
Panduan Lengkap Kusatsu Onsen: Yubatake, Jikan-yu, Kuliner Lokal, dan Lainnya
Menyelami pesona Kusatsu Onsen, salah satu dari tiga kawasan pemandian air panas paling terkenal di Jepang. Mulai dari Yubatake yang dramatis dan pemandian tradisional Jikan-yu hingga kuliner lokal yang istimewa, akomodasi, akses, dan etika penting, panduan lengkap ini ditujukan bagi wisatawan domestik dan pengunjung yang berbahasa Jepang.
8 Feb 2026·✍️ olablog·⏱ 18 menit baca
Menyelami pesona Kusatsu Onsen, salah satu dari tiga kawasan pemandian air panas paling terkenal di Jepang. Mulai dari Yubatake yang dramatis dan pemandian tradisional Jikan-yu hingga kuliner lokal yang istimewa, akomodasi, akses, dan etika penting, panduan lengkap ini ditujukan bagi wisatawan domestik dan pengunjung yang berbahasa Jepang.
Ungkapan terkenal “Setidaknya sekali, datanglah ke Kusatsu” tentu terlintas saat memikirkan Kusatsu Onsen, salah satu destinasi pemandian air panas paling populer di Jepang. Pada 2026, tempat ini kembali terpilih sebagai “Resor Pemandian Air Panas Terpopuler di Jepang” untuk tahun ke-3 berturut-turut, membuktikan daya tariknya yang tak lekang oleh waktu. Airnya yang sangat asam memiliki debit alami tertinggi di Jepang, yaitu lebih dari 32,000 liter per menit, dan telah menenangkan banyak pengunjung selama berabad-abad. Dalam artikel ini, tim editorial OlaChill mengulas secara mendalam segala hal, mulai dari Yubatake, simbol kota onsen yang dipenuhi uap, hingga Jikan-yu, metode mandi khas Kusatsu, serta kuliner lokal, akomodasi yang direkomendasikan, akses, dan etika penting.
Apa yang Membuat Kusatsu Onsen Istimewa? Mengapa Termasuk Salah Satu dari Tiga Onsen Paling Terkenal di Jepang?

Bersama Arima Onsen di Prefektur Hyogo dan Gero Onsen di Prefektur Gifu, Kusatsu Onsen dikenal sebagai salah satu dari “tiga onsen paling terkenal di Jepang.” Daya tarik utamanya terletak pada volume air yang melimpah dan kualitas sumber air panasnya yang luar biasa. Air Kusatsu merupakan mata air belerang yang sangat asam dengan pH 2.05, serta dikenal memiliki khasiat antibakteri yang kuat. Bahkan, konon air ini mampu menyembuhkan segala penyakit kecuali penyakit cinta, dan dipercaya bermanfaat untuk neuralgia, nyeri otot, nyeri sendi, penyakit kulit kronis, serta mempercantik kulit. Aroma belerang yang tercium di sekitar Yubatake menciptakan suasana khas kota resor onsen dan membawa pengunjung ke dunia yang jauh dari keseharian.
Debit mata air alami yang melimpah ini, dipadukan dengan budaya mandi yang diwariskan selama berabad-abad, menjadi alasan Kusatsu Onsen terus dicintai banyak orang. Pada zaman Edo, tempat ini digambarkan dengan ungkapan “Arima di barat, Kusatsu di timur,” yang menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi onsen terkemuka di Jepang. Hingga kini, tradisi seperti yumomi tetap dilestarikan dengan baik, memperlihatkan pesona Kusatsu bersama lanskap kotanya yang penuh suasana.
