
Bepergian dari Tokyo ke Karuizawa dengan Kereta dan Bus Saat Musim Gugur
Dengan Shinkansen, perjalanan hanya memakan waktu sedikit lebih dari satu jam. Namun, mana yang sebaiknya dipilih: Tokyo Wide Pass, tiket satuan, atau bus ekspres? Plus tips memesan kursi dan berkeliling dengan sepeda.
12 Agu 2026·✍️ olablog·⏱ 16 menit baca
Dengan Shinkansen, perjalanan hanya memakan waktu sedikit lebih dari satu jam. Namun, mana yang sebaiknya dipilih: Tokyo Wide Pass, tiket satuan, atau bus ekspres? Plus tips memesan kursi dan berkeliling dengan sepeda.
Ketuk wilayah untuk melihat artikel
Saat orang menyebut Karuizawa, banyak warga Jepang yang sudah lama tinggal di sana langsung membayangkan perjalanan berkelok di jalan yang diapit pepohonan—dan ya, kami pernah menulis artikel lengkap tentang berkendara mengelilingi dataran tinggi ini. Namun, ada satu fakta yang belum disadari semua orang: Karuizawa adalah salah satu dari sangat sedikit destinasi untuk menikmati pemandangan daun musim gugur di “hutan pegunungan sungguhan” yang bisa dikunjungi tanpa mobil. Kota ini berada tepat di jalur Hokuriku Shinkansen, kereta dari Tokyo hanya membutuhkan waktu sedikit lebih dari satu jam, dan Stasiun Karuizawa berada persis di dekat pusat kota—bukan tempat di mana Anda turun dari kereta lalu masih harus naik taksi selama 40 menit, seperti yang terjadi di banyak destinasi lain.
Musim gugur—biasanya dari pertengahan Oktober hingga awal November—juga merupakan waktu ketika keunggulan transportasi umum benar-benar terasa. Pada akhir pekan tersibuk, jalan-jalan di sekitar interchange Usui-Karuizawa dan mal outlet yang terkenal itu biasanya macet parah, dengan mobil bergerak perlahan sementara Shinkansen terus tiba tepat sesuai jadwal. Selain itu, pada musim ini Anda mungkin ingin menikmati sedikit wine Nagano atau craft beer Karuizawa saat makan siang—sesuatu yang tidak boleh dilakukan oleh pengemudi.
Artikel ini melengkapi bagian yang belum dibahas dalam panduan self-drive kami sebelumnya: cara mengunjungi Karuizawa pada musim gugur dengan cerdas menggunakan kereta dan bus, kapan sebaiknya membeli tiket satuan atau JR Tokyo Wide Pass, kapan bus ekspres layak dipilih, cara mendapatkan kursi pada akhir pekan tersibuk, serta cara berkeliling setelah tiba. Jika Anda orang Vietnam yang tinggal di Tokyo dan ingin melakukan perjalanan sehari, atau sedang merencanakan kunjungan musim gugur untuk orang tua, panduan ini akan memberi semua informasi yang Anda perlukan untuk segera memesan tiket.
Mengapa Sebaiknya Meninggalkan Mobil di Rumah Saat Musim Gugur
Karuizawa berada di ketinggian sekitar 1.000 meter. Iklimnya yang sejuk membuat daun-daun berubah warna satu bulan lebih awal dibandingkan Tokyo. Dan justru karena reputasinya sebagai “resor kelas atas yang hanya berjarak satu jam dari Tokyo dengan kereta”, seluruh kota dapat berubah menjadi satu lahan parkir raksasa pada akhir pekan musim gugur. Berikut beberapa alasan mengapa saya sangat menyarankan naik kereta pada musim ini:
- Kemacetan hampir pasti terjadi pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional menjelang akhir Oktober. Ruas jalan dari Joshin-etsu Expressway menuju kota, serta area di sekitar Karuizawa Prince Shopping Plaza, sering kali mengalami antrean panjang.
