Yanaka, Nezu & Sendagi dalam Satu Hari
Tokyo tempo dulu dengan berjalan kaki: gerbang torii Kuil Nezu, sarapan di kissaten, gang-gang kuil dan pemakaman di bawah pohon sakura, diakhiri dengan matahari terbenam di atas Yanaka Ginza.
Last updated 2026-09-03 · 1-day self-guided plan

Yanaka & Nezu
Torii, kuil, kucing, dan jalan belanja berlatar matahari terbenam
Bagi para pejalan kaki yang mendambakan Tokyo bertingkat rendah dan berbahan kayu yang selamat dari gempa bumi serta perang, ditemani kopi nikmat dan jajanan pinggir jalan di sepanjang perjalanan.
1Nezu Shrine
Naik Chiyoda Line ke Nezu lalu jalan kaki lima menit ke kuil; datanglah sebelum pukul 09.00 dan Anda hanya akan berbagi tempat ini dengan warga lokal. Aula utama yang dipernis ini berusia tiga abad, dan terowongan lereng bukit dari torii merah kecil berkelok melewati sub-kuil Otome Inari. Pada akhir April dan awal Mei, ribuan bunga azalea menyelimuti lereng dan area kuil dipadati pengunjung festival.
1 JamCost: Gratis
2Kissaten breakfast in Yanaka
Berjalanlah ke arah timur laut melalui jalan-jalan Sendagi yang tenang menuju Yanaka, sekitar 15 menit, di mana beberapa kedai kopi kissaten tua menempati bekas toko kayu yang dialihfungsikan. Kayaba Coffee, yang menempati rumah sudut dari era Taisho, adalah yang paling terkenal; pesanlah paket sarapan roti panggang tebal, telur, dan kopi seduh saring manual, lalu duduklah di lantai atas beralaskan tatami. Bersiaplah mengantre singkat di akhir pekan.
45 MenitCost: ¥800–1,500- 3
Yanaka Cemetery and Tennoji
Lanjutkan ke timur menuju Yanaka Cemetery, hamparan luas makam-makam keluarga tua di bawah kanopi pohon sakura; jalan utama tengahnya adalah salah satu jalur jalan kaki sakura yang lebih tenang di Tokyo pada awal April. Di ujung utara terdapat Tennoji, dengan patung Buddha perunggu besar yang duduk di halaman, dan kucing-kucing yang memberi Yanaka julukannya tampak tertidur di atas dinding. Suasananya tenang, penuh hormat, dan sepenuhnya gratis.
1 JamCost: Gratis - 4
Asakura Museum of Sculpture
Lima menit dari pemakaman terdapat rumah sekaligus studio pematung Fumio Asakura, yang dipertahankan persis seperti saat ia tinggalkan: sebuah atelier beton dengan jendela utara raksasa, rumah kayu yang mengitari taman kolam, dan taman anggrek di atap. Lepas sepatu Anda di pintu masuk. Tempat ini tutup pada hari Senin dan Kamis, jadi gantilah dengan berjalan menyusuri Hebi-michi, jalan ular, pada hari-hari tersebut.
1 JamCost: ¥500–1,000
5Yuyake Dandan and Yanaka Ginza
Berjalanlah menuju Nippori dan tibalah di puncak tangga Yuyake Dandan sekitar pukul 16.00; namanya berarti tangga matahari terbenam, dan pemandangan ke arah jalan belanja pendek di bawahnya adalah alasannya. Yanaka Ginza di bawah memiliki tujuh puluh toko kecil: menchi-katsu goreng, taiyaki, kerupuk beras, teh, dan sake. Cicipi aneka jajanan di sepanjang jalan, lalu naik kembali untuk menyaksikan matahari terbenam di atas atap rumah-rumah sebelum toko-toko tutup di awal petang.
1,5 JamCost: ¥1,000–2,500
Day 1 Estimated Cost
- Makanan¥2,500–5,000
- Transportasi¥400–700
- Tiket Masuk¥500–1,000
Tips
Masuk melalui Nezu di Chiyoda Line, keluar di Nippori di JR Yamanote: seluruh rute di antaranya ditempuh dengan berjalan kaki, sekitar 5 km.
Gang-gangnya sempit, menanjak, dan sebagian berbatu, serta rumah Asakura mewajibkan kaus kaki tanpa lubang; kenakan sepatu yang mudah dilepas.
Nikmati sarapan di kissaten dan simpan porsi makan siang untuk jajanan jalanan; camilan di Yanaka Ginza berukuran kecil dan murah, jadi cobalah lima jenis sekaligus daripada hanya satu.
Terowongan torii di Nezu sepi sebelum pukul 09.00, dan bidikan foto Yuyake Dandan membutuhkan sore yang cerah; saat berada di pemakaman, jangan arahkan kamera ke batu nisan.