Panduan Mendalam tentang Yubatake, Simbol Kusatsu Onsen

Terletak di jantung Kusatsu Onsen, Yubatake—dengan kepulan uap besar yang membubung darinya—merupakan simbol resor ini sekaligus atraksi wisata utamanya. Sekitar 4,000 liter air panas menyembur keluar setiap menit. Air tersebut dialirkan melalui 7 talang kayu dan didinginkan dengan paparan udara luar sebelum disalurkan ke ryokan dan pemandian umum. Ketika mineral dari air panas mengembun dan mengendap di talang-talang kayu ini, terbentuklah yu-no-hana, atau “bunga air panas.” Nama Yubatake berarti “ladang tempat bunga air panas dipanen.”
Pada siang hari, pengunjung dapat menikmati suasana semarak yang dipenuhi uap dan aroma belerang. Sementara itu, sejak matahari terbenam hingga 25:00, kawasan ini diterangi cahaya dan berubah menjadi tempat dengan atmosfer bak mimpi. Yubatake sangat memesona pada malam hari karena karakternya benar-benar berbeda dari siang hari. Di sekitar area ini juga terdapat pemandian tangan dan pemandian kaki, sehingga pengunjung dapat dengan mudah merasakan air panas Kusatsu.
- Jam operasional: Yubatake sendiri dapat dilihat 24 jam sehari. Penerangan berlangsung dari matahari terbenam hingga 24:00.
- Tiket masuk: Gratis.
- Akses: Sekitar 5 menit berjalan kaki dari Kusatsu Onsen Bus Terminal.
- Daya tarik musiman:
- Musim semi–musim gugur: Ini adalah waktu yang indah, ketika kontras antara hijaunya pepohonan atau dedaunan musim gugur dengan uap yang mengepul tampak sangat menawan.
- Musim dingin: Pemandangan uap yang membubung di tengah lanskap bersalju merupakan esensi kota resor onsen Jepang. Pemandangan yang diterangi pada malam hari terasa sangat istimewa.
- Acara: Pada hari Sabtu tertentu, acara lilin “Yume no Akari” diadakan di tangga di bawah gerbang Sanmon Kuil Kosenji, menyelimuti Yubatake dengan cahaya yang semakin magis. Acara ini dijadwalkan pada 2026年4月11日, 5月16日, 6月20日, dan tanggal-tanggal lainnya.
- Kuliner lokal di sekitar: Jalanan di sekitar Yubatake dipenuhi tempat-tempat menarik untuk menikmati makanan sambil berjalan, termasuk toko onsen manju “Matsumura Manju” dan “Honke Chichiya,” “Kusatsu Onsen Pudding,” serta “Sugi Bee Garden Kusatsu Onsen Store.”
- Tips dan perhatian: Area di sekitar Yubatake memiliki banyak permukaan berlapis batu yang dapat menjadi licin saat musim dingin, jadi sepatu berjalan yang nyaman sangat disarankan. Suhu malam hari juga cukup dingin, jadi bawalah lapisan pakaian tambahan. Jika ingin menggunakan pemandian kaki, kenakan bawahan yang mudah digulung hingga lutut.
Cobalah Metode Mandi Khas Kusatsu: Jikan-yu!
Kusatsu Onsen memiliki terapi mandi tradisional khas yang dikenal sebagai Jikan-yu. Metode ini dilakukan dengan berendam sebentar di air panas bersuhu sangat tinggi untuk memaksimalkan khasiat terapeutiknya. Alih-alih langsung masuk ke bak mandi, para peserta terlebih dahulu menyesuaikan suhu air melalui yumomi, membiasakan tubuh dengan menyiramkan air menggunakan gayung, lalu masuk ke dalam bak mengikuti aba-aba yu-cho, atau pemimpin pemandian. Yumomi adalah teknik tradisional mengaduk air bersuhu mendekati 50 derajat dengan papan kayu besar untuk menurunkan suhunya tanpa menambahkan air. Dengan demikian, peserta dapat menyesuaikan tubuh tanpa mengencerkan khasiat air panas tersebut.
