Jalan Kaki Nakasendo: Magome ke Tsumago dalam Satu Hari
Perjalanan menuju Lembah Kiso dari Nagoya, mendaki melewati Magome, menyusuri jalan pos kuno melintasi Genting Magome menuju Tsumago, dan kembali ke kota pada malam hari.
Last updated 2026-09-03 · 1-day self-guided plan

Magome ke Tsumago
Delapan kilometer jalan era Edo, dua kota pos
Bagi para pejalan kaki yang menginginkan rute nyata dari Nakasendo kuno, lengkap dengan hutan aras dan air terjun, tanpa perlu menginap di lembah.
- 1
Nakatsugawa to Magome
Naik kereta limited express JR Shinano dari Nagoya ke Nakatsugawa, sekitar 50 menit, lalu lanjutkan dengan bus lokal menuju Magome, sekitar 30 menit lagi. Pilihlah kereta paling pagi agar Anda tiba di Magome sekitar pukul 09.30. Bus berhenti di bagian bawah desa; isi ulang saldo kartu IC untuk perjalanan pulang di Nagoya, karena sangat sedikit mesin pengisian di kawasan lembah.
45 MenitCost: ¥1,500–3,000
2Magome post town
Magome menanjak di sepanjang lereng berbatu yang dipenuhi penginapan kayu, kincir air, serta toko-toko penjual camilan kastanye dan gohei-mochi—nasi tusuk yang dilumuri saus miso kenari. Berjalanlah santai ke atas, singgahlah di gardu pandang di atas desa untuk melihat jajaran Pegunungan Alpen Tengah, dan belilah sekantong pangsit oyaki sebagai bekal di jalur treking. Sebagian besar toko buka menjelang siang.
1 JamCost: Gratis
3Magome Pass
Jalur ini berlanjut dari bagian atas Magome dan mendaki melintasi lahan pertanian menuju puncak genting (pass), sekitar 800 meter di atas permukaan laut; ini adalah bagian paling curam hari ini, dan selesai sekitar pukul 12.00. Sebuah kedai teh kecil di dekat puncak genting terkadang menawarkan teh gratis bagi para pejalan kaki. Jalurnya sebagian besar beraspal atau berupa tanah padat, dilengkapi lonceng penangkal beruang yang bisa dibunyikan di area hutan.
1.5–2 JamCost: Gratis- 4
Odaki and Medaki waterfalls
Dari puncak genting, rute menurun memasuki hutan aras—bagian paling indah dari perjalanan ini—dan melewati air terjun kembar Odaki dan Medaki (air terjun pria dan wanita), tempat yang pas untuk menyantap oyaki. Lebih jauh ke bawah terdapat kedai teh Ichikokutochi, sebuah gubuk peristirahatan tepi jalan yang telah dipugar tempat para sukarelawan sering menyalakan perapian. Jalur menurun menuju Tsumago cukup landai dari titik ini.
1 JamCost: Gratis - 5
Tsumago post town
Tiba di Tsumago sekitar pukul 14.30. Kota ini melarang kabel listrik terbuka dan papan tanda modern, sehingga jalan utamanya terlihat persis seperti dua abad yang lalu; Waki-honjin, bekas penginapan para pejabat dengan ruang perapian berjelaga hitam, adalah satu-satunya tiket masuk berbayar yang patut dibeli. Nikmati mi soba, lalu naik bus ke Stasiun Nagiso, sekitar 10 menit, untuk mengejar kereta kembali ke Nagoya.
1.5–2 JamCost: ¥500–1,500
Day 1 Estimated Cost
- Makanan¥2,000–3,500
- Transportasi¥6,000–8,000
- Tiket Masuk¥500–1,000
Tips
Bus menuju dan dari jalur treking tidak sering beroperasi: foto jadwal keberangkatan di Nakatsugawa dan di Tsumago sebelum mulai berjalan, dan rencanakan waktu jalan kaki Anda agar tidak ketinggalan bus terakhir menuju Nagiso.
Gunakan sepatu jalan kaki yang layak, bukan sandal: jalur menurun di beberapa bagian berbatu dan licin setelah hujan, serta tidak ada toko sama sekali di antara puncak genting dan Tsumago.
Makanlah di Magome sebelum berangkat dan makan lagi di Tsumago: tidak ada penjual apa pun di sepanjang jalur treking selain di kedai teh puncak genting, jadi bawalah air minum dan camilan.
Potret Magome dari puncak menghadap ke bawah, dengan latar belakang Pegunungan Alpen, dan potret Tsumago pada sore hari ketika wisatawan harian mulai berkurang dan cucuran atap terkena pantulan cahaya senja yang rendah.