- Tempat parkir di sekitar Kyu-Karuizawa dan Lake Kumoba terbatas dan cepat penuh, sementara harganya juga naik selama musim ramai.
- Shinkansen berjalan sangat tepat waktu, dan ada kepuasan tersendiri ketika berada di Tokyo pada pukul 9 pagi lalu berdiri di antara dedaunan keemasan sesaat setelah pukul 10 pagi.
- Kota ini kompak dan relatif datar, sehingga sangat cocok dijelajahi dengan sepeda dan berjalan kaki—berbeda dari daerah pegunungan yang hampir selalu membutuhkan mobil.
Tentu saja, jika Anda bepergian dalam rombongan besar dan membawa anak kecil, atau ingin memutar ke Kusatsu Onsen maupun menjelajah lebih jauh ke pegunungan, mobil tetap merupakan pilihan yang masuk akal—dalam hal ini, silakan membaca artikel self-drive OlaChill. Namun, jika Karuizawa dan area sekitarnya adalah satu-satunya tujuan Anda, kereta jelas menjadi pilihan terbaik.
Hokuriku Shinkansen dari Tokyo/Ueno: Lebih Cepat dari yang Anda Bayangkan
Kereta Mana yang Berhenti di Karuizawa
Ada beberapa jenis kereta di Hokuriku Shinkansen, dan inilah yang sering membingungkan wisatawan yang baru pertama kali bepergian:
- Asama: Pilihan ideal bagi wisatawan yang menuju Karuizawa. Semua layanan Asama berhenti di Stasiun Karuizawa, dan kereta beroperasi cukup sering—jika Anda menuju stasiun, hampir selalu ada kereta yang berangkat dalam waktu 30–60 menit.
- Hakutaka: Sebagian besar layanannya juga berhenti di Karuizawa, tetapi tidak semuanya—periksa papan keberangkatan atau aplikasi sebelum naik.
- Kagayaki: Kereta tercepat di jalur ini, melaju langsung ke Nagano dan Kanazawa tanpa berhenti di Karuizawa. Jika salah naik, Anda akan menikmati “wisata Nagano” yang tidak direncanakan.
Perjalanan dari Stasiun Tokyo ke Karuizawa memakan waktu sekitar 60–70 menit, tergantung layanannya, sedangkan berangkat dari Ueno sekitar 5 menit lebih cepat. Itu bahkan lebih singkat daripada waktu perjalanan harian banyak orang di dalam Tokyo sendiri.
Stasiun Mana yang Paling Praktis?
- Stasiun Tokyo: Praktis jika Anda menginap di sekitar Marunouchi atau Ginza, atau bepergian dari sisi timur Yamanote Line. Karena merupakan stasiun awal, Anda lebih mudah mendapatkan ruang untuk bagasi, dan penumpang yang menggunakan kursi tanpa reservasi memiliki peluang terbaik untuk mendapatkan tempat duduk.
- Stasiun Ueno: Sangat membantu bagi mereka yang tinggal di Tokyo bagian utara (Nippori, Tabata, Adachi, Kita, dan sekitarnya). Peron Shinkansen di Ueno berada jauh di bawah tanah, jadi sisihkan tambahan waktu 10 menit untuk melewati stasiun.
- Stasiun Omiya: Jika Anda berada di Saitama, tidak perlu memutar ke Tokyo—semua layanan Asama berhenti di Omiya.
Sedikit tips bagi wisatawan yang menggunakan kursi tanpa reservasi: karena kereta berangkat dari Stasiun Tokyo, Anda hampir pasti bisa mendapatkan tempat duduk jika naik dari sana. Jika naik dari Ueno atau Omiya pada Sabtu pagi selama musim gugur, bersiaplah untuk kemungkinan harus berdiri.
Tiket Satuan, JR Tokyo Wide Pass, atau Bus Ekspres—Mana yang Terbaik?