Saat ini, fasilitas di belakang Chiyo-no-yu terutama dikenal sebagai tempat wisatawan mencoba Jikan-yu. Berbeda dari pertunjukan yumomi yang dirancang untuk wisatawan, pengalaman mandi Jikan-yu yang sebenarnya memberikan kesempatan berharga untuk merasakan bentuk budaya mandi tradisional Kusatsu yang lebih autentik.
- Jam operasional: Diadakan 4 kali sehari pada pukul 9:00, 11:00, 14:00, dan 17:00 (informasi berlaku pada 2012; periksa situs web resmi karena informasi dapat berubah pada 2026).
- Biaya: 560円 per sesi (informasi berlaku pada 2012; periksa situs web resmi karena informasi dapat berubah pada 2026).
- Akses: Terletak di belakang pemandian umum “Chiyo-no-yu.” Sekitar 10 menit berjalan kaki dari Kusatsu Onsen Bus Terminal.
- Tips dan perhatian:
- Menghadapi panas: Air Kusatsu sangat panas. Jangan pernah langsung masuk ke dalam bak; selalu lakukan kakeyu, yaitu menyiramkan air ke tubuh terlebih dahulu agar tubuh terbiasa.
- Jaga hidrasi: Pastikan minum banyak air sebelum dan sesudah mandi.
- Jangan berlebihan: Jika baru pertama kali mencoba Jikan-yu, mulailah dengan berendam singkat sekitar 5~10 menit dan nikmati sesuai kondisi tubuh. Berendam terlalu lama dapat membebani tubuh.
- Etika: Pemandian umum juga digunakan oleh penduduk setempat. Ikuti etika dasar, seperti menyapa orang lain, menjaga volume suara, dan tidak mandi setelah minum alkohol, agar semua orang dapat menggunakan fasilitas dengan nyaman.
Menikmati Kuliner Lokal di Sekitar Kusatsu Onsen: Dari Jajanan Jalanan hingga Hidangan Khas Daerah
Pesona Kusatsu Onsen jauh melampaui pemandian air panasnya. Di sekitar Yubatake, Anda dapat menemukan berbagai pilihan, mulai dari jajanan yang cocok dinikmati sambil berjalan hingga hidangan khas daerah yang dibuat dengan bahan-bahan lokal.
Jajanan Jalanan
- Onsen manju: Camilan khas Kusatsu yang wajib dicoba. Banyak toko yang telah berdiri sejak lama, termasuk “Matsumura Manju” dan “Honke Chichiya,” berjajar di jalanan sekitar Yubatake. Manju yang baru dikukus dan masih mengepul sangat direkomendasikan.
- Kusatsu Onsen Pudding: Puding yang dijual di “Kusatsu Tamago Farm,” tepat di depan Yubatake, populer berkat rasanya yang kaya.
- Hana-ingen amanatto: Kacang manis yang dibuat dari hana-ingen, bahan khas Gunma, merupakan produk andalan “Kusatsu Kasho Seigetsudo.” Camilan ini memiliki rasa manis yang lembut serta tekstur yang besar dan empuk.
- Yaki manju: Makanan khas Gunma, yaki manju, dapat dinikmati di tempat-tempat seperti “ELF Kusatsu Onsen Yaki Manju.” Saus miso manis-gurihnya sangat menggugah selera.
- Nure-okaki: Di “Okaki-dokoro Terakoya Honpo Kusatsu Store,” Anda dapat menikmati kerupuk beras buatan tangan yang baru dipanggang. Nure-okaki yang disajikan dengan tusuk sangat cocok disantap sambil berjalan-jalan.
Kuliner Daerah dan Restoran
Kota onsen ini juga memiliki banyak restoran yang menyajikan hidangan berbahan lokal. Anda dapat menikmati hidangan berbahan daging sapi Joshu, ikan sungai panggang garam, udon, dan banyak lagi. Pada malam hari, sangat direkomendasikan untuk bersantai di kafe pemandian kaki sambil mengagumi cahaya Yubatake—atau menikmati minuman di izakaya setempat.
