Yamadera & Ginzan Onsen dalam Satu Hari
Mendaki seribu anak tangga ke kuil tebing Yamadera di pagi hari, menikmati soba di bawah, lalu naik kereta dan bus menuju penginapan kayu berhias lentera gas di Ginzan Onsen untuk bermalam
Last updated 2026-09-03 · 1-day self-guided plan

Yamadera & Ginzan
Kuil gunung karya Basho, lalu kota pemandian air panas dari abad lampau
Bagi wisatawan yang melintasi Yamagata dan ingin mengunjungi dua tempat paling banyak difoto di kawasan ini dalam satu hari, serta dengan senang hati mengakhirinya di ryokan.
- 1
Yamadera: Konpon Chudo and the start of the steps
JR Senzan Line mencapai Yamadera dari Sendai dalam waktu sekitar satu jam, atau dari Yamagata dalam 20 menit; naiklah kereta yang tiba di sana sebelum pukul 09.00. Seberangi sungai dari stasiun dan area kuil dimulai di Konpon Chudo, sebuah aula dengan api abadi yang konon telah menyala selama lebih dari seribu tahun, serta patung penyair Basho, yang menulis haiku jangkriknya di sini. Gerbang tiket untuk pendakian berada tepat setelahnya.
45 MenitCost: ¥300–600
2The thousand steps to Godaido
Sedikit lebih dari seribu anak tangga batu berkelok-kelok melintasi pepohonan aras melewati monumen tebing dan aula-aula kecil; gerbang Niomon menandai titik tengah perjalanan. Di puncaknya, aula Okunoin merupakan tempat suci bagian dalam kuil dan aula Kaisando menempel di tebing sebelahnya, namun hadiah utamanya adalah Godaido, balkon kayu terbuka yang menggantung di tepi tebing dengan pemandangan seluruh lembah dan jalur kereta di bawahnya. Sediakan waktu 40 menit untuk naik, 25 menit untuk turun.
1,5 JamCost: Gratis- 3
Soba and konnyaku at the base
Kembali ke kaki bukit sekitar pukul 11.30, jalan antara kuil dan stasiun dipenuhi deretan kedai soba dan kios yang menjual tama-konnyaku, bola-bola konjak yang direbus dalam kecap asin dan dinikmati dengan tusukan sate beroleskan mustard, camilan khas Yamagata. Pesan soba dingin dengan sayuran gunung lokal, lalu naik Senzan Line ke Yamagata, berganti ke Shinkansen selama sekitar 20 menit menuju Oishida, dan naik bus ke Ginzan; total perjalanan sekitar dua jam.
45 MenitCost: ¥1.000–2.000
4Ginzan Onsen main street and Shirogane Falls
Bus akan menurunkan Anda sekitar pukul 14.30 di ujung bawah kota, tempat sebuah jalan sempit dengan penginapan kayu berlantai tiga dan empat berjejer di kedua tepi aliran sungai kecil, yang dihubungkan oleh jembatan-jembatan mungil. Berjalanlah ke ujung atas jalan menuju Taman Shirogane, tempat air terjun mengalir di samping jalan setapak dan jalur pendek yang mengarah ke lorong-lorong bekas tambang perak yang menjadi asal-usul nama kota ini. Lakukan check-in ke ryokan Anda saat berjalan kembali ke bawah.
1,5 JamCost: Gratis
5Ginzan at night
Setelah santap malam di ryokan, keluarlah saat senja ketika lentera gas di sepanjang sungai mulai dinyalakan dan penginapan berpendar indah melalui jendela-jendela kisinya; di musim dingin, dengan salju di atap dan pendar cahaya lentera, inilah pemandangan ikonik yang membuat kota ini tersohor. Pemandian umum di ujung bawah jalan buka hingga malam hari untuk berendam kedua kalinya, dan pemandian kaki gratis tersedia di samping jembatan. Wisatawan harian telah pulang dengan bus terakhir; kini suasana magis ini seutuhnya milik Anda.
1 JamCost: ¥500–1.000
Day 1 Estimated Cost
- Makanan¥2.000–3.500
- Kereta & bus¥3.500–5.500
- Tiket masuk & pemandian¥800–1.600
Tips
Bus dari Oishida ke Ginzan menyesuaikan jadwal kedatangan Shinkansen tertentu beberapa kali sehari; periksa jadwalnya sebelum Anda mendaki Yamadera, karena ketinggalan bus berarti harus menunggu satu jam atau naik taksi.
Seribu anak tangga batu di pagi hari dan jalanan bersalju yang licin di malam hari saat musim dingin: kenakan sepatu trail dengan daya cengkeram yang baik; ryokan biasanya meminjamkan sepatu bot salju dan payung saat musimnya.
Ginzan hampir tidak memiliki restoran di luar penginapan, jadi pesanlah paket makan malam bersama kamar Anda dan belilah camilan tambahan di stasiun Oishida.
Godaido menghadap ke timur, sehingga lembah tersinari cahaya matahari hingga menjelang siang; di Ginzan, lentera dan jendela mulai berpendar saat senja, dan jembatan di ujung bawah jalan adalah sudut pandang terbaiknya.