
Kanto di Sekitar Tokyo: 5 Pilihan Wisata Sehari Terbaik dan Panduan Pass Regional
Panduan lengkap wilayah Kanto di sekitar Tokyo: wisata sehari ke Nikko, Hakone, Kamakura, Kawagoe, dan Yokohama, serta tips memilih pass dan contoh rencana perjalanan.
8 Agu 2026·✍️ olablog·⏱ 9 menit baca
Panduan lengkap wilayah Kanto di sekitar Tokyo: wisata sehari ke Nikko, Hakone, Kamakura, Kawagoe, dan Yokohama, serta tips memilih pass dan contoh rencana perjalanan.
Ketuk wilayah untuk melihat artikel
Banyak wisatawan yang baru pertama kali berkunjung menghabiskan seluruh perjalanan mereka di Tokyo tanpa menyadari bahwa hanya dalam waktu 1–2 jam naik kereta, mereka bisa berdiri di depan kuil berlapis emas yang dikelilingi hutan cedar kuno, merendam kaki di onsen sambil memandangi Gunung Fuji, atau menyusuri jalan-jalan bersejarah dari zaman Edo yang masih terjaga dengan sempurna. Wilayah 関東(Kanto) di sekitar Tokyo adalah surga wisata sehari: berangkat dari hotel pada pagi hari, Anda masih bisa kembali ke 新宿(Shinjuku) tepat waktu untuk menikmati semangkuk ramen larut malam. Berikut lima destinasi wisata sehari yang paling layak dikunjungi, lengkap dengan tips memilih pass regional agar anggaran perjalanan Anda tidak terbuang sia-sia.
日光(Nikko) dan 川越(Kawagoe) — Dua Sisi Jepang Tempo Dulu

Terletak sekitar dua jam di sebelah utara Tokyo, 日光(Nikko) memiliki kompleks kuil dan tempat pemujaan UNESCO yang paling terkenal di wilayah Kanto. Di pusatnya berdiri 東照宮(Toshogu Shrine), tempat peristirahatan terakhir Shogun Tokugawa Ieyasu, yang dihiasi lebih dari 500 patung berlapis emas dan ukiran berlapis pernis, termasuk patung ikonis "Tiga Monyet Bijak" (tidak melihat kejahatan, tidak mendengar kejahatan, dan tidak berbicara kejahatan) yang hampir semua orang kenali dari foto. Di sekeliling kuil terdapat hutan cedar kuno dan 神橋(Shinkyo Bridge) berwarna merah terang yang membentang di atas sungai berwarna biru kehijauan. Jika berangkat lebih pagi, naiklah bus lokal menuju kawasan 奥日光(Oku-Nikko) untuk melihat 華厳の滝(Kegon Falls), yang jatuh hampir 100 meter (328 kaki), serta 中禅寺湖(Lake Chuzenji), yang berubah menjadi lautan warna-warni dedaunan musim gugur pada pertengahan Oktober. Naik kereta Tobu Railway dari 浅草駅(Asakusa Station) dengan paket Nikko Pass (sekitar ¥2,000–¥4,500 / kira-kira $13–$30 USD, tergantung area yang dicakup) merupakan cara paling ekonomis untuk bepergian.
Jauh lebih dekat dari ibu kota, 川越(Kawagoe) di 埼玉県(Saitama Prefecture), yang dijuluki "Little Edo", hanya berjarak 30 menit naik kereta di jalur Tobu Tojo dari 池袋駅(Ikebukuro Station). Jalan utamanya, 蔵造りの町並み(Kurazukuri Zone), masih mempertahankan deretan gudang berlapis plester hitam dari abad ke-19, menara 時の鐘(Toki no Kane / Bell of Time) yang telah berdentang menandai waktu selama lebih dari 350 tahun, serta 菓子屋横丁(Kashiya Yokocho / Candy Alley), tempat camilan ubi jalar buatan tangan dan penganan tradisional panggang dijual dengan harga hanya beberapa ratus yen ($1–$3 USD). Kawagoe sangat cocok untuk menyewa kimono, berjalan-jalan, dan berfoto (paket lengkap sekitar ¥3,000–¥5,000 / $20–$33 USD per hari), sekaligus menjadi pilihan ideal untuk perjalanan pagi atau opsi santai di hari terakhir dalam rencana perjalanan Anda.
箱根(Hakone) — Sirkuit Kereta Gantung, Danau Ashi, dan Gunung Fuji