- Anggaran: Jajanan jalanan mulai dari beberapa ratus yen per porsi. Untuk makan di restoran, siapkan sekitar 1,000円~3,000円 per orang.
- Catatan: Jam buka berbeda-beda menurut tempatnya, jadi sebaiknya periksa terlebih dahulu. Perlu diketahui bahwa banyak toko tutup setelah malam tiba.
Rekomendasi Tempat Menginap di Kusatsu Onsen dan Cara Memilihnya
Kusatsu Onsen menawarkan beragam akomodasi, mulai dari ryokan tradisional yang telah lama berdiri dan hotel modern hingga penginapan onsen terpencil. Pilihlah tempat yang paling sesuai dengan tujuan dan anggaran perjalanan Anda.
Contoh Akomodasi yang Direkomendasikan
- Hotel Ichii: Ryokan yang telah lama berdiri dan terletak tepat di depan Yubatake. Tamu dapat menikmati air dari 2 sumber: sumber Yubatake dan sumber Bandaiko.
- Kusatsu Onsen Naraya: Penginapan bersejarah yang didirikan pada 1877, dikenal sebagai tempat menginap seorang yu-mori, atau penjaga mata air panas, yang merawat sumber tertua Kusatsu, yaitu sumber Shirahata. Lokasinya juga dekat dengan Yubatake, sehingga ideal untuk menikmati suasana kota onsen tradisional.
- Hotel Sakurai: Resor onsen besar dengan akses yang mudah, terletak sekitar 9 menit berjalan kaki dari Yubatake. Daya tariknya antara lain salah satu pemandian umum terbesar di Kusatsu, yang dialiri air dari 3 sumber mata air tanpa penambahan air. Pertunjukan yumomi dan Sakura Taiko juga diadakan pada malam hari.
- La Vista Kusatsu Hills (Kyoritsu Resort): Hotel resor bergaya Barat yang berdiri di dataran tinggi dan menghadap kota onsen Kusatsu, terkenal karena pemandangannya. Setiap kamar memiliki pemandian terbuka pribadi yang dialiri air panas alami.
- KAI Kusatsu: Ryokan onsen yang dijadwalkan dibuka pada 2026年6月7日 oleh Hoshino Resorts. Konsepnya adalah menawarkan suasana kota onsen yang semarak sekaligus ketenangan penginapan, yang terhubung melalui terowongan eksklusif bagi tamu dan langsung menuju kota onsen Kusatsu.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Akomodasi
- Lokasi: Jika ingin berjalan-jalan dan mencicipi makanan di sekitar Yubatake, penginapan yang dekat dengan Yubatake akan lebih praktis. Jika menginginkan suasana yang lebih tenang, akomodasi di dataran tinggi yang sedikit lebih jauh dapat menjadi pilihan yang baik.
- Sumber air panas: Kusatsu Onsen memiliki banyak sumber mata air, dan sumber yang digunakan berbeda-beda di setiap akomodasi. Jika Anda memiliki preferensi terhadap sumber tertentu, periksalah terlebih dahulu.
- Fasilitas: Pastikan akomodasi menyediakan fasilitas dan layanan yang Anda inginkan, seperti kamar dengan pemandian terbuka, pemandian privat, perawatan spa, serta gaya bersantap pilihan Anda, misalnya hidangan kaiseki atau prasmanan.
- Anggaran: Harga akomodasi sangat bervariasi tergantung musim, paket, dan tipe kamar. Kisaran sekitar 15,000円~30,000円 per orang per malam cukup umum, meskipun pada periode tertentu tersedia tarif di kisaran 10,000円, sementara akomodasi mewah dapat berharga lebih mahal.
Rencana Perjalanan Kusatsu Onsen yang Disarankan: Setengah Hari dan Seharian
Karena tempat-tempat utama Kusatsu Onsen terkonsentrasi di kota onsen yang kompak, Anda tetap dapat menikmati banyak hal meskipun hanya memiliki waktu setengah hari. Berikut contoh rencana perjalanan untuk merasakan yang terbaik dari Kusatsu secara efisien.
