Ginza & Istana Kekaisaran dalam Satu Hari
Stasiun Tokyo berbata merah, parit dan taman Istana Kekaisaran, makan siang depachika, serta malam hari di bawah gemerlap lampu Chuo-dori di Ginza.
Last updated 2026-09-03 · 1-day self-guided plan

Ginza & Istana Kekaisaran
Parit dan taman di pagi hari, gemerlap neon di malam hari
Bagi pengunjung pertama kali yang ingin menikmati pusat Tokyo yang megah dan tertata rapi dalam satu rute jalan kaki, lengkap dengan makanan lezat tanpa perlu perjalanan kereta yang panjang.
1Tokyo Station and Marunouchi
Mulailah sekitar pukul 09.00 di sisi Marunouchi Stasiun Tokyo, tempat fasad bata merah yang telah direstorasi menghadap ke plaza luas yang diapit gedung-gedung perkantoran. Naiklah ke taman atap gedung Kitte untuk menikmati pemandangan gratis atap stasiun dan kereta yang melintas di bawahnya. Gyoko-dori, jalan raya lurus tepat di depan, mengarah ke istana dalam sepuluh menit berjalan kaki.
45 MenitCost: Gratis- 2
Imperial Palace East Gardens
Masuklah melalui gerbang Ote-mon, bekas gerbang utama Kastel Edo, dan ambil token plastik gratis di pos jaga. Di dalamnya terdapat pondasi batu masif dari menara utama kastel, halaman rumput tempat istana shogun dulu berdiri, serta taman Ninomaru dengan kolam dan hamparan bunga irisnya. Taman ini tutup pada hari Senin dan Jumat, jadi rencanakan hari Anda dengan mempertimbangkan hal tersebut.
1,5–2 JamCost: Gratis - 3
Kokyo Gaien and Nijubashi
Keluarlah melalui gerbang yang sama dan susuri parit ke arah selatan melewati Kokyo Gaien, sebuah plaza berkerikil dengan pohon-pohon pinus hitam yang dipangkas rapi, menuju pemandangan klasik: jembatan kembar Nijubashi dan menara Fushimi yang menjulang di tepi parit. Menjelang tengah hari para pelari mulai berkurang dan pencahayaan menjadi lembut serta pas untuk berfoto. Dari sini, Ginza dapat dicapai dengan 15 menit berjalan kaki ke arah timur melewati Taman Hibiya.
45 MenitCost: Gratis
4Depachika lunch in Ginza
Area pujasera bawah tanah Mitsukoshi dan Matsuya di Chuo-dori adalah tempat makan siang terbaik di Tokyo: bento, kroket wagyu, tempura, kue-kue Prancis, dan aneka buah premium. Belilah berbagai hidangan dan nikmati di taman atap Mitsukoshi di lantai atas, atau duduklah di salah satu kursi konter. Datanglah sebelum pukul 13.00, sebelum para pekerja kantoran mengosongkan rak-rak makanan.
1 JamCost: ¥1,500–3,000
5Chuo-dori into the evening
Pada akhir pekan siang, Chuo-dori ditutup untuk kendaraan bermotor dan menjadi area pejalan kaki di antara deretan toko-toko utama. Jelajahi dua belas lantai alat tulis di Itoya, fasad Kabuki-za di Higashi-Ginza, dan area atap Ginza Six. Bertahanlah hingga senja tiba, saat fasad kaca mulai menyala dan persimpangan jalan bersinar terang; secangkir kopi di kissaten klasik atau sushi bar berdiri akan menutup hari dengan sempurna.
2 JamCost: ¥1,000–3,000
Day 1 Estimated Cost
- Makanan¥3,000–6,000
- Transportasi¥400–800
- Tiket MasukGratis
Tips
Seluruh perjalanan hari ini dilakukan dengan berjalan kaki dari Stasiun Tokyo: satu-satunya kereta yang mungkin Anda butuhkan adalah Ginza Line satu stasiun ke belakang di akhir hari, jadi simpan saldo kartu IC Anda untuk makan malam.
Bersiaplah untuk berjalan sejauh 8–10 km di atas trotoar dan kerikil: area istana tidak memiliki peneduh di musim panas, jadi bawalah topi dan isi ulang air minum di rest house East Gardens.
Depachika adalah tempat makan utama, bukan sekadar tempat camilan: sebagian besar pujasera memiliki sudut tempat duduk kecil, dan taman atap Mitsukoshi adalah tempat yang tenang untuk menikmati makanan yang Anda beli.
Nijubashi paling bagus difoto sekitar tengah hari dari sisi Kokyo Gaien; untuk Ginza, menara jam Wako di persimpangan Yonchome adalah sudut terbaik begitu lampu-lampu kota mulai menyala.