Inilah bagian yang paling terasa bagi dompet, dan jawabannya bergantung pada rencana perjalanan Anda. Angka-angka di bawah hanya sebagai referensi; tarif dapat berubah, jadi periksa situs resmi JR East sebelum bepergian.
Tiket Shinkansen Satuan
Tiket sekali jalan Tokyo–Karuizawa, termasuk tarif dasar dan biaya tambahan Shinkansen, berharga sekitar 5.500–6.000 yen, tergantung apakah Anda memilih kursi tanpa reservasi atau kursi reservasi. Pulang-pergi membutuhkan sekitar 11.000–12.000 yen per orang. Harganya mungkin terdengar mahal untuk perjalanan sehari, tetapi sebagai gantinya Anda mendapatkan fleksibilitas penuh: bepergian kapan saja tanpa batasan.
Tips menghemat untuk tiket satuan: pesan melalui Eki-net, layanan tiket online JR East. Layanan ini sesekali menawarkan tarif diskon dalam jumlah terbatas untuk Hokuriku Shinkansen. Penghematannya bisa cukup besar jika memesan lebih awal, tetapi jumlah kursinya terbatas dan ketentuan perubahan serta pengembalian dana lebih ketat, jadi baca syaratnya dengan teliti sebelum membeli.
JR Tokyo Wide Pass—“Senjata Rahasia” bagi Pemegang Paspor Asing
Berikut hal yang belum diketahui banyak warga Vietnam di Jepang: JR Tokyo Wide Pass bukan hanya untuk wisatawan; warga asing yang tinggal di Jepang juga dapat membelinya, selama menggunakan paspor selain paspor Jepang. Pass ini berharga sekitar 15.000 yen, berlaku selama 3 hari berturut-turut, dan menyediakan perjalanan tanpa batas dengan kereta JR East di seluruh area Kanto yang lebih luas—termasuk jalur Hokuriku Shinkansen dari Tokyo ke Sakudaira, yang sepenuhnya mencakup Karuizawa.
Perhitungannya sederhana: tiket satuan pulang-pergi dari Tokyo ke Karuizawa saja sudah hampir mencapai 11.000–12.000 yen. Jika Anda menambahkan perjalanan lain selama 3 hari tersebut—misalnya perjalanan melihat dedaunan musim gugur ke Nikko pada hari berikutnya, atau perjalanan ke Kawaguchiko dengan kereta Fuji Excursion yang juga tercakup—Tokyo Wide Pass menawarkan nilai yang sangat baik. Namun, jika Karuizawa adalah satu-satunya tujuan pulang-pergi Anda, tiket satuan tetap lebih murah.
Beberapa hal yang perlu diingat tentang pass ini:
- Tiga hari tersebut harus berturut-turut; tidak dapat dipisah-pisah.
- Pemesanan kursi reservasi gratis dan tidak terbatas—cukup gunakan mesin tiket yang memiliki fungsi reservasi kursi atau kunjungi loket tiket JR. Pada musim ramai, inilah keunggulan terbesar pass tersebut: Anda dapat memesan kursi sesering yang diperlukan tanpa biaya tambahan.
- Pass ini tidak dapat digunakan pada layanan limited tertentu, tetapi untuk rute Karuizawa, Asama dan Hakutaka sudah lebih dari cukup.
- Belilah di JR East Travel Service Center atau mesin tiket khusus pass di stasiun-stasiun besar; jangan lupa membawa paspor.
Bagi keluarga yang orang tuanya berkunjung dari Vietnam pada musim gugur, kombinasi klasiknya adalah: hari 1 di Nikko, hari 2 beristirahat atau menjelajahi Tokyo, dan hari 3 di Karuizawa—satu pass yang mencakup dua destinasi terbaik untuk melihat daun musim gugur di Kanto.
