Kanazawa dalam Satu Hari
Sarapan di Pasar Omicho, kolam dan lentera Kenroku-en, kastel dan gang samurai, daun emas dan teh di Higashi Chaya, serta distrik geisha yang diterangi lentera
Last updated 2026-09-03 · 1-day self-guided plan

Kanazawa, dari Taman hingga Rumah Teh
Salah satu dari tiga taman terindah di Jepang, dan lorong-lorong berhias lenteranya
Bagi wisatawan dengan waktu hanya satu hari di kota kastel kuno para penguasa Kaga, yang ingin menikmati taman saat masih tenang dan distrik rumah teh saat mulai berpendar cahaya.
- 1
Omicho Market
Dari Stasiun Kanazawa, cukup berjalan kaki 15 menit atau naik bus lingkar selama beberapa menit menuju Omicho, pasar beratap yang telah menyuplai bahan pangan kota ini selama tiga abad. Datanglah sekitar pukul 08.30 untuk menikmati kaisendon di salah satu kedai, penuh tumpukan kepiting, udang manis, dan ikan ekor kuning dari Laut Jepang, atau nikmati tiram panggang langsung dari kios sambil berdiri. Musim kepiting salju berlangsung dari November hingga Maret dan terpajang di setiap meja dagang.
45 MenitCost: ¥1.500–3.000
2Kenroku-en
Berjalan kakilah sekitar 15 menit menanjak, atau naik bus lingkar, agar tiba di gerbang taman sekitar pukul 10.00. Kenroku-en dulunya merupakan taman jalan-jalan para penguasa, dan jalur lingkar taman ini melewati kolam Kasumi, lentera batu Kotoji berkaki dua yang selalu tampak di setiap foto, air mancur bertenaga alami hanya dari tekanan air perbukitan, serta pohon-pohon pinus tertua. Mulai November, pinus-pinus tersebut dipasangi kerucut tali penahan salju, dan kebun plum mekar pada bulan Februari.
1,5–2 JamCost: ¥300–500- 3
Kanazawa Castle Park and Nagamachi
Seberangi jembatan dari taman langsung menuju kawasan kastel, tempat gerbang dan gudang berdinding putih dibangun kembali di atas fondasi batu kuno; taman ini gratis dan pemandangan dari dindingnya begitu terbuka. Lalu berjalanlah 15 menit ke arah barat daya menuju Nagamachi, distrik samurai, di mana dinding tanah dan kanal sempit menghiasi gang-gang, serta satu rumah berhalaman asri yang telah dipugar terbuka untuk dikunjungi. Nikmati makan siang di sekitar sini sekitar pukul 13.30, dengan semur bebek jibu-ni sebagai hidangan lokal wajib.
1,5–2 JamCost: Gratis
4Higashi Chaya teahouses
Naiklah bus lingkar atau taksi menyeberangi Sungai Asano menuju Higashi Chaya, distrik geisha terbesar, dan tiba sekitar pukul 15.30. Rumah-rumah kayu dua lantai berhiaskan kisi-kisi kayu halus berasal dari awal abad ke-19; satu atau dua di antaranya dibuka sebagai museum, menampilkan kamar-kamar berhias lentera di lantai atas tempat para geisha dulu tampil. Toko-toko lembaran emas (gold leaf) menjual segalanya mulai dari es krim lembut hingga kotak pernis; Kanazawa memproduksi hampir seluruh daun emas di Jepang.
1,5–2 JamCost: ¥500–1.500
5Higashi Chaya after dark
Tinggallah hingga senja tiba. Saat toko-toko tutup dan para wisatawan beranjak pulang, lentera-lentera di luar rumah teh mulai dinyalakan, dan jalan utama tampak persis seperti saat pertama kali dibangun; sesekali alunan shamisen terdengar dari balik dinding kisi-kisi. Berjalanlah menyusuri sungai menuju distrik Kazue-machi yang lebih kecil di seberangnya, lalu cari makan malam kembali melintasi jembatan atau naik bus ke stasiun untuk menikmati sushi sebelum jadwal kereta Anda.
1 JamCost: Gratis
Day 1 Estimated Cost
- Makanan¥4.000–7.000
- Transportasi¥600–1.000
- Tiket Masuk¥800–2.000
Tips
Kanazawa Loop Bus dari stasiun mengelilingi setiap pemberhentian dalam rute ini, di kedua arah; tiket terusan satu hari (one-day pass) lebih hemat daripada tiga kali naik, dan seluruh rute lingkar ini juga bisa dijelajahi dengan berjalan kaki seharian.
Jalur setapak di taman berkerikil dan lereng kastel cukup curam: kenakan sepatu yang nyaman, dan bawa payung kapan pun sepanjang tahun, karena Kanazawa adalah salah satu kota dengan curah hujan tertinggi di Jepang.
Santap hidangan laut di pasar selagi baru dibongkar dari kapal, dan cobalah semur bebek atau sayuran Kaga saat makan siang; sebagian besar restoran di Higashi Chaya tutup lebih awal, jadi rencanakan makan malam di tempat lain.
Lentera Kotoji paling indah difoto dari seberang kolam di tepi utara, di bawah cahaya pagi yang lembut; di Higashi Chaya, tunggulah sampai plang toko diturunkan dan lentera dinyalakan, lalu potret jalan utama dari ujung baratnya.