Rencana Setengah Hari (Tiba Siang Hari dan Tinggal hingga Makan Malam)
- 13:00 Tiba di JR Naganohara-Kusatsuguchi Station → Naik bus menuju Kusatsu Onsen Bus Terminal
- Dari kawasan Tokyo, naik kereta limited express JR “Kusatsu-Shima” menuju Naganohara-Kusatsuguchi Station (sekitar 2 setengah jam).
- Dari depan stasiun, naik bus JR menuju Kusatsu Onsen Bus Terminal (sekitar 25 menit, tarif 710円).
- 14:00 Tiba di Kusatsu Onsen Bus Terminal → Menuju Yubatake
- Yubatake berjarak sekitar 5 menit berjalan kaki dari terminal bus. Mulailah dengan menikmati pemandangannya yang dramatis.
- 14:30 Mencicipi makanan dan menjelajahi area sekitar Yubatake
- Jelajahi toko suvenir di sekitar Yubatake sambil menikmati onsen manju, puding Kusatsu Onsen, dan camilan lainnya.
- Cobalah air panas Kusatsu di pemandian tangan dan pemandian kaki di sekitar Yubatake.
- 15:30 Menonton pertunjukan “Yumomi and Dance” di Netsu-no-yu
- Saksikan pertunjukan yumomi, salah satu pertunjukan budaya tradisional Kusatsu. Pemandangan air yang diaduk dengan penuh tenaga pasti mengesankan.
- Jam pertunjukan: 9:30, 10:00, 10:30, 15:30, 16:00, 16:30 (6 pertunjukan per hari).
- Tiket masuk: Dewasa 700円, siswa sekolah dasar 350円.
- 16:30 Menjelajahi Sainokawara Park
- Berjalan sekitar 10 menit dari Yubatake menuju Sainokawara Park. Taman indah yang dilalui Sungai Yukawa ini memiliki air panas alami yang muncul di berbagai tempat.
- 17:30 Check-in di akomodasi
- Berjalanlah menuju akomodasi sambil menikmati suasana kota onsen.
Rencana Seharian (Dari Pagi hingga Malam)
- 9:00 Tiba di Kusatsu Onsen Bus Terminal → Menuju Yubatake
- Seperti pada rencana setengah hari, berjalanlah menuju Yubatake dan awali kunjungan dengan menikmati uap pagi hari.
- 9:30 Menonton pertunjukan “Yumomi and Dance” di Netsu-no-yu
- Saksikan pertunjukan pagi dan rasakan budaya Kusatsu.
- 10:30 Mencicipi makanan dan mencari suvenir di sekitar Yubatake
- Pilih suvenir sambil menikmati camilan lokal seperti onsen manju, puding, dan hana-ingen amanatto.
- 11:30 Sainokawara Park dan Sainokawara Open-Air Bath
- Jelajahi taman yang luas dan nikmati pemandangan air panas alami yang mengalir di dalamnya.
- Rasakan berendam di pemandian terbuka Sainokawara Open-Air Bath, salah satu pemandian luar ruangan terbesar di Jepang.
- Jam operasional: 7:00~20:00 (mulai 9:00 selama musim dingin).
- Biaya: Dewasa 600円, anak-anak 300円 (informasi per Februari 2023).
- Akses: Sekitar 15 menit berjalan kaki dari Yubatake.
- 13:30 Makan siang
- Nikmati hidangan berbahan lokal di salah satu restoran di kota onsen.
- 14:30 Mengunjungi pemandian umum atau mencoba Jikan-yu
- Kusatsu memiliki beberapa pemandian umum gratis, termasuk “Shirahata-no-yu,” “Chiyo-no-yu,” dan “Jizo-no-yu.” Kualitas airnya dapat berbeda dari satu pemandian ke pemandian lainnya, sehingga mengunjungi beberapa tempat bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan.