Bus Ekspres: Lambat tetapi Murah
Bus ekspres berangkat langsung ke Karuizawa dari Ikebukuro dan beberapa lokasi lain di Tokyo. Tarifnya hanya sekitar 2.000–3.000 yen sekali jalan, kurang dari setengah harga kereta. Imbalannya adalah perjalanan sekitar 3 jam saat lalu lintas lancar—dan pada akhir pekan musim gugur, “lalu lintas lancar” adalah asumsi yang cukup optimistis. Bus dapat tiba terlambat satu jam penuh jika terjadi kemacetan di jalan-jalan pegunungan.
Siapa yang cocok menggunakan bus?
- Wisatawan yang menginap di Karuizawa selama 1–2 malam, tidak terburu-buru, dan ingin menekan biaya.
- Orang-orang yang bepergian pada hari kerja, ketika jalanan jauh lebih lengang.
- Pelajar dan pendatang baru yang masih memiliki anggaran terbatas—selisih biaya pulang-pergi sebesar 6.000–7.000 yen cukup untuk membayar makan malam yang sangat lezat.
Namun, jika Anda melakukan perjalanan sehari pada Sabtu di musim ramai, saran jujur saya: jangan mencoba menghemat biaya dengan memilih bus. Terjebak dalam kemacetan selama 2 jam sekali jalan berarti kehilangan setengah hari yang seharusnya dapat digunakan untuk menikmati dedaunan musim gugur.
Perbandingan Singkat
| Pilihan | Biaya pulang-pergi (perkiraan) | Waktu perjalanan sekali jalan | Cocok untuk |
|---|---|---|---|
| Tiket Shinkansen satuan | sekitar 11.000–12.000 yen | 60–70 menit | Perjalanan sehari yang hanya berfokus pada Karuizawa |
| JR Tokyo Wide Pass | sekitar 15.000 yen / 3 hari | 60–70 menit | Menggabungkan Nikko, Kawaguchiko, dan destinasi lain dalam 3 hari |
| Bus ekspres | sekitar 4.000–6.000 yen | sekitar 3 jam (sering terlambat) | Menginap semalam, perjalanan hari kerja, anggaran terbatas |
Tips Memesan Kursi pada Akhir Pekan Tersibuk
Akhir pekan dari pertengahan Oktober hingga awal November adalah “musim panen” untuk rute ini: warga Tokyo yang ingin melihat dedaunan, berbelanja di outlet, dan bermain golf menumpuk di beberapa kereta yang sama. Berikut pelajaran yang saya dapatkan dari pengalaman:
- Pesan kursi untuk perjalanan pergi segera setelah reservasi dibuka. Kursi Shinkansen mulai dijual 1 bulan sebelumnya pada pukul 10 pagi waktu Jepang. Pada Sabtu cerah menjelang akhir Oktober, kursi reservasi di kereta yang berangkat pukul 8–9 pagi cepat habis. Memesan secara online melalui Eki-net adalah cara termudah, dan Anda dapat memilih kursi langsung dari denah tempat duduk.
- Perjalanan pulang adalah tantangan sebenarnya. Semua orang ingin kembali ke Tokyo antara pukul 16–18 pada hari Minggu, sehingga kereta pada rentang waktu tersebut paling cepat habis. Jika menggunakan Tokyo Wide Pass, hal pertama yang harus dilakukan setelah tiba di Stasiun Karuizawa adalah berhenti di mesin tiket dan segera memesan kursi pulang sebelum melanjutkan perjalanan.
- Atur ulang waktu perjalanan: pulang sebelum pukul 15, atau makan malam di Karuizawa lalu naik kereta setelah pukul 19. Malam musim gugur di kota ini terasa sejuk dan segar; menikmati semangkuk soba hangat sebelum naik kereta yang tenang jauh lebih menyenangkan daripada berdesakan di layanan pukul 17:00.
- Kursi tanpa reservasi dapat menjadi rencana cadangan jika Anda naik dari Stasiun Tokyo, stasiun awal jalur ini. Mengantre 15–20 menit sebelum keberangkatan biasanya cukup untuk mendapatkan kursi. Namun, pada kereta Minggu malam dari Karuizawa menuju Tokyo, antrean kursi tanpa reservasi bisa begitu panjang sehingga Anda mungkin harus berdiri sepanjang perjalanan satu jam—hal yang sebaiknya dihindari jika bepergian bersama lansia atau anak kecil.
