Segitiga Seni Roppongi dalam Satu Hari
Tiga museum di Segitiga Seni Roppongi, menara baru Azabudai Hills, Tokyo Tower saat senja, dan pemandangan cakrawala larut malam dari Roppongi Hills.
Last updated 2026-09-03 · 1-day self-guided plan

Segitiga Seni Roppongi
Museum di siang hari, menara dan cakrawala di malam hari
Bagi para pencinta museum dan pemburu pemandangan cakrawala yang menginginkan hari yang berlanjut hingga larut, karena galeri dan dek observasi di Roppongi tetap buka lama setelah sebagian besar Tokyo tutup.
- 1
National Art Center, Tokyo
Naik Chiyoda Line ke Nogizaka, yang pintu keluarnya langsung menuju ke dalam museum; tiba sekitar pukul 10:00 saat museum baru dibuka. Bangunannya sendiri merupakan pameran pertama, dinding kaca bergelombang dengan kerucut beton terbalik yang menampung kafe di area atrium. Tidak ada koleksi permanen, hanya pameran keliling berskala besar, jadi periksalah jadwal yang sedang berlangsung. Museum ini tutup pada hari Selasa.
1,5–2 JamCost: ¥1.000–2.500 - 2
Tokyo Midtown, Suntory Museum and 21_21
Berjalan kaki sepuluh menit ke arah timur menuju Tokyo Midtown. Suntory Museum of Art di lantai atas memamerkan kerajinan Jepang, pernis, kaca, dan tekstil di galeri kayu yang tenang, dan 21_21 Design Sight di taman belakangnya adalah bangunan rendah karya Tadao Ando dengan satu pameran desain terpilih dalam satu waktu. Nikmati makan siang di lantai bawah tanah Midtown, tempat area kulinernya menyajikan pilihan yang luar biasa lezat.
2 JamCost: ¥1.500–3.000 - 3
Azabudai Hills
Jalan kaki 15 menit ke arah tenggara melewati jalanan area kedutaan akan membawa Anda ke Azabudai Hills, deretan menara melengkung dan taman bertingkat di sekitar gedung tertinggi di Jepang. Museum seni digital di lantai bawah tanah membutuhkan reservasi slot waktu dan waktu sekitar dua jam; jika Anda melewatinya, halaman rumput tengah, toko buku, dan galeri di Garden Plaza bebas untuk dijelajahi. Tiba sekitar pukul 15:30.
1,5 JamCost: ¥0–4.000
4Tokyo Tower at dusk
Tokyo Tower berjarak sepuluh menit jalan kaki menuruni bukit dari Azabudai; sesuaikan waktu untuk tiba setengah jam sebelum matahari terbenam. Tiket dek utama memberikan pemandangan klasik, tetapi rencana yang lebih baik adalah tetap berada di bawah: Shiba Park dan area kuil Zojoji di sebelahnya membingkai kisi-kisi oranye menara dengan latar langit, dan lampu-lampu mulai menyala saat senja. Di musim panas menara berpendar putih, di musim dingin berwarna oranye hangat.
1 JamCost: ¥0–3.000
5Mori Art Museum and Tokyo City View
Berjalan kaki 20 menit kembali ke Roppongi Hills, atau naik Oedo Line dari Akabanebashi ke Roppongi. Mori Art Museum di lantai atas Mori Tower buka hingga larut malam di sebagian besar hari, dan tiketnya biasanya sudah termasuk dek Tokyo City View satu lantai di bawahnya, yang pada jam ini menyajikan hamparan lautan cahaya dengan Tokyo Tower berpendar di tengahnya. Pilihan makan malam tersedia di mana-mana di kompleks bawah.
2 JamCost: ¥2.000–3.000
Day 1 Estimated Cost
- Makanan¥3.000–6.000
- Transportasi¥400–800
- Tiket Masuk¥4.500–11.000
Tips
Masuk dari Nogizaka, keluar dari Roppongi: jalur Chiyoda, Hibiya, dan Oedo semuanya melayani area segitiga ini, dan semua lokasi di antaranya dapat dijangkau dengan berjalan kaki 10 hingga 20 menit.
Lantai museum terasa keras dan tanjakan di Azabudai cukup curam; kenakan sepatu yang empuk, dan bawa pakaian luaran tipis karena galeri terasa dingin saat musim panas.
Makan siang di lantai bawah tanah Midtown dan makan malam di Roppongi Hills; kedua kompleks ini memiliki area kuliner yang terhindar dari harga turis di persimpangan utama Roppongi.
Tokyo Tower dari gerbang Zojoji saat senja, dan menara itu lagi dari City View setelah gelap; pihak museum hanya mengizinkan pengambilan foto di area yang bertanda khusus.