箱根(Hakone) adalah kota resor pemandian air panas klasik di barat daya Tokyo yang terkenal di seluruh dunia berkat sirkuit "Hakone Golden Course": naik kereta gunung, berpindah ke kereta gantung dan ropeway melintasi uap vulkanis belerang di 大湧谷(Owakudani), menaiki kapal bajak laut menyusuri 芦ノ湖(Lake Ashi), lalu kembali dengan bus—sebuah sirkuit pemandangan lengkap tanpa harus melewati rute yang sama. Pada hari yang cerah, 富士山(Mount Fuji) tampak tepat di belakang gerbang torii merah 箱根神社(Hakone Shrine) di tepi danau, menciptakan salah satu panorama yang paling banyak difoto di Jepang.
Di 大湧谷(Owakudani), jangan lupa mencicipi kuro-tamago (telur hitam yang direbus dalam sumber air panas belerang)—legenda setempat menyebutkan bahwa memakan satu butir dapat menambah usia tujuh tahun. Hakone Free Pass yang ditawarkan Odakyu Electric Railway (sekitar ¥6,000 / $40 USD untuk pass 2 hari yang dimulai dari Shinjuku) mencakup seluruh transportasi dalam sirkuit perjalanan tersebut dan merupakan contoh utama pass regional yang manfaatnya mudah melebihi biaya pembeliannya. Jika anggaran dan waktu Anda memungkinkan, menginap semalam di ryokan (penginapan tradisional) dengan kamar mandi onsen pribadi akan meningkatkan pengalaman perjalanan Anda ke tingkat yang benar-benar berbeda.
鎌倉(Kamakura), 江の島(Enoshima), dan 横浜(Yokohama) — Rute Pesisir Selatan