- Berangkat lebih awal dan pulang lebih larut bukan hanya soal mendapatkan kursi—Lake Kumoba terasa tenang pada pagi hari, saat airnya memantulkan dedaunan merah dengan sangat indah, dan waktu tersebut juga merupakan saat paling sepi dalam sehari.
Setelah Tiba: Berkeliling Karuizawa Tanpa Mobil
Stasiun Karuizawa memiliki dua pintu keluar: Pintu Keluar Utara, menghadap pusat kota tua, dan Pintu Keluar Selatan, yang langsung menuju mal outlet Prince Shopping Plaza. Sebagian besar pilihan transportasi Anda berada di sekitar Pintu Keluar Utara.
Berjalan Kaki dan Menyewa Sepeda di Dekat Stasiun
Karuizawa datar, indah, dan dipenuhi pepohonan—bahkan tidak berlebihan jika menyebutnya sebagai salah satu kota paling menyenangkan di Jepang untuk bersepeda. Di sekitar Pintu Keluar Utara, Anda akan menemukan banyak toko penyewaan sepeda yang menawarkan berbagai pilihan, mulai dari sepeda biasa hingga model dengan bantuan listrik. Tarif sewa dihitung per jam atau per hari, umumnya berkisar dari beberapa ratus hingga lebih dari 1.000 yen per jam, tergantung jenis sepeda, dan model-model populer dapat habis disewa lebih awal pada akhir pekan tersibuk. Beberapa toko mulai tutup secara bertahap menjelang akhir musim gugur, jadi periksa terlebih dahulu jika Anda berkunjung setelah pertengahan November.
Berikut beberapa jarak untuk membantu Anda membayangkan skalanya:
- Lake Kumoba: Sekitar 20–25 menit berjalan kaki atau kira-kira 10 menit dengan sepeda dari stasiun. Ini adalah tempat terbaik di Karuizawa untuk menikmati daun musim gugur—danau tersebut bagaikan cermin yang memantulkan warna merah dan emas hutan.
- Kyu-Karuizawa Ginza Street: Sekitar 2 km dari stasiun, 10 menit dengan sepeda, atau 25–30 menit berjalan kaki. Jalan perbelanjaan bersejarah ini terkenal dengan camilan, roti, dan selai.
- Area Hoshino dan gereja-gereja di hutan: Berjarak lebih jauh dan paling baik dicapai dengan Shinano Railway atau bus, seperti dijelaskan di bawah.
Bersepeda di sini pada musim gugur benar-benar terasa romantis, tetapi ingat bahwa suhu di Karuizawa sekitar 5–6 derajat lebih rendah daripada Tokyo menjelang akhir Oktober. Pagi dan sore hari dapat turun di bawah 10 derajat. Sarung tangan tipis dan jaket windbreaker akan menjadi teman terbaik Anda.
Bus Lokal dari Pintu Keluar Utara
Dua operator utama yang melayani area ini adalah Kusakaru Kotsu dan Seibu Kanko Bus, dengan halte tepat di depan Pintu Keluar Utara:
- Shiraito Falls (Shiraito no Taki): Naik bus Kusakaru Kotsu dengan tujuan Kita-Karuizawa/Kusatsu; perjalanan memakan waktu sekitar 25 menit. Air terjun ramping ini tampak seperti tirai sutra di tengah hutan keemasan. Tidak ada kereta yang mencapai tempat ini, jadi bus atau mobil adalah satu-satunya cara untuk sampai ke sana. Bus dapat ramai pada musim puncak, jadi pilih layanan pagi.
- Area Naka-Karuizawa / Harunire Terrace: Bus tersedia, tetapi Shinano Railway lebih praktis, seperti dijelaskan di bawah.