- Anda juga dapat mencoba Jikan-yu untuk merasakan budaya mandi khas Kusatsu secara lebih autentik.
- 16:00 Beristirahat di kafe sekitar Yubatake
- Beristirahatlah di kafe pemandian kaki atau tempat serupa sambil mengenang pengalaman perjalanan Anda.
- 17:00 Memulai perjalanan pulang dari Kusatsu Onsen Bus Terminal
- Naik bus menuju Naganohara-Kusatsuguchi Station, lalu lanjutkan perjalanan menuju Tokyo dengan kereta limited express atau bus jalan tol.
Tips, Perhatian, dan Etika untuk Perjalanan Kusatsu Onsen yang Lancar
Berikut beberapa tips, hal yang perlu diperhatikan, dan etika onsen yang berguna agar Anda dapat menikmati Kusatsu Onsen dengan nyaman.
Tips Menghindari Masalah
- Kumpulkan informasi terlebih dahulu: Jam operasional, harga, dan pilihan transportasi dapat berubah. Dengan mengingat keterangan “per 2026” dan “periksa situs web resmi,” pastikan Anda mengonfirmasi informasi terbaru sebelum bepergian.
- Pakaian: Karena Kusatsu berada di dataran tinggi, iklimnya sejuk sepanjang tahun. Suhu dapat terasa sangat dingin pada pagi dan malam hari atau saat cuaca buruk, jadi membawa lapisan pakaian tambahan tetap disarankan meskipun pada musim panas. Kenakan pakaian hangat agar tubuh tidak kedinginan setelah mandi. Bawahan yang mudah digulung hingga lutut juga praktis saat menggunakan pemandian kaki.
- Memilih transportasi: Dari Tokyo, bus jalan tol praktis dan ekonomis karena tidak memerlukan transfer (sekitar 4,000円 sekali jalan, dengan waktu tempuh sekitar 4~5 jam). Jika bepergian dengan kereta, kereta limited express JR “Kusatsu-Shima” membutuhkan waktu sekitar 2 setengah jam menuju Naganohara-Kusatsuguchi Station, kemudian dilanjutkan dengan transfer bus (sekitar 25 menit).
- Pesan akomodasi lebih awal: Permintaan sangat tinggi terutama pada akhir pekan, libur panjang, serta musim dedaunan musim gugur dan salju, jadi pemesanan lebih awal sangat disarankan.
Perhatian dan Etika
- Etika mandi di onsen:
- Bilas tubuh sebelum masuk: Air Kusatsu sangat panas, jadi selalu siram tubuh dengan air terlebih dahulu agar tubuh terbiasa.
- Hindari berendam terlalu lama: Sekitar 3 kali mandi per hari umumnya dianggap sebagai panduan. Berendam terlalu lama dapat membebani tubuh.
- Jaga hidrasi: Minum banyak air sebelum dan sesudah mandi untuk membantu mencegah dehidrasi.
- Mandi setelah minum alkohol: Hindari mandi setelah mengonsumsi alkohol karena perubahan tekanan darah dan risiko jatuh dapat berbahaya.
- Membilas tubuh setelah mandi: Konon, membiarkan mineral air panas tetap menempel di kulit dapat meningkatkan khasiatnya. Namun, belerang dapat menempel pada pakaian dan berpotensi menyebabkan perubahan warna atau kerusakan, jadi berhati-hatilah saat mengenakan yukata atau pakaian lainnya.
- Menggunakan pemandian umum:
- Pemandian umum terutama ditujukan bagi penduduk setempat. Wisatawan juga boleh menggunakannya, tetapi ingat bahwa penduduk setempat memiliki prioritas dan berikan kesempatan secara bergiliran.