鎌倉(Kamakura) pernah menjadi ibu kota Keshogunan pada abad ke-13 dan kini merupakan kota pesisir yang indah, hanya sekitar satu jam naik kereta dari Tokyo. Ikon paling terkenalnya adalah 鎌倉大仏(Kamakura Great Buddha), patung perunggu Buddha luar ruang setinggi 11 meter (36 kaki) yang telah duduk bermeditasi dengan tenang selama hampir 800 tahun. Tempat menarik lainnya meliputi 長谷寺(Hasedera Temple) yang berada di lereng bukit menghadap teluk dan 鶴岡八幡宮(Tsurugaoka Hachimangu Shrine) di pusat kota, dengan 小町通り(Komachi-dori Street) yang membentang dari stasiun menuju kuil dan menjadi surga jajanan kaki lima setempat. Dari Kamakura, kereta antik 江ノ電(Enoden Line) bergoyang menyusuri garis pantai menuju 江の島(Enoshima), sebuah pulau dengan kuil dewi Benten, gua-gua laut di pesisir, serta pemandangan matahari terbenam dan Gunung Fuji di kejauhan. Persimpangan kereta ikonis dengan latar laut biru ini terkenal di seluruh dunia sebagai adegan pembuka anime "Slam Dunk".
Masih menuju arah selatan, 横浜(Yokohama)—kota terbesar kedua di Jepang—berjarak kurang dari 30 menit dari 渋谷駅(Shibuya Station). Kawasan tepi pelabuhan みなとみらい(Minato Mirai), dengan bianglala raksasa, 横浜赤レンガ倉庫(Yokohama Red Brick Warehouse) yang bersejarah, serta 山下公園(Yamashita Park) di tepi laut, membentuk cakrawala paling menawan di wilayah ini saat matahari terbenam. Yokohama Chinatown (横浜中華街), Chinatown terbesar di Jepang, adalah surga bagi pencinta kuliner dengan bakpao kukus, bebek panggang, dan dim sum. Para pencinta mi dapat merancang cup mi mereka sendiri di カップヌードルミュージアム(Cup Noodles Museum) atau mengunjungi 新横浜ラーメン博物館(Shin-Yokohama Ramen Museum), yang mengumpulkan kedai ramen terkenal dari seluruh penjuru negeri.
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Keunggulan wilayah Kanto adalah dapat dikunjungi sepanjang tahun, meskipun setiap musim lebih cocok untuk arah perjalanan yang berbeda. Musim semi (akhir Maret hingga awal April) menghadirkan bunga sakura di 鎌倉(Kamakura) dan di sepanjang tepian sungai di 川越(Kawagoe). Musim panas cocok untuk menikmati angin laut di 江の島(Enoshima) dan pertunjukan kembang api musim panas di 横浜(Yokohama), meskipun Juli dan Agustus panas serta lembap, sementara 箱根(Hakone) sering terlalu berawan untuk melihat Gunung Fuji dengan jelas. Musim gugur (pertengahan Oktober hingga akhir November) adalah periode terbaik untuk 日光(Nikko) dan 箱根(Hakone), dengan dedaunan musim gugur yang cemerlang—yang juga berarti jumlah wisatawan sedang berada di puncaknya, jadi rencanakan keberangkatan sebelum 7:00 AM.
Musim dingin ternyata sangat fotogenik: udara yang sejuk dan jernih memberikan kemungkinan tahunan tertinggi untuk melihat 富士山(Mount Fuji) dengan jelas dari 箱根(Hakone) dan 江の島(Enoshima). 日光(Nikko) yang tertutup salju juga memancarkan suasana damai yang sepenuhnya berbeda dari musim ramai wisatawan.
Kuliner Lokal yang Wajib Dicoba
Setiap destinasi wisata sehari di sekitar Tokyo memiliki hidangan khas yang wajib dicoba: yuba (湯波 / kulit tahu) di 日光(Nikko), yang diolah menjadi hidangan kaiseki vegetarian lengkap; telur hitam belerang di 大湧谷(Owakudani), 箱根(Hakone); shirasu-don (しらす丼 / nasi dengan ikan teri putih) di 鎌倉(Kamakura) dan 江の島(Enoshima); ubi panggang, craft beer, dan mi udon di 川越(Kawagoe); serta dunia kuliner khas Tiongkok dan beragam gaya ramen regional di 横浜(Yokohama).
Anggaran makanan untuk wisata sehari biasanya berkisar antara ¥2,000 hingga ¥4,000 ($13–$27 USD) jika Anda memilih rumah makan lokal kasual, belum termasuk jajanan kaki lima di sepanjang perjalanan—yang sering kali justru menjadi jiwa sebenarnya dari wisata sehari ini.
Transportasi dan Pass
Aturan praktis utama untuk bepergian ke berbagai kawasan regional Tokyo cukup sederhana: perusahaan kereta swasta (Tobu Railway untuk 日光/Nikko dan 川越/Kawagoe, serta Odakyu Electric Railway untuk 箱根/Hakone dan 江の島/Enoshima) umumnya lebih murah daripada jalur JR dan menawarkan pass gabungan yang praktis, termasuk transportasi lokal. Belilah pass khusus untuk destinasi yang ingin Anda tuju, alih-alih memaksakan satu pass untuk mencakup semuanya. JR TOKYO Wide Pass (sekitar ¥15,000 / $100 USD untuk 3 hari berturut-turut) hanya layak dibeli jika Anda memasukkan beberapa perjalanan jarak jauh (seperti naik kereta peluru) ke dalam 3 hari berturut-turut tersebut. Untuk destinasi yang lebih dekat seperti 横浜(Yokohama) dan 鎌倉(Kamakura), cukup gunakan kartu IC prabayar (Suica / PASMO / Welcome Suica) atau kartu JR Pass standar maupun sistem pembayaran sesuai pemakaian dengan kartu IC.
Saran umum: berangkat sebelum 8:00 AM, hindari jam sibuk sore, dan selalu periksa jadwal kereta terakhir—kereta kembali ke Tokyo dari 箱根(Hakone) atau 日光(Nikko) sering berakhir lebih awal dari perkiraan Anda. Baca lebih banyak tips transportasi Jepang di blog OlaChill.
Rencana Perjalanan yang Disarankan
Jika Anda menginap di Tokyo selama 6–7 hari, formula yang seimbang adalah 4 hari di pusat kota dan 2–3 hari untuk wisata sehari: satu hari di 日光(Nikko) (dari pagi hingga sore), satu hari penuh di 箱根(Hakone) untuk menyelesaikan rangkaian ropeway-pelayaran-onsen, dan satu hari yang menggabungkan 鎌倉(Kamakura) dengan matahari terbenam di 江の島(Enoshima). Jika Anda hanya memiliki satu hari luang, pilih 箱根(Hakone) pada hari yang cerah (untuk melihat Gunung Fuji) atau 鎌倉(Kamakura) jika Anda lebih menyukai tempo santai dengan waktu perjalanan yang lebih singkat.
川越(Kawagoe) dan 横浜(Yokohama) ideal untuk wisata "setengah hari yang fleksibel"—keduanya mudah dipadukan dengan jalan-jalan sore setelah berbelanja pada pagi hari, atau dikunjungi pada hari terakhir sebelum menuju bandara. Jika Anda lebih menyukai rencana perjalanan yang telah disusun sebelumnya dan dioptimalkan berdasarkan nilai pass kereta serta efisiensi rute, Japan Tours dari OlaChill dapat mengintegrasikan wisata sehari di sekitar Tokyo ini dengan lancar.
Tokyo memang luar biasa, tetapi lingkaran destinasi yang terus meluas di luarnya—日光(Nikko) yang tenang, 箱根(Hakone) yang luas, dan hembusan angin laut asin 鎌倉(Kamakura)—menunjukkan betapa beragamnya wilayah Kanto. Hanya dengan tiket kereta pagi, Jepang "di luar Tokyo" sudah menanti tepat di depan mata Anda.
Komentar
Belum ada ulasan — jadilah yang pertama!
Artikel lain di wilayah ini — Kyoto, Nara & Kansai
Lihat semua →
Kyoto dengan Alphard Pribadi: Perjalanan Nyaman untuk Kelompok Kecil
8 min · tips

Menyewa Bus 45 Kursi di Kyoto: Panduan Lengkap Perjalanan Rombongan
9 min · tips

Bus Sewa vs Shinkansen untuk Rombongan: Perhitungan Sebenarnya Tokyo–Kyoto
8 min · tips

Tokyo ke Kyoto dengan Bus Carter: Waktu Perjalanan, Pemberhentian, dan Kapan Pilihan Ini Tepat
9 min · tips