Sehari di Musim Panas di Hakuba
Naiki gondola menuju jalan setapak kayu rawa Tsugaike, daki menara lompat ski Olimpiade, mendayung di Danau Aoki pada sore hari, dan berendam di Happo sebelum makan malam.
Last updated 2026-09-03 · 1-day self-guided plan

Hakuba di Musim Panas
Rawa pegunungan, lompat ski, danau, dan onsen
Bagi pengunjung musim panas di Pegunungan Alpen Jepang yang menginginkan pemandangan gunung tanpa pendakian berat, ditambah sore hari bersantai di atas air.
1Tsugaike Nature Park
Bus dari Stasiun Hakuba mencapai gondola Tsugaike dalam waktu sekitar 25 menit; naiki gondola pertama sekitar pukul 08.00, lalu lanjutkan dengan kereta gantung (ropeway) di atasnya untuk tiba di ketinggian hampir 1.900 meter. Taman ini merupakan rawa dataran tinggi dengan kolam-kolam dan jalur setapak kayu di bawah puncak Hakuba, dikelilingi rumput kapas pada bulan Juni dan berubah menjadi merah pada akhir September; jalur memutar penuh membutuhkan waktu sekitar 90 menit di medan datar. Cuaca di atas sini berubah dengan cepat, jadi bawalah jaket pelindung angin/hujan.
2 JamCost: ¥3,000–4,000
2Hakuba Ski Jumping Stadium
Naik bus kembali ke lembah dan turun di dekat arena lompat Olimpiade, sekitar 20 menit, sekitar pukul 12.00. Di musim panas, lintasan ditutupi matras plastik dan para atlet berlatih di sana; chairlift dan lift di dalam menara akan membawa Anda ke gerbang start di puncak bukit besar, tempat lereng curamnya tampak mustahil untuk dituruni. Makan siang tersedia di kafe-kafe di seberang jalan di desa Happo.
45 MenitCost: ¥500–1,000
3Lake Aoki, kayak or paddleboard
Naik JR Oito Line satu atau dua stasiun ke arah selatan dari Hakuba menuju Yanaba atau Shinano-Kizaki, atau naik taksi selama 15 menit, ke tepi Danau Aoki sekitar pukul 13.30. Airnya begitu jernih hingga perahu terlihat melayang di atas dasarnya, dan danau ini bersumber dari mata air alami sehingga tetap dingin bahkan di bulan Agustus. Tempat penyewaan di pantai utara menyewakan kayak dan paddleboard per jam; sisi pantai seberang memiliki area tenang untuk berenang.
2 JamCost: ¥2,000–4,000- 4
Happo-no-yu onsen
Kembali ke desa Happo menjelang pukul 16.30, pemandian umum di dekat terminal bus memiliki pemandian luar ruangan yang menghadap ke punggung bukit Happo-one, dengan air yang sangat basa dan lembut di kulit. Handuk dijual di konter. Jika Anda masih memiliki energi, gondola Happo beroperasi hingga petang di musim panas dan teras di puncaknya adalah tempat yang tepat untuk menyaksikan cahaya matahari perlahan meninggalkan puncak gunung.
1 JamCost: ¥500–1,000 - 5
Dinner in Echoland
Deretan restoran di sepanjang jalan antara Happo dan Stasiun Hakuba, yang dikenal sebagai Echoland, adalah tempat bersantap para pemain ski pada musim dingin dan suasananya lebih tenang di musim panas; naik taksi atau bus malam dapat mengantar Anda ke sana dalam sepuluh menit. Shinshu terkenal dengan soba, apel, dan wagyu, dan izakaya kecil di sini menyajikan ketiganya, lengkap dengan bir kriya lokal dari keran. Sebagian besar dapur tutup sekitar pukul 21.00, jadi jangan datang terlambat.
1.5 JamCost: ¥2,000–4,000
Day 1 Estimated Cost
- Makanan¥3,500–6,000
- Transportasi¥1,500–3,000
- Lift, perahu & pemandian¥6,000–9,000
Tips
Bus lembah Hakuba beroperasi dengan jadwal musim panas, jadi ambil tangkapan layar jadwalnya di stasiun; bus Tsugaike dan Happo cukup sering beroperasi, sedangkan Oito Line menuju Danau Aoki kira-kira berjalan setiap satu jam sekali.
Sepatu kets sudah cukup untuk jalur setapak kayu Tsugaike, tetapi area di luar jalur tersebut adalah rawa gambut berlumpur, jadi tetaplah berada di atas papan kayu; bawalah sandal untuk ke danau dan kenakan pakaian renang di balik pakaian luar agar tidak perlu repot berganti pakaian.
Makan sianglah di desa Happo, bukan di Tsugaike, di mana restoran di puncak ropeway berukuran kecil dan padat; jus apel Shinshu dari toko-toko stasiun adalah minuman yang cocok untuk perjalanan.
Puncak gunung terlihat paling jelas di pagi hari, sebelum awan musim panas berkumpul menjelang pukul 11.00, jadi potretlah kolam Tsugaike dengan latar belakang pegunungan pada putaran pertama; di Danau Aoki, berlututlah di atas papan dan potret lurus ke bawah menuju air yang jernih.