- Layanan bus tidak sesering di Tokyo—beberapa rute hanya beroperasi satu atau dua kali per jam, atau bahkan lebih jarang. Foto jadwal di halte segera setelah tiba dan catat jadwal bus pulang. Jangan sampai ketinggalan bus terakhir pada sore hari.
- Sebagian besar bus lokal di sini mengharuskan pembayaran saat turun, dan tidak semua kendaraan menerima kartu IC seperti Suica—siapkan uang tunai pecahan kecil untuk berjaga-jaga.
Shinano Railway: Satu Pemberhentian ke Naka-Karuizawa
Dari Stasiun Karuizawa, Shinano Railway lokal berjalan menuju Komoro dan Ueda. Tempuh tepat satu pemberhentian (beberapa menit) menuju Naka-Karuizawa, pintu gerbang menuju Hoshino Area, dengan pertokoan dan restoran di tepi sungai di Harunire Terrace, Karuizawa Kogen Church, serta pemandian air panas Tombo-no-yu. Pada musim gugur, dedaunan di tepi sungai berubah menjadi keemasan yang cemerlang. Duduk di kafe sambil mendengarkan aliran air adalah definisi sempurna dari pengalaman “chill” ala OlaChill.
Satu catatan kecil: ini adalah jalur kereta swasta, jadi pembelian tiket dan penerimaan kartu IC berbeda dari JR. Bawalah uang tunai dan perhatikan petunjuk di stasiun agar aman. JR Tokyo Wide Pass tidak mencakup jalur ini, tetapi tiket jarak pendek hanya berharga beberapa ratus yen.
Rencana Perjalanan Sehari dengan Transportasi Umum
- 07:30–08:00: Naik Asama di Stasiun Tokyo atau Ueno (dengan kursi yang sudah dipesan pada minggu sebelumnya—ingat).
- 09:00–09:15: Tiba di Karuizawa. Jika belum memesan kursi pulang, berhenti di mesin tiket dan lakukan pemesanan, lalu sewa sepeda di Pintu Keluar Utara.
- 09:30: Langsung bersepeda ke Lake Kumoba saat suasana masih tenang, lalu berjalan mengelilingi seluruh danau (sekitar 20–30 menit berjalan kaki).
- 11:00: Pergi ke Kyu-Karuizawa Ginza untuk makan siang lebih awal—soba, roti panggang khas Karuizawa, atau cold cuts dan sosis.
- 13:00: Kembalikan sepeda dan naik bus Kusakaru Kotsu ke Shiraito Falls. Luangkan waktu sekitar satu jam untuk menjelajah dan mengambil foto, lalu naik bus kembali.
- 15:30: Naik Shinano Railway satu pemberhentian ke Harunire Terrace untuk menikmati kopi sore di tepi sungai. Jika mau, rendam kaki atau kunjungi onsen di Tombo-no-yu.
- 18:00–19:00: Kembali ke Stasiun Karuizawa, makan malam di dekat stasiun atau membeli ekiben, lalu naik kereta kembali ke Tokyo untuk perjalanan malam yang santai.
Rencana ini dapat dilakukan dengan nyaman dalam satu hari tanpa terasa terburu-buru, dan seluruh rutenya hanya mengandalkan berjalan kaki, sepeda, bus, dan kereta.
Tips Terakhir untuk Musim Ramai
- Kenakan pakaian berlapis: siang hari dapat terasa hangat di bawah sinar matahari, sementara pagi dan sore jelas lebih dingin. Beberapa lapis pakaian tipis lebih mudah disesuaikan.
- Bepergianlah pada hari kerja jika memungkinkan: Karuizawa pada hari Selasa di pertengahan Oktober dan Karuizawa pada Sabtu terakhir bulan Oktober adalah dua dunia yang benar-benar berbeda dalam hal keramaian.
- Periksa prakiraan daun musim gugur sebelum berangkat: waktunya dapat berbeda hingga satu minggu dari tahun ke tahun. Situs prakiraan koyo Jepang diperbarui setiap minggu, jadi ada baiknya mengeceknya untuk mendapatkan waktu terbaik.
