Okayama & Kurashiki dalam Satu Hari
Korakuen saat jam buka, Kastel Gagak hitam di seberang sungai, lalu perjalanan kereta singkat ke Kurashiki untuk menyusuri kanal berderet pohon dedalu, naik perahu sampan, Museum Ohara, dan bangunan bata
Last updated 2026-09-03 · 1-day self-guided plan

Okayama & Kurashiki
Salah satu dari tiga taman terindah, lalu kota kanal bernuansa putih
Bagi wisatawan yang menaiki Sanyo Shinkansen dan ingin menikmati taman, kastel, serta salah satu kawasan pedagang bersejarah tercantik di Jepang dalam satu hari yang santai.
1Korakuen
Trem dari stasiun Okayama ke Shiroshita dilanjutkan jalan kaki sepuluh menit akan membawa Anda ke gerbang taman, yang buka pagi-pagi sekali; datanglah sebelum pukul 08.30 sebelum rombongan tur tiba. Korakuen terhitung sebagai salah satu dari tiga taman terindah di Jepang, dengan halaman rumput luas yang dialiri aliran air, perkebunan teh, dan bukit kecil yang bisa Anda daki untuk melihat tata letak lanskap secara menyeluruh dengan menara kastel hitam menjulang di balik pepohonan. Sempatkan melirik kandang burung bangau dalam perjalanan menuju kedai teh.
1,5 JamCost: ¥500–1.000
2Okayama Castle
Seberangi jembatan pejalan kaki Tsukimi di atas Sungai Asahi langsung dari gerbang selatan taman. Menara utamanya berlapis papan hitam dengan ornamen ikan berlapis emas di atapnya, yang membuatnya dijuluki Kastel Gagak, dan di dalamnya terdapat museum modern dengan lantai khusus di mana Anda bisa mencoba pakaian tradisional dan berfoto di kursi penguasa feodal. Tepi sungai di bawahnya dipenuhi pohon mapel yang daunnya berubah warna di akhir musim gugur.
1 JamCost: ¥300–500
3Kurashiki canal and a boat ride
Jalur JR Sanyo tiba di Kurashiki dalam waktu sekitar 17 menit, dan kawasan Bikan berjarak 15 menit berjalan kaki ke arah selatan dari stasiun; targetkan tiba sekitar pukul 12.00. Belilah tiket perahu terlebih dahulu di pusat informasi wisata di gedung tua Kurashikikan, karena tiket untuk sesi sore cepat habis, lalu nikmati makan siang di tepi kanal, di mana rumah-rumah makan menyajikan bara-zushi khas lokal dengan hidangan laut Laut Pedalaman. Perahu sampan meluncur di bawah jembatan-jembatan batu di antara pepohonan dedalu dan gudang-gudang putih selama sekitar dua puluh menit.
1 JamCost: ¥500–1.000- 4
Ohara Museum of Art
Di balik pilar-pilar bergaya Yunani di tepi kanal berdiri museum seni Barat pertama di Jepang, yang dibangun oleh konglomerat tekstil lokal yang sahabat pelukisnya pergi ke Eropa dan kembali membawa karya Monet, El Greco, dan Gauguin. Paviliun di seberang halaman memamerkan lukisan modern Jepang dan tembikar seni rakyat dari bengkel-bengkel kerajinan yang melahirkan reputasi Kurashiki sebagai kota kriya. Luangkan waktu satu jam dan kunjungi gedung utamanya terlebih dahulu.
1 JamCost: ¥1.500–2.000 - 5
Ivy Square and the Honmachi lanes
Lima menit dari kanal, Ivy Square adalah bekas pabrik pemintalan kapas yang diselimuti tanaman ivy, kini beralih fungsi menjadi hotel, kafe halaman terbuka, dan toko-toko kerajinan kecil. Berkelilinglah kembali melalui gang-gang Honmachi dan Higashimachi, yang lebih sempit dan lebih tenang daripada area kanal, tempat toko-toko denim menjual jin buatan Kojima dan tempat penyulingan sake kuno menawarkan sesi mencicipi sake. Kanal akan diterangi lampu-lampu indah selepas senja, dan kereta kembali ke Okayama beroperasi hingga larut malam.
1 JamCost: Gratis
Day 1 Estimated Cost
- Makanan¥3.000–5.000
- Transportasi (trem, kereta, perahu)¥1.500–2.500
- Tiket masuk¥2.500–3.500
Tips
Naiklah kereta lokal Sanyo Line, bukan Shinkansen, menuju Kurashiki; Shinkansen berhenti di Shin-Kurashiki, yang lokasinya sangat jauh dari area kanal.
Korakuen seluruhnya berupa jalan setapak berkerikil dan halaman rumput yang bisa dilewati; kenakan sepatu datar, dan bawa sesuatu yang kering sebagai alas duduk di kedai teh.
Cobalah buah persik putih dan anggur muscat di toko-toko stasiun pada akhir musim panas; Okayama menghasilkan yang terbaik di seluruh negeri.
Sudut foto Korakuen dengan latar belakang kastel dapat diambil dari bukit Yuishinzan, dan kanal paling bagus difoto dari jembatan tengah tepat setelah toko-toko tutup.