Nagasaki dalam Sehari
Taman Perdamaian dan museum di pagi hari, Dejima dan makan siang champon di Chinatown, berlayar ke pulau hantu Gunkanjima, serta pemandangan malam dari Mt Inasa
Last updated 2026-09-03 · 1-day self-guided plan

Nagasaki, Pelabuhan & Kenangan
Empat abad kota pelabuhan dalam satu putaran
Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi seluruh kisah Nagasaki dalam satu hari, mulai dari pos dagang Belanda, bom atom, hingga pulau tak berpenghuni, tanpa menggunakan mobil.
- 1
Peace Park and Atomic Bomb Museum
Naik trem ke arah utara dari Stasiun Nagasaki sekitar sepuluh menit ke halte Peace Park dan tiba di sana sekitar pukul 09:00, saat taman masih tenang. Patung Perdamaian dan air mancur berada di atas hiposentrum, sebuah pilar hitam di taman cekung dengan sisa dinding katedral tua yang dipindahkan ke sampingnya. Museum di atas bukit membutuhkan waktu setidaknya satu jam; pamerannya sangat lugas, dan inilah alasan utama untuk datang ke sini terlebih dahulu.
1,5–2 JamCost: ¥200–500 - 2
Dejima
Naik trem kembali ke selatan melewati stasiun menuju Dejima, sekitar 20 menit. Pulau berbentuk kipas tempat para pedagang Belanda diisolasi selama dua abad ini kini telah menyatu dengan daratan kota, namun gudang-gudang, rumah kepala perwakilan dagang, dan jembatan gerbang kecil telah dibangun kembali di atas tapak aslinya. Sediakan waktu satu jam untuk menyusuri jalan tunggal ini dan melihat ruang-ruangnya sebelum makan siang.
1 JamCost: ¥500–1,000
3Champon in Shinchi Chinatown
Chinatown hanya berjarak lima menit jalan kaki dari Dejima, terdiri dari empat jalan pendek di balik gerbang merah. Hidangan yang wajib dipesan sekitar pukul 12:00 adalah champon, mi tebal dalam kuah kaldu babi dan hidangan laut berlimpah kubis serta cumi-cumi, yang diciptakan di sini untuk para pelajar Tiongkok; sara udon, dengan pugasan serupa di atas mi goreng garing, adalah pilihan lainnya. Sebagian besar restoran melayani tamu dengan cepat, jadi antrean makan siang bergerak lancar.
45 MenitCost: ¥1,000–2,000
4Gunkanjima cruise
Berjalan sepuluh menit ke terminal pelabuhan untuk pelayaran awal sore hari; pesanlah terlebih dahulu karena kapasitas kapal kecil dan izin mendarat terbatas. Perjalanan memakan waktu 40 menit menyusuri pantai melewati galangan kapal dan pulau-pulau menuju Hashima, pulau tambang beton yang menyerupai kapal perang, lalu berlanjut menyusuri jalur pejalan kaki di antara deretan blok apartemen yang runtuh. Pendaratan bergantung pada kondisi laut, jadi jika ombak sedang tinggi, tur akan diganti dengan mengelilingi pulau dari atas kapal.
3 JamCost: ¥4,000–5,500- 5
Glover Garden and Oura
Dari pelabuhan, perjalanan dilanjutkan dengan naik trem sebentar atau berjalan kaki 15 menit ke selatan menuju lereng Oura, di mana eskalator Glover Garden akan membawa Anda menaiki bukit melewati rumah-rumah kayu saudagar Skotlandia dan Inggris yang menetap di sini saat pelabuhan dibuka. Tiba sekitar pukul 16:30 untuk menikmati pemandangan teras yang menghadap derek pelabuhan; Gereja Oura yang berwarna putih berdiri tepat di kaki bukit yang sama.
1 JamCost: ¥500–1,000 - 6
Mt Inasa night view
Naik bus atau taksi menyeberangi pelabuhan menuju stasiun kereta gantung Inasa, sekitar 20 menit, diatur agar tiba di puncak tepat setelah hari gelap. Dek observasi puncak bukit menghadap langsung ke sepanjang bentangan pelabuhan dan perbukitan bercahaya di kedua sisinya, dinobatkan sebagai salah satu dari tiga pemandangan malam terindah di Jepang. Santap malam sesudahnya di dekat stasiun; kereta gantung terakhir beroperasi hingga larut malam.
1 JamCost: ¥1,000–2,000
Day 1 Estimated Cost
- Makanan¥2,500–4,000
- Transportasi & tur kapal¥5,500–8,000
- Tiket Masuk¥1,200–2,500
Tips
Tiket terusan trem satu hari mencakup setiap perhentian kecuali kereta gantung, dan trem beroperasi setiap beberapa menit; belilah di meja wisata stasiun atau hotel Anda, bukan di dalam trem.
Nagasaki dibangun di atas lereng dan jalur pejalan kaki Gunkanjima berupa beton yang tidak rata: gunakan sepatu tertutup yang tidak licin, serta topi untuk area dek terbuka di kapal.
Champon di siang hari, kue bolu castella dari toko roti Chinatown untuk bekal di kapal, dan nasi Turki—sepiring hidangan lokal berupa pilaf, spageti, dan katsu babi—untuk makan malam jika Anda masih lapar.
Pesan pelayaran Gunkanjima paling awal di sore hari untuk mendapatkan pencahayaan samping pulau yang indah, dan berada di dek Inasa sepuluh menit sebelum gelap total, saat langit masih menyisakan rona biru di balik gemerlap lampu.