- Jangan menggabungkan mal outlet dengan perjalanan melihat dedaunan: Prince Shopping Plaza sangat besar, dan menghabiskan waktu di sana dapat dengan mudah menyita seluruh sore Anda. Jika berbelanja adalah prioritas, rencanakan perjalanan terpisah.
- Bawalah sedikit barang: Stasiun Karuizawa memiliki loker koin, tetapi loker tersebut dapat penuh pada akhir pekan tersibuk. Untuk perjalanan sehari, satu ransel saja sudah cukup.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah saya bisa mengunjungi Karuizawa dari Tokyo dalam perjalanan sehari? Tentu saja. Kereta hanya membutuhkan waktu sedikit lebih dari satu jam sekali jalan, jadi jika Anda berangkat pukul 8 pagi dan pulang dengan layanan pukul 19:00, Anda akan memiliki waktu 9–10 jam penuh di kota—cukup untuk mengunjungi Lake Kumoba, kota tua, Shiraito Falls, dan menikmati kopi sore.
Apakah warga negara Vietnam dengan visa kerja atau pelajar di Jepang dapat membeli JR Tokyo Wide Pass? Ya. Pass ini tersedia bagi siapa pun yang bepergian menggunakan paspor selain paspor Jepang, termasuk warga asing yang tinggal di Jepang. Cukup bawa paspor saat membelinya; periksa situs resmi JR East untuk mengetahui ketentuan lengkapnya.
Bisakah saya naik kereta tanpa memesan kursi terlebih dahulu? Ya, Asama memiliki gerbong tanpa reservasi. Namun, pada akhir pekan musim gugur, Anda sangat mungkin harus berdiri di kereta Minggu malam dari Karuizawa menuju Tokyo. Jika bepergian bersama lansia atau anak kecil, pesan kursi terlebih dahulu—melalui Eki-net atau mesin tiket, yang keduanya cepat dan mudah digunakan.
Apakah saya bisa menikmati Karuizawa tanpa menyewa sepeda? Tentu. Lake Kumoba dan Kyu-Karuizawa Ginza dapat dicapai dengan berjalan kaki dari stasiun (20–30 menit), sementara tempat-tempat yang lebih jauh seperti Shiraito Falls dan Harunire Terrace dilayani bus dan Shinano Railway.
Apakah masih ada daun musim gugur pada akhir November? Biasanya sudah terlambat. Puncak warna daun di Karuizawa umumnya berlangsung antara pertengahan Oktober dan awal November. Menjelang akhir November, sebagian besar pohon sudah menggugurkan daunnya dan cuaca cukup dingin. Waktu pastinya berbeda setiap tahun, jadi periksa prakiraan koyo sebelum memfinalisasi tiket.
Apakah saya perlu memesan bus ekspres terlebih dahulu? Sebaiknya pesan melalui situs web operator, terutama pada akhir pekan, karena bus menggunakan sistem kursi reservasi dan waktu keberangkatan yang paling nyaman cepat habis. Satu pengingat lagi: selama musim ramai, sisihkan waktu tambahan untuk kemacetan dan jangan menjadwalkan hal penting di Tokyo terlalu dekat dengan perkiraan waktu kedatangan Anda.
Komentar
Belum ada ulasan — jadilah yang pertama!
Artikel lain di wilayah ini — Tokyo & Kanto
Lihat semua →
Alphard Pribadi dengan Sopir di Tokyo: Minivan 7 Penumpang yang Nyaman
8 min · tips

Menyewa Bus 45 Kursi di Tokyo: Panduan Lengkap Perjalanan Rombongan
9 min · tips

Shuttle Pameran Dagang ke Tokyo Big Sight dan Makuhari Messe
8 min · tips

Perjalanan Sehari Privat ke Kamakura & Enoshima dengan Minivan
9 min · tips