Naha dalam Satu Hari
Kastil Shuri dengan monorel, gang tembikar Tsuboya, soba Okinawa di pasar umum, berenang di Naminoue, dan menikmati malam di Kokusai-dori.
Last updated 2026-09-03 · 1-day self-guided plan

Naha: Shuri ke Kokusai-dori
Kerajaan Ryukyu, tembikar, soba, dan pantai kota
Bagi siapa saja yang hanya punya waktu satu hari di ibu kota Okinawa, baik baru tiba atau hendak berangkat dengan pesawat, dan ingin menjelajahi kerajaan kuno serta kota modern tanpa menyewa mobil.
1Shuri Castle
Naik monorel Yui Rail dari Kencho-mae ke Shuri, sekitar 20 menit, lalu berjalan kaki 15 menit menanjak melewati kota tua menuju gerbang Shureimon; tiba sekitar pukul 09.00. Aula utama merah para raja Ryukyu terbakar dan sedang dibangun kembali, dan area berbayar memungkinkan Anda melihat para tukang kayu bekerja dari dek observasi. Tembok luar, gerbang, dan makam kerajaan Tamaudun di ujung jalan berhasil selamat dan sangat layak dikunjungi tersendiri.
1,5 JamCost: ¥500–1.000- 2
Tsuboya Yachimun pottery street
Naik monorel kembali ke Makishi dan berjalan sepuluh menit ke arah selatan menuju Tsuboya, sebuah gang berbatu yang dipenuhi tungku pembakaran dan toko tembikar yang telah aktif sejak zaman kerajaan. Yachimun adalah tembikar khas Okinawa yang tebal dan dilukis dengan tangan; carilah sepasang singa shisa dan botol sake bundar, serta mintalah untuk melihat tungku bertingkat (climbing kiln) di ujung gang, salah satu dari sedikit yang masih tersisa. Toko-toko buka menjelang siang.
45 MenitCost: Gratis
3Makishi Public Market, Okinawa soba
Pasar ini berjarak lima menit jalan kaki dari Tsuboya melewati arkade pertokoan; makan siang sekitar pukul 12.00. Di lantai bawah terdapat ikan dengan warna-warni yang belum pernah Anda lihat sebelumnya, potongan daging babi segar, dan anggur laut berkantong-kantong; di lantai atas, restoran siap memasak apa pun yang Anda beli di bawah. Pesanlah soba Okinawa, mi gandum tebal dengan kuah kaldu babi bertabur iga empuk, lengkap dengan sedikit tetesan awamori cabai dari toples di atas meja.
1 JamCost: ¥1.000–2.000
4Naminoue Beach and shrine
Berjalanlah 20 menit ke arah barat laut melalui gang-gang pemukiman menuju Naminoue, satu-satunya pantai di kota ini, berupa lengkungan pasir putih pendek di bawah tebing dengan kuil di puncaknya; berenang diizinkan dari musim semi hingga musim gugur di dalam area berpelampung pengaman, dan tersedia fasilitas pancuran. Naiki anak tangga menuju Naminoue-gu untuk menikmati pemandangan tebing yang menghadap ke Laut Cina Timur, lalu berjalan santai kembali melalui jalan-jalan kecil di Wakasa.
1,5 JamCost: Gratis- 5
Kokusai-dori in the evening
Jalan utama sepanjang dua kilometer ini membentang dari Kencho-mae ke Makishi dan menjadi sangat hidup setelah pukul 17.00, saat hawa panas mereda dan alunan musik sanshin mulai terdengar dari pintu-pintu restoran. Toko suvenir menjual awamori, biskuit chinsuko, dan shisa dalam berbagai ukuran; gang-gang samping memiliki izakaya yang lebih memikat. Pesanlah goya champuru, tumis pare khas lokal, perut babi rafute, dan satu teko bir Orion.
2 JamCost: ¥2.000–4.000
Day 1 Estimated Cost
- Makanan & minuman¥3.500–6.500
- Transportasi¥500–1.000
- Tiket masuk¥500–1.500
Tips
Tiket terusan satu hari Yui Rail sudah balik modal hanya dari perjalanan ke Shuri saja dan memberikan sedikit diskon di kastil; monorel ini juga terhubung langsung dari bandara, sehingga seluruh rencana hari ini dapat berjalan lancar dengan menitipkan bagasi di loker koin.
Sandal bertali: Jalur pendakian Shuri berupa jalan batu halus yang licin saat hujan, jalanan Tsuboya berbatu bundar, dan Anda pasti ingin langsung bermain air laut di Naminoue.
Beli ikan di lantai bawah, santap di lantai atas: di Makishi biaya memasaknya murah, dan seekor ikan gurukun merah utuh atau sepiring anggur laut harganya jauh lebih terjangkau daripada restoran mana pun di jalan utama.
Abadikan gerbang Shureimon sebelum pukul 09.30 saat masih sepi, dan potret kuil tebing di Naminoue dari pantai di bawahnya pada sore hari, saat matahari berada di belakang Anda.