Matsumoto dalam Satu Hari
Kastel hitam saat jam buka, jalan katak dan deretan gudang tua, soba Shinshu buatan tangan, polkadot Kusama di museum seni, dan pemandian air panas di lereng bukit saat senja.
Last updated 2026-09-03 · 1-day self-guided plan

Matsumoto
Kastel gagak, soba, dan onsen dengan pemandangan Pegunungan Alpen
Bagi pelancong yang menjadikan Matsumoto sebagai gerbang menuju Pegunungan Alpen dan ingin menikmati satu hari penuh yang santai di kota ini, dengan berjalan kaki dan naik bus lokal.
- 1
Matsumoto Castle
Berjalan kaki 15 menit ke arah timur laut dari stasiun, atau naik bus lingkar kota sebentar. Tiba di gerbang tepat saat jam buka di pertengahan pagi, karena tangga menara utama dinaiki dalam satu barisan dan antrean cepat mengular. Ini adalah salah satu dari sedikit menara kastel asli yang tersisa di Jepang, berlapis pernis hitam dan tercermin di parit, dengan latar Pegunungan Alpen di pagi hari yang cerah. Di dalamnya terdapat enam lantai dengan tangga-tangga curam dan museum senjata sundut (matchlock) yang tidak biasa.
1,5 JamCost: ¥500–1,000
2Nawate-dori and Nakamachi
Berjalanlah ke arah selatan selama lima menit menuju Nawate-dori, sebuah gang berisi toko-toko kecil di sepanjang aliran sungai Metoba yang jernih dan dangkal, diawasi oleh patung-patung katak batu; taiyaki dan mainan tradisional adalah keistimewaannya. Seberangi jembatan menuju Nakamachi, jalan saudagar dengan gudang-gudang berdinding hitam-putih yang kini menjadi toko kerajinan, tempat pembuatan sake, serta pusat kerajinan pernis dan kayu khas Matsumoto. Sekitar pukul 11.30, kafe-kafe di sini masih tenang.
1 JamCost: Gratis
3Shinshu soba lunch
Nagano adalah prefektur soba di Jepang dan Matsumoto memiliki belasan kedai soba buatan tangan yang lezat hanya beberapa blok dari Nakamachi. Pesanlah zaru soba, disajikan dingin di atas nampan bambu, dengan lauk sayuran gunung sansai atau tempura musiman; di akhir santapan, pelayan akan membawakan air rebusan soba panas untuk dicampurkan ke dalam sisa saus celup Anda. Sebagian besar kedai tutup di tengah sore setelah mi habis, jadi makanlah sebelum pukul 13.00.
45 MenitCost: ¥1,000–2,000- 4
Matsumoto City Museum of Art
Sepuluh menit berjalan kaki ke arah timur di sepanjang jalan utama, museum ini sangat mencolok dari jalan berkat bunga-bunga polkadot raksasa karya Yayoi Kusama, yang lahir di Matsumoto. Koleksi permanennya memiliki satu ruangan penuh karyanya, mulai dari gambar-gambar awal hingga ruang cermin tanpa batas (infinity room), ditambah karya pelukis dan kaligrafer lokal. Toko suvenir adalah tempat Anda bisa membeli cenderamata bermotif polkadot; bahkan mesin penjual otomatis di luarnya pun berhiaskan polkadot.
1 JamCost: ¥400–1,000 - 5
Asama Onsen at dusk
Bus dari stasiun Matsumoto mencapai kawasan Asama Onsen di perbukitan timur laut kota dalam waktu sekitar 20 menit. Beberapa penginapan membuka pemandian mereka untuk pengunjung harian pada sore hari, dan beberapa pemandian umum melayani warga sekitar; airnya jernih, panas, dan sedikit mengandung alkali. Atur waktu sekitar pukul 17.00 agar bak mandi luar ruangan bermandikan cahaya senja terakhir di atas perbukitan Utsukushigahara, lalu naik bus kembali ke stasiun untuk makan malam.
1,5 JamCost: ¥500–1,000
Day 1 Estimated Cost
- Makanan¥2,500–4,500
- Bus¥500–1,200
- Tiket masuk & pemandian¥1,400–3,000
Tips
Semua tempat selain onsen dapat dijangkau dengan berjalan kaki dari stasiun; bus lingkar Town Sneaker murah dan praktis jika Anda membawa barang bawaan dari perjalanan ke Kamikochi.
Tangga kastel hampir vertikal dan Anda harus menaikinya dengan kaus kaki, jadi kenakan sepatu yang mudah dilepas dan celana panjang yang leluasa untuk bergerak.
Kedai soba cepat habis dan tutup lebih awal; jika Anda tiba setelah pukul 14.00, alternatifnya adalah sanzoku-yaki, ayam goreng raksasa khas Matsumoto, di izakaya pada malam harinya.
Pemandangan kastel dengan latar belakang Pegunungan Alpen paling bagus difoto di pagi hari dari sisi utara parit; menjelang sore puncaknya sering kali memudar tertutup kabut tipis.