- Hindari membawa barang berharga, membuat suara berisik, atau berjalan-jalan tanpa busana, dan selalu bersikap sewajarnya.
- Memilah sampah: Bantu menjaga kebersihan kota onsen dengan memilah dan membuang sampah pada tempatnya.
Menikmati Kusatsu Onsen Sepanjang Musim dan Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Kusatsu Onsen menawarkan daya tarik yang berbeda di setiap musim, sehingga menyenangkan untuk dikunjungi sepanjang tahun.
- Musim semi (April~May):
- Saat salju mencair, pepohonan mulai menghijau dan menciptakan musim yang penuh vitalitas.
- Di “Zazenso Park,” tanaman skunk cabbage berada pada kondisi terbaik dari akhir Maret hingga awal April.
- Anda dapat menikmati aktivitas di tengah salju yang masih tersisa, termasuk acara “Snow Corridor Walking” dan “Tour de Kusatsu” di sepanjang “Shiga-Kusatsu Kogen Route.”
- Pada awal Mei, festival bunga “Hana Matsuri” diadakan di Kuil Kosenji, menghidupkan suasana dengan kios makanan dan atraksi lainnya.
- Musim panas (June~August):
- Berkat lokasinya yang berada di dataran tinggi, Kusatsu populer sebagai tempat berlibur musim panas yang relatif sejuk dan nyaman.
- Pada June 1, festival tradisional “Himuro Festival,” yang diadakan untuk mendoakan kebebasan dari penyakit, diselenggarakan.
- Dari July~August, bunga lili Nikko kisuge bermekaran di “Lake Nozori,” sementara bunga komakusa mekar di Mt. Shirane, menawarkan keindahan flora alpin.
- “Shirane Shrine Festival” diadakan pada July 17 dan 18, dengan mikoshi, kuil portabel, diarak melewati kota onsen.
- Dari August 1~3, “Kusatsu Onsen Thanksgiving Festival,” sebagai ungkapan syukur atas mata air panas, diadakan terutama di Yubatake Square. Ini merupakan periode tersibuk sepanjang tahun.
- Pada August, “Kusatsu Summer International Music Academy & Festival” diselenggarakan, menghadirkan konser musik klasik.
- Musim gugur (September~November):
- Inilah musim dengan dedaunan musim gugur yang indah, ketika seluruh kota onsen diselimuti warna-warni cemerlang.
- Acara musiman mencakup pengalaman memanen bunga air panas dan sesi mengamati bintang.
- Pemandangan uap yang membubung dari Yubatake di tengah udara musim gugur yang jernih sangat spektakuler.
- Musim dingin (December~March):
- Inilah musim ketika kontras antara lanskap bersalju dan uap yang mengepul terlihat paling indah.
- Cahaya dari Yubatake memantul di atas salju, menciptakan suasana magis.
- Di “Kusatsu Onsen Ski Resort,” pengunjung dapat menikmati ski dan snowboarding, sementara aktivitas seperti “Winter Forest Watching” dengan sepatu salju juga populer.
- Berbagai acara yang mencerahkan malam musim dingin, termasuk “Yubatake Candle ‘Yume no Akari,’” juga diselenggarakan.
Waktu terbaik untuk berkunjung: Setiap musim memiliki daya tariknya sendiri, tetapi “dedaunan musim gugur” dan “pemandangan salju musim dingin” khususnya dapat dianggap sebagai waktu terbaik untuk merasakan atmosfer khas Kusatsu Onsen. Jika ingin menghindari keramaian dan menikmati kunjungan yang lebih santai, hari kerja pada musim semi atau awal musim panas juga direkomendasikan.
Ringkasan: Poin-Poin Penting
- Kusatsu Onsen merupakan resor pemandian air panas yang sangat asam dan terkenal, dengan debit mata air alami tertinggi di Jepang serta beragam khasiat terapeutik.
- Suasana Yubatake yang semarak pada siang hari dan pemandangannya yang magis saat diterangi pada malam hari merupakan daya tarik yang wajib dilihat.
