos. Pada musim gugur, Momiji Corridor (Koridor Momiji) di sepanjang danau berubah semarak dengan dedaunan merah menyala.
Cocok untuk: Wisatawan yang tujuan #1-nya di Jepang adalah melihat Gunung Fuji. Catatan penting: gunung ini hanya terlihat saat cuaca cerah, jadi buat jadwal hari ini tetap fleksibel dan periksa prakiraan tutupan awan sebelum memesan tiket.
5. Yokohama – Perjalanan Sehari yang Santai dan Sempurna
Cara menuju ke sana: Sangat dekat—naik jalur JR atau 東急東横線(Tokyu Toyoko Line) dari pusat Tokyo hanya dalam 25 hingga 40 menit, dengan biaya beberapa ratus yen saja (sekitar ¥300–¥500 / $2–$3.30 USD, mudah dibayar menggunakan kartu Suica IC). Ini pilihan sempurna untuk hari-hari ketika Anda ingin bepergian sejenak tanpa harus memaksa diri bangun pagi.
Yang bisa dilakukan: Jelajahi kawasan tepi pelabuhan Minato Mirai 21(みなとみらい21) dengan bianglala Cosmo Clock 21 yang besar dan CupNoodles Museum (tempat Anda dapat merancang cup ramen sendiri dengan biaya sekitar ¥500 / $3.30 USD). Kunjungi bangunan bersejarah 横浜赤レンガ倉庫(Yokohama Red Brick Warehouse), lalu cicipi berbagai hidangan di Pecinan terbesar di Jepang(横浜中華街), yang dipenuhi lebih dari 600 kedai dan tempat makan yang menyajikan bakpao kukus, bebek panggang, dan sup wijen manis. Menjelang sore, berjalanlah menyusuri 山下公園(Yamashita Park) untuk menyaksikan lampu-lampu pelabuhan menyala sebelum menikmati perjalanan kereta yang santai kembali ke Tokyo.
Cocok untuk: Keluarga yang bepergian bersama anak kecil, wisatawan yang memiliki waktu luang setengah hari, atau hari hujan ketika wisata ke pegunungan kurang memungkinkan.
Perjalanan Sehari Mana yang Harus Anda Pilih?
Berikut panduan singkat berdasarkan prioritas utama Anda:
- Hanya bisa melakukan satu perjalanan sehari / Pertama kali di Jepang: Kamakura – Enoshima (kombinasi paling seimbang antara budaya, pemandangan pesisir, dan akses yang mudah).
- Wajib melihat Gunung Fuji: Danau Kawaguchiko pada hari yang cerah; Hakone adalah pilihan kedua yang bagus dengan banyak aktivitas alternatif jika awan menutupi gunung.
- Penggemar sejarah dan kuil: Nikko (asalkan Anda bersedia berangkat pagi-pagi).
- Pencinta onsen yang menginginkan beragam aktivitas: Hakone.
- Waktu terbatas / Bepergian bersama anak-anak: Yokohama.
Jika Anda lebih suka tidak mengatur jadwal kereta sendiri atau ingin mengikuti tur berpemandu, tersedia tur sehari yang dapat diikuti dari Tokyo menuju Gunung Fuji, Hakone, atau Nikko di halaman OlaChill Japan Tours—harga biasanya sudah mencakup transportasi pulang-pergi dan tiket masuk atraksi utama.
Perjalanan sehari adalah bahan rahasia yang menyempurnakan rencana perjalanan apa pun di Tokyo: setelah menghabiskan beberapa hari di tengah keramaian kota yang padat, sehari di tepi laut Kamakura atau di samping danau yang memantulkan Gunung Fuji akan menjadi kenangan yang paling lama melekat. Pilih perjalanan yang sesuai dengan gaya Anda, periksa kembali prakiraan cuaca, berangkatlah lebih awal—dan simpan destinasi lainnya untuk kunjungan Anda berikutnya ke Jepang. Panduan rencana perjalanan yang lebih lengkap dan tips wisata tersedia di blog OlaChill.
Komentar
Belum ada ulasan — jadilah yang pertama!
Artikel lain di wilayah ini — Gunung Fuji
Lihat semua →
Hakone Loop dengan Van Pribadi: Ropeway, Danau Ashi, dan Museum
9 min · tips

HiAce 10 Penumpang untuk Keluarga Besar: Tokyo, Fuji, dan Hakone Jadi Mudah
8 min · tips

Perjalanan Sehari ke Gunung Fuji dengan Van Pribadi: Danau, Pemandangan, dan Stasiun Kelima
9 min · tips

Perjalanan Kelompok ke Onsen Hakone dengan Bus Carter
8 min · tips