Lewati ke konten utama
OlaChill
OlaChill
Semua pengalaman di Jepang

Gunung Takao: gunungnya Tokyo, naik-turun dalam sehari

📍 Tujuan: Tokyo⏱ 6–8 jam👥 Jumlah tamu 2–10¥21,000/orang
#OUTDOOR#HIKE

Pilih dari 3 opsi

Gunung Takao: gunungnya Tokyo, naik-turun dalam sehari

  • ⏱ Durasi: 6 jam
  • 👥 Jumlah tamu: 2–10 tamu
  • 📍 Perhentian: Mount Takao
  • 🚌 Titik temu: 8:20 AM — Stasiun Takaosanguchi, jalur Keio
¥21,000 per orang
Dewasa × 2 · Total ¥42,000

Gunung Takao: gunungnya Tokyo, naik-turun dalam sehari + Takaosan Yakuoin Temple

  • ⏱ Durasi: 7.5 jam
  • 👥 Jumlah tamu: 2–10 tamu
  • 📍 Perhentian: Mount Takao · Takaosan Yakuoin Temple
  • 🚌 Titik temu: 8:20 AM — Stasiun Takaosanguchi, jalur Keio
Mulai
¥24,000 per orang

Gunung Takao: gunungnya Tokyo, naik-turun dalam sehari dengan Alphard pribadi

Hanya privat
  • ⏱ Durasi: 8 jam
  • 👥 Jumlah tamu: 2–6 tamu
  • 📍 Perhentian: Mount Takao · Takaosan Yakuoin Temple
  • 🚌 Titik temu: Opsi Alphard pribadi: jemput dan antar di hotel Anda, dari pintu ke pintu.
Mulai
¥157,000 per kendaraan
Lokasi
📍 Tokyo
Durasi
⏱ Gunung Takao: gunungnya Tokyo, naik-turun dalam sehari: 6 jam · Gunung Takao: gunungnya Tokyo, naik-turun dalam sehari + Takaosan Yakuoin Temple: 7.5 jam · Gunung Takao: gunungnya Tokyo, naik-turun dalam sehari dengan Alphard pribadi: 8 jam
Jumlah tamu
👥 2–10 tamu
Bahasa pemandu
🗣 Inggris
Jenis tur
👥 Grup kecil
Aksesibilitas
⛰ Menanjak atau seharian

Detail pengalaman

Takao adalah gunung yang paling sering didaki di dunia — tiga juta orang setiap tahun, hampir semuanya warga Tokyo yang sedang libur. Ada enam jalur; rute ini melewati jalur yang tenang, menembus hutan cedar tua dan melewati kuil di lereng tempat para biksu masih berlatih.

Takao adalah gunung yang paling sering didaki di dunia: sekitar tiga juta orang setiap tahun, hampir semuanya warga Tokyo yang sedang libur. Angka itu terdengar seperti kerumunan — tetapi itu karena hampir semua orang mengambil jalur yang SAMA, Trail 1 yang beraspal.

Tur ini mengambil jalur yang berbeda. Hutan cedar tua, lebih terjal, dan pada bagian awal kamu hampir tidak akan berpapasan dengan siapa pun. Bagian tersulit ada di dalam satu jam pertama, sengaja ditempatkan di awal — setelah melewatinya, sisanya hanyalah berjalan. Di tengah perjalanan menuju atas, ada kuil Yakuoin di lereng, tempat para biksu masih benar-benar berlatih alih-alih membuka pintu untuk pengunjung; jika waktunya tepat, kamu bisa mendengar lantunan doa dari luar. Di puncak, pada hari yang cerah, ada Gunung Fuji — dan musim dingin, bukan musim panas, adalah saat jarak pandang paling jernih.

Makan siang soba di puncak, lalu turun dengan kereta gantung — tiketnya sudah termasuk, dan turun dengan kereta gantung memang disengaja: lutut menerima beban lebih besar saat turun daripada saat naik. Enam jam, rombongan hingga sepuluh orang. Diperlukan sepatu jalan dengan daya cengkeram; tingkat kesulitannya menantang.

✨ Sorotan

  • ◆Gunung yang paling sering didaki di dunia, dan letaknya di dalam Tokyo
  • ◆Jalur yang tenang, bukan Trail 1 yang ramai
  • ◆Kuil di lereng tempat para biksu masih berlatih — bukan sekadar monumen
  • ◆Turun dengan kereta gantung, jadi lututmu lebih terjaga

✓ Yang Anda dapat

  • ✓Pemandu berbahasa Inggris
  • ✓Tiket kereta gantung untuk turun
  • ✓Makan siang soba di gunung
  • ✓Air minum

✕ Tidak termasuk

  • ✕Tarif kereta Shinjuku ↔ Takaosanguchi
  • ✕Kereta gantung saat naik (rute ini ditempuh dengan berjalan kaki)
  • ✕Minuman beralkohol
Tokyo · Dewasa × 2
¥42,000

Tur dan pengalaman lainnya

Unduh aplikasi