- Rasakan budaya tradisional melalui pertunjukan “Yumomi and Dance,” dan jika memungkinkan, cobalah Jikan-yu untuk pengalaman mandi yang lebih autentik.
- Jajanan di sekitar Yubatake, termasuk onsen manju, puding Kusatsu Onsen, dan hana-ingen amanatto, merupakan salah satu kenikmatan utama dalam perjalanan.
- Saat memilih akomodasi, pertimbangkan lokasi, sumber air panas, fasilitas, dan anggaran, lalu lakukan pemesanan lebih awal. “KAI Kusatsu” khususnya dijadwalkan dibuka pada 2026年6月7日 dan tengah menarik perhatian.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
T. Apa cara terbaik untuk pergi ke Kusatsu Onsen?
J. Dari kawasan Tokyo, bus jalan tol praktis karena tidak memerlukan transfer. Bus langsung beroperasi dari Shinjuku, Tokyo Station, dan lokasi lainnya menuju Kusatsu Onsen Bus Terminal, dengan waktu tempuh sekitar 4~5 jam dan biaya sekitar 4,000円. Jika menggunakan kereta, naik kereta limited express “Kusatsu-Shima” dari JR Ueno Station menuju Naganohara-Kusatsuguchi Station, dengan waktu tempuh sekitar 2 setengah jam, lalu transfer ke bus JR selama sekitar 25 menit.
T. Penerangan Yubatake berlangsung sampai jam berapa?
J. Penerangan Yubatake berlangsung dari matahari terbenam hingga 24:00. Pada malam hari, Yubatake menghadirkan suasana magis yang berbeda dari pemandangan siang hari.
T. Apakah saya dapat mencoba yumomi di Kusatsu Onsen?
J. Anda dapat menonton pertunjukan “Yumomi and Dance” di Netsu-no-yu, yang berada di sebelah Yubatake. Pertunjukan ini dirancang untuk wisatawan dan digelar 6 kali sehari. Di fasilitas belakang pemandian umum “Chiyo-no-yu,” Anda mungkin juga dapat mengalami yumomi sebagai bagian dari pengalaman mandi Jikan-yu yang lebih autentik (informasi berlaku pada 2012; periksa situs web resmi karena informasi dapat berubah pada 2026).
T. Apakah wisatawan boleh menggunakan pemandian umum di Kusatsu Onsen?
J. Ya, beberapa pemandian umum terbuka untuk wisatawan, termasuk “Shirahata-no-yu,” “Chiyo-no-yu,” dan “Jizo-no-yu.” Namun, fasilitas ini awalnya dibuat untuk penduduk setempat, jadi pengunjung harus mengingat bahwa penduduk memiliki prioritas dan tetap mengikuti etika yang berlaku.
T. Kapan musim terbaik untuk mengunjungi Kusatsu Onsen?
J. Kusatsu Onsen menawarkan sesuatu untuk dinikmati di setiap musim, tetapi dedaunan musim gugur dan pemandangan salju musim dingin sangat indah, semakin menawan dengan uap yang mengepul, sehingga menjadi waktu yang ideal untuk berkunjung. Jika ingin menghindari keramaian, hari kerja pada musim semi atau awal musim panas juga direkomendasikan.
Komentar
Belum ada ulasan — jadilah yang pertama!
Artikel lain di wilayah ini — Lainnya
Lihat semua →
Penjemputan Bandara dengan Alphard dari Haneda atau Narita
8 min · tips

Perjalanan Rombongan Melihat Daun Musim Gugur dengan Bus Sewa di Jepang
9 min · tips

Fitur Bus Pariwisata Jepang: Wi-Fi, Karaoke, Toilet, dan Lainnya
9 min · tips

Harga Sewa Minibus 29 Kursi di Jepang: Apa yang Perlu Diperkirakan
8 min · tips