Kastil Nijo & Istana Kekaisaran dalam Satu Hari
Lantai burung bulbul milik shogun saat jam buka, istana kaisar di taman berkerikilnya, makan siang santai di Pasar Nishiki, dan Gion saat senja.
Last updated 2026-09-03 · 1-day self-guided plan

Kastil Nijo & Gosho
Shogun di pagi hari, kaisar di siang hari, geisha saat senja
Bagi pencinta sejarah yang ingin mengunjungi dua pusat kekuasaan di pusat kota Kyoto, keduanya dapat diakses dengan kereta bawah tanah, diselingi pasar terbaik di kota ini.
- 1
Nijo Castle
Naik jalur kereta bawah tanah Tozai menuju Nijojo-mae dan bersiaplah di gerbang Higashi Ote-mon saat dibuka sekitar pukul 08.45. Istana Ninomaru adalah daya tarik utamanya: lantai burung bulbul yang berderit di setiap langkah, serta ruangan-ruangan berpenyekat lapis emas tempat shogun terakhir menyerahkan kembali kekuasaan kepada kaisar. Setelah itu, susuri taman parit dan daki gundukan kastil bagian dalam untuk menikmati pemandangan di atas atap-atap bangunan.
1,5 JamCost: ¥1.000–1.500 - 2
Shinsen-en garden
Seberangi jalan di sebelah selatan kastil menuju Shinsen-en, satu-satunya bagian yang tersisa dari taman kekaisaran asli yang berusia berabad-abad lebih tua dari kastil tersebut. Jembatan berwarna merah terang melengkung di atas kolam dengan kuil naga di sebuah pulau; tamannya kecil, gratis, dan cenderung sepi. Dua puluh menit sudah cukup sebelum Anda melanjutkan perjalanan ke utara.
30 MenitCost: Gratis - 3
Kyoto Imperial Palace
Berjalan kaki selama 20 menit ke arah timur laut melewati jalanan yang tenang, atau naik bus nomor 10 atau 93 ke Kyoto Gyoen, taman berkerikil yang sangat luas; Istana Kekaisaran di dalamnya gratis dan tidak lagi memerlukan reservasi. Ikuti rute yang telah ditentukan melewati aula singgasana Shishinden, gerbang berwarna oranye-putih, dan taman kolam. Istana Sento di sebelahnya menyediakan tur berpemandu dengan tiket langsung pada hari yang sama dalam jumlah terbatas, patut dicoba jika Anda tiba lebih awal.
1,5 JamCost: Gratis
4Nishiki Market
Jalur Karasuma dari Marutamachi ke Shijo, sejauh tiga perhentian, membawa Anda ke ujung barat Pasar Nishiki sekitar pukul 13.30. Lorong sepanjang empat ratus meter yang dipenuhi acar, tamagoyaki tusuk, belut bakar, donat susu kedelai, dan toko pisau; belilah dari beberapa kedai dan nikmati di tempat yang diizinkan, atau duduklah di salah satu meja konter kecil. Arkade Teramachi di ujung timur memiliki toko-toko permanen dan toko buku antik.
1 JamCost: ¥1.500–3.000
5Pontocho and Gion at dusk
Berjalanlah ke arah timur menyeberangi Sungai Kamo menuju Gion saat hari mulai gelap, sekitar pukul 17.00. Hanamikoji adalah jalan terkenal yang dipenuhi kedai teh; kanal Shirakawa beberapa jalan ke utara jauh lebih indah dan tenang. Antara pukul 17.30 dan 18.00 maiko berjalan menuju janji temu malam mereka; berdirilah di pinggir, jangan pernah menghalangi mereka, dan jangan mengambil foto di gang-gang privat yang bertanda larangan. Santap malam kembali di Pontocho, gang sempit di sepanjang tepi sungai.
1,5 JamCost: ¥1.000–3.000
Day 1 Estimated Cost
- Makanan¥3.500–6.000
- Transportasi¥500–900
- Tiket Masuk¥1.000–1.500
Tips
Kedua istana berada di jalur kereta bawah tanah: Tozai menuju Nijojo-mae, Karasuma menuju Marutamachi; tiket terusan harian kereta bawah tanah sudah balik modal pada perjalanan ketiga.
Istana Nijo mewajibkan berkaus kaki di lantai kayu dan Gyoen berupa kerikil sepanjang satu kilometer; kenakan sepatu datar yang mudah dilepas pasang.
Nishiki ditujukan untuk mencicipi jajanan, bukan makan siang sambil duduk santai; mencicipi makanan seharga beberapa ratus yen dari lima kedai berbeda jauh lebih memuaskan daripada makan di satu restoran.
Bagian dalam Istana Ninomaru di Nijo dilarang difoto; abadikan gerbang berukir Karamon dan paritnya saja, dan saat di Gion potret jembatan Shirakawa saat waktu blue hour.